<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buruh Siap Demo Lagi, Ganjar: Ini yang Bikin Kita Deg-Degan</title><description>Ganjar meminta semua pihak memahami kondisi pandemi Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/11/512/2291981/buruh-siap-demo-lagi-ganjar-ini-yang-bikin-kita-deg-degan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/11/512/2291981/buruh-siap-demo-lagi-ganjar-ini-yang-bikin-kita-deg-degan"/><item><title>Buruh Siap Demo Lagi, Ganjar: Ini yang Bikin Kita Deg-Degan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/11/512/2291981/buruh-siap-demo-lagi-ganjar-ini-yang-bikin-kita-deg-degan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/11/512/2291981/buruh-siap-demo-lagi-ganjar-ini-yang-bikin-kita-deg-degan</guid><pubDate>Minggu 11 Oktober 2020 22:19 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/11/512/2291981/buruh-siap-demo-lagi-ganjar-ini-yang-bikin-kita-deg-degan-5MwvKAbu9A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Dok Humas Pemprov Jateng)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/11/512/2291981/buruh-siap-demo-lagi-ganjar-ini-yang-bikin-kita-deg-degan-5MwvKAbu9A.jpg</image><title>Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Dok Humas Pemprov Jateng)</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menerima informasi akan adanya aksi demo dari para buruh di Semarang, Senin (12/10/2020). Ganjar meminta semua pihak memahami kondisi pandemi Covid-19.

Ganjar mengaku sudah berdiskusi termasuk dengan buruh, terutama meminta bantuan agar meminimalkan terjadinya kerumunan yang berpotensi terjadinya penularan virus corona.

&amp;ldquo;Saya hanya minta bantuan, tolong mari kita hentikan kerumunan-kerumunan itu. Ayo semua bareng-bareng menyelesaikan dengan duduk, kami siapkan ruangnya, mari kita bicara dengan baik-baik,&amp;rdquo; kata Ganjar di rumah dinasnya, Minggu (11/10/2020).

Bahkan, kata Ganjar, pihaknya juga akan maksimal dalam menjembatani. Misalnya, lanjut Ganjar, dengan mengundang narasumber-narasumber terkait ke Jawa Tengah.

&amp;ldquo;Apakah dari pemerintah, apakah dari DPR RI, bisa kok kita undang,&amp;rdquo; kata Ganjar.

Ganjar mengaku khawatir, karena masih ada yang memutuskan mengambil langkah turun ke jalan atau demonstrasi. Ganjar berharap, seluruh pihak bisa bersama-sama memahami situasi pandemi ini.

&amp;ldquo;Ini yang bikin kita deg-degan terus-menerus. Begitu ada kerumunan ini sudah pasti besok meningkat ini. Pandemi ini belum selesai nanti yang positif meningkat dan ini akan makin panjang lagi. Saya minta tolong betul kepada kawan-kawan untuk tidak ke jalan agar kita bisa mencegah terjadinya penularan,&amp;rdquo; tuturnya.

Di sisi lain, Ganjar juga berharap tidak terjadi demonstrasi untuk mengurangi potensi keterlibatan pelajar. Hal ini, menyusul aksi demonstrasi pada Rabu (7/10/2020) yang berujung ricuh dan sejumlah pelajar diamankan.

Baca Juga : Rawan Klaster Covid-19, Polda Jateng Tak Izinkan Demo UU Cipta Kerja

&amp;ldquo;Harapan kita semua orangtua menjadi peduli sekarang. Sehingga kalau ada berita ngajak demo atau sebagainya orangtua sudah langsung waspada, peduli. Alarmnya bunyi dan itu artinya untuk menjaga anak secara bersama-sama,&amp;rdquo; tuturnya.

Baca Juga : BIN: UU Cipta Kerja Akomodir Usulan Buruh




</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menerima informasi akan adanya aksi demo dari para buruh di Semarang, Senin (12/10/2020). Ganjar meminta semua pihak memahami kondisi pandemi Covid-19.

Ganjar mengaku sudah berdiskusi termasuk dengan buruh, terutama meminta bantuan agar meminimalkan terjadinya kerumunan yang berpotensi terjadinya penularan virus corona.

&amp;ldquo;Saya hanya minta bantuan, tolong mari kita hentikan kerumunan-kerumunan itu. Ayo semua bareng-bareng menyelesaikan dengan duduk, kami siapkan ruangnya, mari kita bicara dengan baik-baik,&amp;rdquo; kata Ganjar di rumah dinasnya, Minggu (11/10/2020).

Bahkan, kata Ganjar, pihaknya juga akan maksimal dalam menjembatani. Misalnya, lanjut Ganjar, dengan mengundang narasumber-narasumber terkait ke Jawa Tengah.

&amp;ldquo;Apakah dari pemerintah, apakah dari DPR RI, bisa kok kita undang,&amp;rdquo; kata Ganjar.

Ganjar mengaku khawatir, karena masih ada yang memutuskan mengambil langkah turun ke jalan atau demonstrasi. Ganjar berharap, seluruh pihak bisa bersama-sama memahami situasi pandemi ini.

&amp;ldquo;Ini yang bikin kita deg-degan terus-menerus. Begitu ada kerumunan ini sudah pasti besok meningkat ini. Pandemi ini belum selesai nanti yang positif meningkat dan ini akan makin panjang lagi. Saya minta tolong betul kepada kawan-kawan untuk tidak ke jalan agar kita bisa mencegah terjadinya penularan,&amp;rdquo; tuturnya.

Di sisi lain, Ganjar juga berharap tidak terjadi demonstrasi untuk mengurangi potensi keterlibatan pelajar. Hal ini, menyusul aksi demonstrasi pada Rabu (7/10/2020) yang berujung ricuh dan sejumlah pelajar diamankan.

Baca Juga : Rawan Klaster Covid-19, Polda Jateng Tak Izinkan Demo UU Cipta Kerja

&amp;ldquo;Harapan kita semua orangtua menjadi peduli sekarang. Sehingga kalau ada berita ngajak demo atau sebagainya orangtua sudah langsung waspada, peduli. Alarmnya bunyi dan itu artinya untuk menjaga anak secara bersama-sama,&amp;rdquo; tuturnya.

Baca Juga : BIN: UU Cipta Kerja Akomodir Usulan Buruh




</content:encoded></item></channel></rss>
