<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selidiki Kematian Cai Changpan, Tim Forensik Lakukan Uji Laboratorium</title><description>Jenazah Cai sendiri ditemukan sudah membusuk.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/19/338/2295916/selidiki-kematian-cai-changpan-tim-forensik-lakukan-uji-laboratorium</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/19/338/2295916/selidiki-kematian-cai-changpan-tim-forensik-lakukan-uji-laboratorium"/><item><title>Selidiki Kematian Cai Changpan, Tim Forensik Lakukan Uji Laboratorium</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/19/338/2295916/selidiki-kematian-cai-changpan-tim-forensik-lakukan-uji-laboratorium</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/19/338/2295916/selidiki-kematian-cai-changpan-tim-forensik-lakukan-uji-laboratorium</guid><pubDate>Senin 19 Oktober 2020 13:20 WIB</pubDate><dc:creator>Okto Rizki Alpino</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/19/338/2295916/selidiki-kematian-cai-changpan-tim-forensik-lakukan-uji-laboratorium-W9AA4AMGY3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jenazah Cai Changpan dibawa ke RS Polri, Jakarta (Foto: Tangkapan layar iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/19/338/2295916/selidiki-kematian-cai-changpan-tim-forensik-lakukan-uji-laboratorium-W9AA4AMGY3.jpg</image><title>Jenazah Cai Changpan dibawa ke RS Polri, Jakarta (Foto: Tangkapan layar iNews)</title></images><description>JAKARTA - Tim forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati masih melakukan pemeriksaan terhadap jenazah Cai Changpan yang ditemukan tewas gantung diri di hutan Jasinga, Bogor, Jawa Barat pada Sabtu 17 Oktober 2020. Jenazah Cai sendiri ditemukan sudah membusuk.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Arif Wahyono mengatakan, pemeriksaan lanjutan bertujuan untuk mengetahui waktu kematian dari narapidana kasus narkoba yang kabur dengan cara menggali sel sepanjang 30 meter itu.

&quot;Waktu menyampaikan (hasil pemeriksaan) ke Polda pun saya hanya menyampaikan ini perkiraan (waktu kematian) saja. Jadi butuh pemeriksaan lanjutan,&quot; ujarnya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (19/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ditemukan Tewas di Hutan Jasinga Bogor, Jasad Cai Changpan Mulai Membusuk
Baca Juga:&amp;nbsp;Akhir Pelarian Terpidana Mati Cai Changpan di Hutan Jasinga
Adapun pemeriksaan lanjutan dilakukan dengan cara mengambil jaringan tubuh bagian leher. &quot;Nanti akan diuji di labolatorium. Jadi ada sebagian pemeriksaan yang masih kita lanjutkan,&quot; katanya.

Arif menuturkan, saat pemeriksaan awal pada jenazah Cai Changpan tidak ditemukan luka akibat benda tumpul. Hanya saja, lanjut dia terdapat luka di bagian leher akibat gantung diri. Namun, luka itu belum bisa dijadikan sebagai penyebab kematian Cai Changpan.

&quot;Untuk analisa kita perlu pemeriksaan lebih lanjut. Analisa ini untuk memastikan waktu kematian, lalu kejadiannya apa saat dia masih bernafas atau tidak. Macam-macam,&quot; tuturnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/oKfzpP8IMWM&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Tim forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati masih melakukan pemeriksaan terhadap jenazah Cai Changpan yang ditemukan tewas gantung diri di hutan Jasinga, Bogor, Jawa Barat pada Sabtu 17 Oktober 2020. Jenazah Cai sendiri ditemukan sudah membusuk.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Arif Wahyono mengatakan, pemeriksaan lanjutan bertujuan untuk mengetahui waktu kematian dari narapidana kasus narkoba yang kabur dengan cara menggali sel sepanjang 30 meter itu.

&quot;Waktu menyampaikan (hasil pemeriksaan) ke Polda pun saya hanya menyampaikan ini perkiraan (waktu kematian) saja. Jadi butuh pemeriksaan lanjutan,&quot; ujarnya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (19/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ditemukan Tewas di Hutan Jasinga Bogor, Jasad Cai Changpan Mulai Membusuk
Baca Juga:&amp;nbsp;Akhir Pelarian Terpidana Mati Cai Changpan di Hutan Jasinga
Adapun pemeriksaan lanjutan dilakukan dengan cara mengambil jaringan tubuh bagian leher. &quot;Nanti akan diuji di labolatorium. Jadi ada sebagian pemeriksaan yang masih kita lanjutkan,&quot; katanya.

Arif menuturkan, saat pemeriksaan awal pada jenazah Cai Changpan tidak ditemukan luka akibat benda tumpul. Hanya saja, lanjut dia terdapat luka di bagian leher akibat gantung diri. Namun, luka itu belum bisa dijadikan sebagai penyebab kematian Cai Changpan.

&quot;Untuk analisa kita perlu pemeriksaan lebih lanjut. Analisa ini untuk memastikan waktu kematian, lalu kejadiannya apa saat dia masih bernafas atau tidak. Macam-macam,&quot; tuturnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/oKfzpP8IMWM&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
