<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> DPRD DKI Sarankan Pemprov Cari Alternatif Lain Dalam Tangani Covid-19   </title><description>Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani mengakui, bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menerapkan beragam cara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/13/338/2292623/dprd-dki-sarankan-pemprov-cari-alternatif-lain-dalam-tangani-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/13/338/2292623/dprd-dki-sarankan-pemprov-cari-alternatif-lain-dalam-tangani-covid-19"/><item><title> DPRD DKI Sarankan Pemprov Cari Alternatif Lain Dalam Tangani Covid-19   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/13/338/2292623/dprd-dki-sarankan-pemprov-cari-alternatif-lain-dalam-tangani-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/13/338/2292623/dprd-dki-sarankan-pemprov-cari-alternatif-lain-dalam-tangani-covid-19</guid><pubDate>Selasa 13 Oktober 2020 08:31 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/13/338/2292623/dprd-dki-sarankan-pemprov-cari-alternatif-lain-dalam-tangani-covid-19-Q2U2MikgD6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/13/338/2292623/dprd-dki-sarankan-pemprov-cari-alternatif-lain-dalam-tangani-covid-19-Q2U2MikgD6.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani mengakui, bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menerapkan beragam cara, untuk menghentikan penularan virus corona atau Covid-19. Namun, menurutnya belum membuahkan hasil.

&amp;ldquo;Saya bisa claim DKI yang paling banyak menerapkan beragam cara untuk berhentikan pandemi. Tapi hasilnya sama saja, sepertinya negara kita memang sudah saatnya perkuat imun warga,&amp;rdquo; kata Zita kepada Okezone di Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Tak hanya itu, Zita juga mengaku bahwa Pemprov DKI Jakarta yang paling sesuai dalam menerapkan instruksi test pengetesan sebagaimana standard dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.
&amp;nbsp;Baca juga:
Pemprov DKI Tidak Atur Operasi Yustisi Masker Dalam Pergub PSBB Transisi&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Jakarta Terapkan PSBB Transisi, Bekasi Punya Cara Sendiri
Namun Zita menyarankan, jika kasus penyebaran Covid-19 belum juga turun maka Pemprov DKI haruslah mencari alternatif lainnya.

&amp;ldquo;Tapi jika kasus penyebaran tidak menurun, maka harus menggunakan alternatif lain,&amp;rdquo; katanya.

Lebih lanjut, kata Zita sejatinya wilayah DKI Jakarta telah menetapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB). Namun belakangan ini sempat terjadi aksi unjuk rasa yang besar dan rentan menjadi klaster baru.

&amp;ldquo;Akhirnya orang berkumpul lagi di Jakarta. Timbul klaster baru. Usaha rakyat menahan diri di rumah sia-sia sudah. Kalau tidak ada suport dari semua pihak, lebih baik rakyat di biarkan bebas saja,&amp;rdquo; tandasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xMC8xLzEyMjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani mengakui, bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menerapkan beragam cara, untuk menghentikan penularan virus corona atau Covid-19. Namun, menurutnya belum membuahkan hasil.

&amp;ldquo;Saya bisa claim DKI yang paling banyak menerapkan beragam cara untuk berhentikan pandemi. Tapi hasilnya sama saja, sepertinya negara kita memang sudah saatnya perkuat imun warga,&amp;rdquo; kata Zita kepada Okezone di Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Tak hanya itu, Zita juga mengaku bahwa Pemprov DKI Jakarta yang paling sesuai dalam menerapkan instruksi test pengetesan sebagaimana standard dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.
&amp;nbsp;Baca juga:
Pemprov DKI Tidak Atur Operasi Yustisi Masker Dalam Pergub PSBB Transisi&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Jakarta Terapkan PSBB Transisi, Bekasi Punya Cara Sendiri
Namun Zita menyarankan, jika kasus penyebaran Covid-19 belum juga turun maka Pemprov DKI haruslah mencari alternatif lainnya.

&amp;ldquo;Tapi jika kasus penyebaran tidak menurun, maka harus menggunakan alternatif lain,&amp;rdquo; katanya.

Lebih lanjut, kata Zita sejatinya wilayah DKI Jakarta telah menetapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB). Namun belakangan ini sempat terjadi aksi unjuk rasa yang besar dan rentan menjadi klaster baru.

&amp;ldquo;Akhirnya orang berkumpul lagi di Jakarta. Timbul klaster baru. Usaha rakyat menahan diri di rumah sia-sia sudah. Kalau tidak ada suport dari semua pihak, lebih baik rakyat di biarkan bebas saja,&amp;rdquo; tandasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xMC8xLzEyMjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
