<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Doni Monardo Prihatin atas Demonstrasi di Tengah Pandemi Covid-19</title><description>Doni menilai, upaya menghindari kerumunan tidak dilakukan secara serius dengan adanya demo tolak UU Cipta Kerja.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/12/337/2292253/doni-monardo-prihatin-atas-demonstrasi-di-tengah-pandemi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/12/337/2292253/doni-monardo-prihatin-atas-demonstrasi-di-tengah-pandemi-covid-19"/><item><title>Doni Monardo Prihatin atas Demonstrasi di Tengah Pandemi Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/12/337/2292253/doni-monardo-prihatin-atas-demonstrasi-di-tengah-pandemi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/12/337/2292253/doni-monardo-prihatin-atas-demonstrasi-di-tengah-pandemi-covid-19</guid><pubDate>Senin 12 Oktober 2020 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/12/337/2292253/doni-monardo-prihatin-atas-demonstrasi-di-tengah-pandemi-covid-19-tgmLszvTMV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo. (Foto : BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/12/337/2292253/doni-monardo-prihatin-atas-demonstrasi-di-tengah-pandemi-covid-19-tgmLszvTMV.jpg</image><title>Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo. (Foto : BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Beberapa waktu lalu sejumlah elemen buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat lainnya berdemonstrasi menolak Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. Unjuk rasa tersebut dilakukan di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Belakangan mencuat kekhawatiran akan munculnya klaster penularan Covid-19 dari aksi tersebut.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, prihatin atas hal tersebut. Pasalnya upaya untuk menghindari kerumunan tidak dilakukan secara serius.

&quot;Klaster demo sekali lagi kami sangat prihatin apabila upaya-upaya untuk menghindari kerumunan tidak dilakukan secara serius dan sungguh-sungguh,&quot; ujarnya selepas rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, Senin (12/10/2020).

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xMC8xLzEyMzI3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Doni menuturkan, virus corona ditularkan bukan oleh hewan, sebagaimana flu babi atau flu burung. Covid-19 ditularkan oleh sesama manusia.

&quot;Dan yang menularkan kepada manusia lainnya bukanlah orang yang jauh, tetapi orang terdekat kita. Keluarga kita, teman sekerja, dan orang-orang yamg dekat dengan kita terutama pada kita berada di ruang publik,&quot; katanya.

&quot;Oleh karenanya satgas mengimbau semua pihak untuk betul-betul memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh komponen masyarakat sehingga tak terjadi penambahan kasus,&quot; tuturnya.

Sebelumnya diberitakan ada 30 demonstran yang dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test. Puluhan orang tersebut juga sudah diswab dan kini di isolasi di Wisma Pademangan hingga hasil tes usapnya keluar.
</description><content:encoded>JAKARTA - Beberapa waktu lalu sejumlah elemen buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat lainnya berdemonstrasi menolak Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. Unjuk rasa tersebut dilakukan di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Belakangan mencuat kekhawatiran akan munculnya klaster penularan Covid-19 dari aksi tersebut.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, prihatin atas hal tersebut. Pasalnya upaya untuk menghindari kerumunan tidak dilakukan secara serius.

&quot;Klaster demo sekali lagi kami sangat prihatin apabila upaya-upaya untuk menghindari kerumunan tidak dilakukan secara serius dan sungguh-sungguh,&quot; ujarnya selepas rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, Senin (12/10/2020).

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xMC8xLzEyMzI3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Doni menuturkan, virus corona ditularkan bukan oleh hewan, sebagaimana flu babi atau flu burung. Covid-19 ditularkan oleh sesama manusia.

&quot;Dan yang menularkan kepada manusia lainnya bukanlah orang yang jauh, tetapi orang terdekat kita. Keluarga kita, teman sekerja, dan orang-orang yamg dekat dengan kita terutama pada kita berada di ruang publik,&quot; katanya.

&quot;Oleh karenanya satgas mengimbau semua pihak untuk betul-betul memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh komponen masyarakat sehingga tak terjadi penambahan kasus,&quot; tuturnya.

Sebelumnya diberitakan ada 30 demonstran yang dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test. Puluhan orang tersebut juga sudah diswab dan kini di isolasi di Wisma Pademangan hingga hasil tes usapnya keluar.
</content:encoded></item></channel></rss>
