<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Musim Hujan, BPBD Pantau Lokasi Berpotensi Banjir di Jakarta</title><description>BPBD DKI Jakarta memantau lokasi yang berpotensi diterjang banjir setelah dimulainya musim penghujan di Ibu Kota.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/19/338/2296168/musim-hujan-bpbd-pantau-lokasi-berpotensi-banjir-di-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/19/338/2296168/musim-hujan-bpbd-pantau-lokasi-berpotensi-banjir-di-jakarta"/><item><title>Musim Hujan, BPBD Pantau Lokasi Berpotensi Banjir di Jakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/19/338/2296168/musim-hujan-bpbd-pantau-lokasi-berpotensi-banjir-di-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/19/338/2296168/musim-hujan-bpbd-pantau-lokasi-berpotensi-banjir-di-jakarta</guid><pubDate>Senin 19 Oktober 2020 18:32 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/19/338/2296168/musim-hujan-bpbd-pantau-lokasi-berpotensi-banjir-di-jakarta-UQNTVzszJi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/19/338/2296168/musim-hujan-bpbd-pantau-lokasi-berpotensi-banjir-di-jakarta-UQNTVzszJi.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memantau lokasi yang berpotensi&amp;nbsp;diterjang banjir setelah dimulainya musim penghujan di Ibu Kota.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, M. Insaf mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan infomasi dari BMKG, Dinas SDA DKI Jakarta, hingga ketinggian muka air di sejumlah pintu air di Jakarta.
&quot;BPBD DKI Jakarta senantiasa memantau informasi cuaca dari BMKG dan informasi Ketinggian muka air dari DSDA, untuk disampaikan ke masyarakat melalui media sosial BPBD seperti Twitter, Instagram dan website resmi BPBD, juga WA group yang beranggotakan pimpinan wilayah baik camat, lurah dan SKPD terkait lainnya,&quot; ujar Insaf kepada Okezone, Senin (19/10/2020).&amp;nbsp;
&quot;Sehingga apabila ada peringatan dini cuaca maupun tinggi muka air masyarakat dapat mengantisipasinya,&quot; tambah Insaf.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memprediksi akan terjadi peningkatan debit air pada akhir tahun ini. Hal itu disebabkan tiga penyebab banjir di Ibu Kota.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, kondisi geografis Jakarta itu luas wilayahnya terdiri dari daratan rendah. Untuk itu, ada tiga penyebab banjir di Ibu Kota. Pertama, banjir akibat hujan lokal, kemudian banjir kiriman dari hulu dan ketiga karena air laut mengalami pasang atau banjir rob.
Baca juga:&amp;nbsp;Hujan Deras Guyur Jakarta, Empat Wilayah Ini Diterjang Banjir
Pihaknya telah menerjunkan 261 ekskavator untuk menggeruk sungai hingga waduk. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga memperbaiki pompa agar bisa berfungsi saat dibutuhkan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xNi8xLzEyMzQ1MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memantau lokasi yang berpotensi&amp;nbsp;diterjang banjir setelah dimulainya musim penghujan di Ibu Kota.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, M. Insaf mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan infomasi dari BMKG, Dinas SDA DKI Jakarta, hingga ketinggian muka air di sejumlah pintu air di Jakarta.
&quot;BPBD DKI Jakarta senantiasa memantau informasi cuaca dari BMKG dan informasi Ketinggian muka air dari DSDA, untuk disampaikan ke masyarakat melalui media sosial BPBD seperti Twitter, Instagram dan website resmi BPBD, juga WA group yang beranggotakan pimpinan wilayah baik camat, lurah dan SKPD terkait lainnya,&quot; ujar Insaf kepada Okezone, Senin (19/10/2020).&amp;nbsp;
&quot;Sehingga apabila ada peringatan dini cuaca maupun tinggi muka air masyarakat dapat mengantisipasinya,&quot; tambah Insaf.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memprediksi akan terjadi peningkatan debit air pada akhir tahun ini. Hal itu disebabkan tiga penyebab banjir di Ibu Kota.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, kondisi geografis Jakarta itu luas wilayahnya terdiri dari daratan rendah. Untuk itu, ada tiga penyebab banjir di Ibu Kota. Pertama, banjir akibat hujan lokal, kemudian banjir kiriman dari hulu dan ketiga karena air laut mengalami pasang atau banjir rob.
Baca juga:&amp;nbsp;Hujan Deras Guyur Jakarta, Empat Wilayah Ini Diterjang Banjir
Pihaknya telah menerjunkan 261 ekskavator untuk menggeruk sungai hingga waduk. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga memperbaiki pompa agar bisa berfungsi saat dibutuhkan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xNi8xLzEyMzQ1MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
