<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hasil Penyelidikan FBI Tak Bisa Simpulkan Penyebab Ledakan Pelabuhan Beirut</title><description>FBI tampaknya meyakini bahwa ledakan itu adalah insiden yang tidak disengaja.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/15/18/2294311/hasil-penyelidikan-fbi-tak-bisa-simpulkan-penyebab-ledakan-pelabuhan-beirut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/15/18/2294311/hasil-penyelidikan-fbi-tak-bisa-simpulkan-penyebab-ledakan-pelabuhan-beirut"/><item><title>Hasil Penyelidikan FBI Tak Bisa Simpulkan Penyebab Ledakan Pelabuhan Beirut</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/15/18/2294311/hasil-penyelidikan-fbi-tak-bisa-simpulkan-penyebab-ledakan-pelabuhan-beirut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/15/18/2294311/hasil-penyelidikan-fbi-tak-bisa-simpulkan-penyebab-ledakan-pelabuhan-beirut</guid><pubDate>Kamis 15 Oktober 2020 20:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/15/18/2294311/hasil-penyelidikan-fbi-tak-bisa-simpulkan-penyebab-ledakan-pelabuhan-beirut-7aWC2giJzU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kondisi pelabuhan Beirut pasca ledakan, 5 Agustus 2020. (Foto: Sputnik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/15/18/2294311/hasil-penyelidikan-fbi-tak-bisa-simpulkan-penyebab-ledakan-pelabuhan-beirut-7aWC2giJzU.jpg</image><title>Kondisi pelabuhan Beirut pasca ledakan, 5 Agustus 2020. (Foto: Sputnik)</title></images><description>WASHINGTON DC - Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) pada Selasa (13/10/2020), mengatakan belum mencapai kesimpulan pasti tentang apa yang menyebabkan ledakan di Pelabuhan Beirut, Lebanon pada 4 Agustus, yang menewaskan hampir 200 orang dan menyebabkan kerusakan miliaran dolar.
Badan pemerintah AS dan Eropa lainnya yang mengikuti penyelidikan ledakan sangat yakin bahwa ledakan itu tidak disengaja.
BACA JUGA: Pejabat AS: FBI Akan Bantu Penyelidikan Ledakan Beirut
&quot;Tidak ada kesimpulan seperti itu yang dicapai,&quot; kata juru bicara FBI kepada Reuters melalui email. Dia mengutip pernyataan sebelumnya di mana badan AS mengatakan akan &quot;memberikan bantuan investigasi mitra Lebanon kami&quot; dalam penyelidikan mereka.
&quot;Pertanyaan lebih lanjut harus ditujukan kepada pihak berwenang Lebanon mengenai penyelidik utama,&quot; kata juru bicara itu sebagaimana dilansir Middle East Monitor.
Media Lebanon pada Selasa melaporkan bahwa laporan FBI tentang ledakan itu diserahkan kepada hakim Lebanon pada Senin (12/10/2020). FBI menolak mengomentari laporan tersebut.
BACA JUGA: Sekjen PBB Serukan Penyelidikan Transparan Terhadap Penyebab Ledakan Beirut
Dua sumber pemerintah AS yang mengetahui pelaporan dan analisis resmi tentang insiden itu mengatakan bahwa badan-badan AS juga sangat yakin bahwa ledakan itu, yang melibatkan amonium nitrat dalam jumlah besar yang telah disimpan di gedung pelabuhan selama bertahun-tahun, adalah kecelakaan.
Sumber pemerintah Eropa yang mengetahui pelaporan dan analisis intelijen mengatakan para ahli resmi Eropa juga menilai bahwa ledakan itu tidak disengaja.
</description><content:encoded>WASHINGTON DC - Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) pada Selasa (13/10/2020), mengatakan belum mencapai kesimpulan pasti tentang apa yang menyebabkan ledakan di Pelabuhan Beirut, Lebanon pada 4 Agustus, yang menewaskan hampir 200 orang dan menyebabkan kerusakan miliaran dolar.
Badan pemerintah AS dan Eropa lainnya yang mengikuti penyelidikan ledakan sangat yakin bahwa ledakan itu tidak disengaja.
BACA JUGA: Pejabat AS: FBI Akan Bantu Penyelidikan Ledakan Beirut
&quot;Tidak ada kesimpulan seperti itu yang dicapai,&quot; kata juru bicara FBI kepada Reuters melalui email. Dia mengutip pernyataan sebelumnya di mana badan AS mengatakan akan &quot;memberikan bantuan investigasi mitra Lebanon kami&quot; dalam penyelidikan mereka.
&quot;Pertanyaan lebih lanjut harus ditujukan kepada pihak berwenang Lebanon mengenai penyelidik utama,&quot; kata juru bicara itu sebagaimana dilansir Middle East Monitor.
Media Lebanon pada Selasa melaporkan bahwa laporan FBI tentang ledakan itu diserahkan kepada hakim Lebanon pada Senin (12/10/2020). FBI menolak mengomentari laporan tersebut.
BACA JUGA: Sekjen PBB Serukan Penyelidikan Transparan Terhadap Penyebab Ledakan Beirut
Dua sumber pemerintah AS yang mengetahui pelaporan dan analisis resmi tentang insiden itu mengatakan bahwa badan-badan AS juga sangat yakin bahwa ledakan itu, yang melibatkan amonium nitrat dalam jumlah besar yang telah disimpan di gedung pelabuhan selama bertahun-tahun, adalah kecelakaan.
Sumber pemerintah Eropa yang mengetahui pelaporan dan analisis intelijen mengatakan para ahli resmi Eropa juga menilai bahwa ledakan itu tidak disengaja.
</content:encoded></item></channel></rss>
