<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Klaim Bebas Covid-19, Kades Gelar Acara Rebutan Uang di Udara</title><description>Abaikan Protokol Kesehatan, Ratusan Warga Berkerumun Rebut Uang di Acara Udik-udikan
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/13/519/2292729/klaim-bebas-covid-19-kades-gelar-acara-rebutan-uang-di-udara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/13/519/2292729/klaim-bebas-covid-19-kades-gelar-acara-rebutan-uang-di-udara"/><item><title>Klaim Bebas Covid-19, Kades Gelar Acara Rebutan Uang di Udara</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/13/519/2292729/klaim-bebas-covid-19-kades-gelar-acara-rebutan-uang-di-udara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/13/519/2292729/klaim-bebas-covid-19-kades-gelar-acara-rebutan-uang-di-udara</guid><pubDate>Selasa 13 Oktober 2020 11:04 WIB</pubDate><dc:creator>Abdul Wakhid</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/13/519/2292729/klaim-bebas-covid-19-kades-gelar-acara-rebutan-uang-di-udara-4oQ2WMEAjK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Udik-udikan di Lamongan. Foto: Abdul Wakhid</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/13/519/2292729/klaim-bebas-covid-19-kades-gelar-acara-rebutan-uang-di-udara-4oQ2WMEAjK.jpg</image><title>Udik-udikan di Lamongan. Foto: Abdul Wakhid</title></images><description>LAMONGAN - Sebagai wujud syukur ratusan warga menggelar acara udik-udikan atau berebut uang yang dilempar ke udara di Desa Tejo Asri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Acara itu digelar sebagai wujud rasa syukur setelah Desa Tejo Sari dinyatakan bebas virus corona (Covid-19).
Pantauan di lapangan, ratusan warga tersebut berkerumun, berhimpitan, lalu beradu mengambil uang kertas yang dilemparkan ke udara. Sangat jelas terlihat tidak ada penerapan protokol kesehatan berupa jaga jarak.
Tidak hanya anak muda dan anak kecil yang ikut berebut, namun para orang tua juga  berjibaku hingga wajah dan kakinya belepotan debu dari tanah.
Seorang pengusaha ayam, Tarkiem, mengatakan dirinya tidak menghitung uangnya yang dilemparkan ke udara. Dia mengklaim hanya fokus kepada niatnya untuk beramal dengan cara menjadi donatur acara udik-udikan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pesta Kolam Renang di Sumut Viral, Pengelola Ditetapkan Tersangka&amp;nbsp;
Dirinya berharap rezekinya semakin bertambah dan Covid-19 benar-benar sirna. &quot;Kita kalau ada rezeki kita berbagai semampu kita,&quot; ucap Tarkiem.
Sementara Kepala Desa Tejo Asri, Yusuf Bachtiar mengatakan udik-udikan sengaja digelar karena sejak Indonesia diserang Covid-19, wilayahnya tetap bersih dari virus tersebut.
Atas pertimbangan tersebut, dirinya memberanikan diri menggelar tradisi berebut uang yang melibatkan banyak massa.
&quot;Pertimbangan kita dari Desa Tejo Asri karena di Kecamatan Laren ini hampir semua desa masih zona hijau,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Penanganan Covid-19 Dipuji Jokowi, Khofifah: Hadiah Terindah untuk Jatim</description><content:encoded>LAMONGAN - Sebagai wujud syukur ratusan warga menggelar acara udik-udikan atau berebut uang yang dilempar ke udara di Desa Tejo Asri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Acara itu digelar sebagai wujud rasa syukur setelah Desa Tejo Sari dinyatakan bebas virus corona (Covid-19).
Pantauan di lapangan, ratusan warga tersebut berkerumun, berhimpitan, lalu beradu mengambil uang kertas yang dilemparkan ke udara. Sangat jelas terlihat tidak ada penerapan protokol kesehatan berupa jaga jarak.
Tidak hanya anak muda dan anak kecil yang ikut berebut, namun para orang tua juga  berjibaku hingga wajah dan kakinya belepotan debu dari tanah.
Seorang pengusaha ayam, Tarkiem, mengatakan dirinya tidak menghitung uangnya yang dilemparkan ke udara. Dia mengklaim hanya fokus kepada niatnya untuk beramal dengan cara menjadi donatur acara udik-udikan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pesta Kolam Renang di Sumut Viral, Pengelola Ditetapkan Tersangka&amp;nbsp;
Dirinya berharap rezekinya semakin bertambah dan Covid-19 benar-benar sirna. &quot;Kita kalau ada rezeki kita berbagai semampu kita,&quot; ucap Tarkiem.
Sementara Kepala Desa Tejo Asri, Yusuf Bachtiar mengatakan udik-udikan sengaja digelar karena sejak Indonesia diserang Covid-19, wilayahnya tetap bersih dari virus tersebut.
Atas pertimbangan tersebut, dirinya memberanikan diri menggelar tradisi berebut uang yang melibatkan banyak massa.
&quot;Pertimbangan kita dari Desa Tejo Asri karena di Kecamatan Laren ini hampir semua desa masih zona hijau,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Penanganan Covid-19 Dipuji Jokowi, Khofifah: Hadiah Terindah untuk Jatim</content:encoded></item></channel></rss>
