<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Enam Kali Raih Predikat WTP, Pemkot Mojokerto Terima Sertifikat dari Gubernur</title><description>Predikat Opini WTP yang telah enam kali berturut-turut diraih oleh Pemkot Mojokerto kembali mendapat apresiasi.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/20/1/2296382/enam-kali-raih-predikat-wtp-pemkot-mojokerto-terima-sertifikat-dari-gubernur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/20/1/2296382/enam-kali-raih-predikat-wtp-pemkot-mojokerto-terima-sertifikat-dari-gubernur"/><item><title>Enam Kali Raih Predikat WTP, Pemkot Mojokerto Terima Sertifikat dari Gubernur</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/20/1/2296382/enam-kali-raih-predikat-wtp-pemkot-mojokerto-terima-sertifikat-dari-gubernur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/20/1/2296382/enam-kali-raih-predikat-wtp-pemkot-mojokerto-terima-sertifikat-dari-gubernur</guid><pubDate>Selasa 20 Oktober 2020 09:06 WIB</pubDate><dc:creator>Agustina Wulandari </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/20/1/2296382/enam-kali-raih-predikat-wtp-pemkot-mojokerto-terima-sertifikat-dari-gubernur-JH8t5jRV6X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto : Dok.Pemkot Mojokerto</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/20/1/2296382/enam-kali-raih-predikat-wtp-pemkot-mojokerto-terima-sertifikat-dari-gubernur-JH8t5jRV6X.jpg</image><title>Foto : Dok.Pemkot Mojokerto</title></images><description>Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah enam kali berturut-turut diraih oleh Pemkot Mojokerto usai mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan RI, kembali mendapat apresiasi. Kali ini  apresiasi dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang berupa piagam dan plakat.
Penghargaan diterima secara langsung oleh Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Turut mendampingi Gubernur Jatim saat penyerahan piagam dan plakat  adalah Wagub Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jatim Dedi Sopandi dalam acara Rapat Koordinasi Ketertiban dan Keamanan di Wilayah Jatim serta Penyerahan Penghargaan Kementerian Keuangan RI Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang berhasil menerima Opini WTP Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2019 di Convention Hall, Grand City Kota Surabaya, Senin (19/10).
Mewakili Kemenkeu RI, Dedi Sopandi menyampaikan dengan acara tersebut diharapkan dapat terbangun semangat bersama mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang sehat sebagai pondasi kuat dalam rangka mencapai Indonesia mandiri.
&amp;ldquo;Capaian opini WTP atas laporan keuangan merupakan salah satu indikator dari pengelolaan keuangan negara yang sehat. Oleh karena itu upaya-upaya untuk mencapai dan mempertahankan opini terkait sangat diperlukan,&amp;rdquo; ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berharap akuntabilitas sebagai proses evaluasi bisa terus berjalan dan dimaksimalkan.
&amp;ldquo;Hari-hari seperti ini ada hal yang memang emergency, ada hal sifatnya urgent. Antara emergency dan urgency pasti kepala daerah bisa memutuskan bagaimana bantuan-bantuan tidak terduga harus disiapkan untuk berbagai proses pelayanan dari mulai; promotif, kuratif dan rehabilitatif. Bersama-sama kita akan memformat bagaimana semua berjalan berseiring, ekonomi sehat, rakyat sehat, pilkadanya juga sehat,&amp;rdquo; paparnya.

Usai menerima penghargaan Ning Ita menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada semua pihak atas diperolehnya predikat WTP untuk Kota Mojokerto.
&amp;ldquo;Kota Mojokerto sudah meraih predikat WTP enam kali berturut, diapresiasi oleh banyak pihak, tentunya ini menjadi sesuatu yang membanggakan, tapi jangan menjadi lengah,&amp;rdquo;ujar Ning Ita.
&amp;ldquo;Mudah-mudahan ke depan terus bisa meningkatkan prestasi. Mudah-mudahan dengan WTP kita semakin mendapat kepercayaan lebih dari masyarakat terkait dana yang dikelola pemerintah,&amp;rdquo; pungkasnya.
