<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sungai Cipinang Meluap, Sejumlah Permukiman di Jaktim Terendam Banjir</title><description>Pihaknya menerjunkan 50 personel untuk melakukan evakuasi korban banjir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/11/338/2291804/sungai-cipinang-meluap-sejumlah-permukiman-di-jaktim-terendam-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/11/338/2291804/sungai-cipinang-meluap-sejumlah-permukiman-di-jaktim-terendam-banjir"/><item><title>Sungai Cipinang Meluap, Sejumlah Permukiman di Jaktim Terendam Banjir</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/11/338/2291804/sungai-cipinang-meluap-sejumlah-permukiman-di-jaktim-terendam-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/11/338/2291804/sungai-cipinang-meluap-sejumlah-permukiman-di-jaktim-terendam-banjir</guid><pubDate>Minggu 11 Oktober 2020 11:20 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/11/338/2291804/sungai-cipinang-meluap-sejumlah-permukiman-di-jaktim-terendam-banjir-mJmGa18PzD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi: okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/11/338/2291804/sungai-cipinang-meluap-sejumlah-permukiman-di-jaktim-terendam-banjir-mJmGa18PzD.jpg</image><title>ilustrasi: okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Hujan yang mengguyur Ibu Kota beberapa waktu lalu mengakibatkan tujuh permukiman di wilayah Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim), terdampak banjir akibat sungai Cipinang meluap, Minggu (11/10/2020).
(Baca juga: 1.333 Warga Mengungsi Akibat Banjir Jakarta)
Kasi Operasional Damkar Jakarta Timur, Gatot Sulaeman menjelaskan, dari data yang diperoleh banjir terjadi di Jalan Kaja setinggi 1,5 meter. Setelah itu Gang Begog satu meter, Gang Rukem RW 08 mencapai dua meter, dan Jalan H Saibun RW04 30-80 centimeter.
Selanjutnya di Jalan Tanjung RW 02, Jalan Dewa Ujung RW 07, Jalan Manunggal 1 Kelapa Dua Wetan, dan Jalan Kaja masing-masing setinggi satu meter. &amp;ldquo;Banjir akibat luapan kali cipinang setelah hujan deras,&amp;rdquo; ujarnya.
(Baca juga: Polisi Tahan 14 Tersangka Pendemo UU Ciptaker)
Pihaknya menerjunkan 50 personel untuk melakukan evakuasi korban banjir. Selain itu pihaknya juga menurunkan mesin pompa di kawasan yang terdampak banjir. Dia menambahkan, petugas tetap siaga di sejumlah lokasi banjir guna mengangipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
&amp;ldquo;Kita juga turunkan perahu karet dan sampai saat ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Hujan yang mengguyur Ibu Kota beberapa waktu lalu mengakibatkan tujuh permukiman di wilayah Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim), terdampak banjir akibat sungai Cipinang meluap, Minggu (11/10/2020).
(Baca juga: 1.333 Warga Mengungsi Akibat Banjir Jakarta)
Kasi Operasional Damkar Jakarta Timur, Gatot Sulaeman menjelaskan, dari data yang diperoleh banjir terjadi di Jalan Kaja setinggi 1,5 meter. Setelah itu Gang Begog satu meter, Gang Rukem RW 08 mencapai dua meter, dan Jalan H Saibun RW04 30-80 centimeter.
Selanjutnya di Jalan Tanjung RW 02, Jalan Dewa Ujung RW 07, Jalan Manunggal 1 Kelapa Dua Wetan, dan Jalan Kaja masing-masing setinggi satu meter. &amp;ldquo;Banjir akibat luapan kali cipinang setelah hujan deras,&amp;rdquo; ujarnya.
(Baca juga: Polisi Tahan 14 Tersangka Pendemo UU Ciptaker)
Pihaknya menerjunkan 50 personel untuk melakukan evakuasi korban banjir. Selain itu pihaknya juga menurunkan mesin pompa di kawasan yang terdampak banjir. Dia menambahkan, petugas tetap siaga di sejumlah lokasi banjir guna mengangipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
&amp;ldquo;Kita juga turunkan perahu karet dan sampai saat ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
