<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Atasi Banjir, Pemkot Jakbar Akan Bangun Kolam Kolakan di Kebon Jeruk   </title><description>Untuk mengatasi banjir di kawasan Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pemerintah akan membangun kolam kolakan di sana.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/18/338/2295589/atasi-banjir-pemkot-jakbar-akan-bangun-kolam-kolakan-di-kebon-jeruk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/18/338/2295589/atasi-banjir-pemkot-jakbar-akan-bangun-kolam-kolakan-di-kebon-jeruk"/><item><title>Atasi Banjir, Pemkot Jakbar Akan Bangun Kolam Kolakan di Kebon Jeruk   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/18/338/2295589/atasi-banjir-pemkot-jakbar-akan-bangun-kolam-kolakan-di-kebon-jeruk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/18/338/2295589/atasi-banjir-pemkot-jakbar-akan-bangun-kolam-kolakan-di-kebon-jeruk</guid><pubDate>Minggu 18 Oktober 2020 18:00 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Yan Yusuf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/18/338/2295589/atasi-banjir-pemkot-jakbar-akan-bangun-kolam-kolakan-di-kebon-jeruk-fUOxsAJfgW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemkot Jakbar meninjau lokasi pembangunan kolam kolakan. Foto: Yan Yunus</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/18/338/2295589/atasi-banjir-pemkot-jakbar-akan-bangun-kolam-kolakan-di-kebon-jeruk-fUOxsAJfgW.jpg</image><title>Pemkot Jakbar meninjau lokasi pembangunan kolam kolakan. Foto: Yan Yunus</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Untuk mengatasi banjir di kawasan Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pemerintah akan membangun kolam kolakan di sana.

Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto mengungkapkan hal tersebut saat mengunjungi lokasi pada Minggu (18/10/2020). Menurutnya pembangunan kolam kolakan akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.

&amp;ldquo;Tak hanya di Green Garden, kami juga bangun di beberapa titik lainnya,&amp;rdquo; kata Uus.

Sementara Wakil Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko yang ikut dalam pengecekan menuturkan kolakan yang akan dibangun berukuran 50x3 meter dengan ketinggian 2 meter.
Baca Juga:&amp;nbsp;Diguyur Hujan, Kawasan Kebon Jeruk Jakbar Banjir 1 Meter&amp;nbsp;
Kolakan tersebut akan menjadi penampung air saat debit meninggi akibat hujan.  Sementara saat reda, air akan dikuras menggunakan pompa lalu dibuang menuju kali angke lama atau mookevart yang berada di tak jauh dari lokasi.

Mengenai persoalan lahan, Yani menuturkan pihaknya telah berkonsolidasi dengan instansi terkait, salah satunya dengan Sudin Sumber Daya Air (SDA) dan Pertamanan.

&quot;Tadi sudah kita bicarakan, sekarang Sudin SDA dan Pertamanan lagi mengerjakannya. Untuk pohon-pohonnya, kita pindahkan,&quot; tandasnya.

Melalui langkah itu, Yani yakin masalah banjir di kawasan itu teratasi meski hujan deras.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Untuk mengatasi banjir di kawasan Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pemerintah akan membangun kolam kolakan di sana.

Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto mengungkapkan hal tersebut saat mengunjungi lokasi pada Minggu (18/10/2020). Menurutnya pembangunan kolam kolakan akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.

&amp;ldquo;Tak hanya di Green Garden, kami juga bangun di beberapa titik lainnya,&amp;rdquo; kata Uus.

Sementara Wakil Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko yang ikut dalam pengecekan menuturkan kolakan yang akan dibangun berukuran 50x3 meter dengan ketinggian 2 meter.
Baca Juga:&amp;nbsp;Diguyur Hujan, Kawasan Kebon Jeruk Jakbar Banjir 1 Meter&amp;nbsp;
Kolakan tersebut akan menjadi penampung air saat debit meninggi akibat hujan.  Sementara saat reda, air akan dikuras menggunakan pompa lalu dibuang menuju kali angke lama atau mookevart yang berada di tak jauh dari lokasi.

Mengenai persoalan lahan, Yani menuturkan pihaknya telah berkonsolidasi dengan instansi terkait, salah satunya dengan Sudin Sumber Daya Air (SDA) dan Pertamanan.

&quot;Tadi sudah kita bicarakan, sekarang Sudin SDA dan Pertamanan lagi mengerjakannya. Untuk pohon-pohonnya, kita pindahkan,&quot; tandasnya.

Melalui langkah itu, Yani yakin masalah banjir di kawasan itu teratasi meski hujan deras.
</content:encoded></item></channel></rss>