Apresiasi yang diserahkan pada kesempatan ini berupa 37 piagam penghargaan dan 25 plakat kepada pemerintah daerah yang mendapatkan opini WTP atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2019. Yaitu 1 untuk laporan keuangan Pemprov, 28 laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten dan 8 laporan keuangan pemerintah daerah kota. Selain itu, juga diserahkan plakat atas pencapaian WTP selama 10 kali berturut turut disampaikan kepada Pemerintah Kota Blitar, 1 plakat kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, 18 kepada kabupaten dan 5 kota atas capaian WTP 5 sampai 9 kali termasuk Kota Kediri.
CM</description><content:encoded>Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah enam kali berturut-turut diraih oleh Pemkot Mojokerto usai mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan RI, kembali mendapat apresiasi. Kali ini  apresiasi dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang berupa piagam dan plakat.
Penghargaan diterima secara langsung oleh Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Turut mendampingi Gubernur Jatim saat penyerahan piagam dan plakat  adalah Wagub Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jatim Dedi Sopandi dalam acara Rapat Koordinasi Ketertiban dan Keamanan di Wilayah Jatim serta Penyerahan Penghargaan Kementerian Keuangan RI Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang berhasil menerima Opini WTP Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2019 di Convention Hall, Grand City Kota Surabaya, Senin (19/10).
Mewakili Kemenkeu RI, Dedi Sopandi menyampaikan dengan acara tersebut diharapkan dapat terbangun semangat bersama mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang sehat sebagai pondasi kuat dalam rangka mencapai Indonesia mandiri.
&amp;ldquo;Capaian opini WTP atas laporan keuangan merupakan salah satu indikator dari pengelolaan keuangan negara yang sehat. Oleh karena itu upaya-upaya untuk mencapai dan mempertahankan opini terkait sangat diperlukan,&amp;rdquo; ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berharap akuntabilitas sebagai proses evaluasi bisa terus berjalan dan dimaksimalkan.
&amp;ldquo;Hari-hari seperti ini ada hal yang memang emergency, ada hal sifatnya urgent. Antara emergency dan urgency pasti kepala daerah bisa memutuskan bagaimana bantuan-bantuan tidak terduga harus disiapkan untuk berbagai proses pelayanan dari mulai; promotif, kuratif dan rehabilitatif. Bersama-sama kita akan memformat bagaimana semua berjalan berseiring, ekonomi sehat, rakyat sehat, pilkadanya juga sehat,&amp;rdquo; paparnya.

Usai menerima penghargaan Ning Ita menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada semua pihak atas diperolehnya predikat WTP untuk Kota Mojokerto.
&amp;ldquo;Kota Mojokerto sudah meraih predikat WTP enam kali berturut, diapresiasi oleh banyak pihak, tentunya ini menjadi sesuatu yang membanggakan, tapi jangan menjadi lengah,&amp;rdquo;ujar Ning Ita.
&amp;ldquo;Mudah-mudahan ke depan terus bisa meningkatkan prestasi. Mudah-mudahan dengan WTP kita semakin mendapat kepercayaan lebih dari masyarakat terkait dana yang dikelola pemerintah,&amp;rdquo; pungkasnya.
Apresiasi yang diserahkan pada kesempatan ini berupa 37 piagam penghargaan dan 25 plakat kepada pemerintah daerah yang mendapatkan opini WTP atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2019. Yaitu 1 untuk laporan keuangan Pemprov, 28 laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten dan 8 laporan keuangan pemerintah daerah kota. Selain itu, juga diserahkan plakat atas pencapaian WTP selama 10 kali berturut turut disampaikan kepada Pemerintah Kota Blitar, 1 plakat kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, 18 kepada kabupaten dan 5 kota atas capaian WTP 5 sampai 9 kali termasuk Kota Kediri.
CM</content:encoded></item></channel></rss>
