<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proyek Strategis Nasional, Kementerian PUPR Targetkan 2.724 Km Jalan Tol Beroparasi hingga 2024</title><description>Kementerian PUPR targetkan 4.817 kilometer jalan tol beroparasi hingga 2024 dalam Proyek Strategis Nasional</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/22/1/2297615/proyek-strategis-nasional-kementerian-pupr-targetkan-2-724-km-jalan-tol-beroparasi-hingga-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/22/1/2297615/proyek-strategis-nasional-kementerian-pupr-targetkan-2-724-km-jalan-tol-beroparasi-hingga-2024"/><item><title>Proyek Strategis Nasional, Kementerian PUPR Targetkan 2.724 Km Jalan Tol Beroparasi hingga 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/22/1/2297615/proyek-strategis-nasional-kementerian-pupr-targetkan-2-724-km-jalan-tol-beroparasi-hingga-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/22/1/2297615/proyek-strategis-nasional-kementerian-pupr-targetkan-2-724-km-jalan-tol-beroparasi-hingga-2024</guid><pubDate>Kamis 22 Oktober 2020 09:41 WIB</pubDate><dc:creator>Fitria Dwi Astuti </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/22/1/2297615/proyek-strategis-nasional-kementerian-pupr-targetkan-4-817-km-jalan-tol-beroparasi-hingga-2024-ALcUurL5kP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dok Kementerian PUPR</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/22/1/2297615/proyek-strategis-nasional-kementerian-pupr-targetkan-4-817-km-jalan-tol-beroparasi-hingga-2024-ALcUurL5kP.jpg</image><title>Foto: Dok Kementerian PUPR</title></images><description>JAKARTA-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat  sejumlah proyek jalan tol yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).
Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) 56/2018 tentang Perubahan Kedua atas Perpres 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional tercatat ada 64 ruas jalan tol yang masuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN). Saat ini ada usulan 9 proyek jalan tol baru tambahan untuk dimasukan kategori Proyek Strategis Nasional, dimana 4 ruas dimasukan ke dalam penambahan lingkup PSN sebelumnya, dan 5 usulan PSN lain adalah ruas baru.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian menjelaskan sejak 1978 hingga 2020 Kementerian PUPR telah mengoperasikan 2.303 km jalan tol baru di seluruh Indonesia. Dan  menargetkan 2.724 km km tol beroperasi  hingga 2024 yang menjadi rencana jangka menengah.
&amp;ldquo; Dalam rencana jangka menengah pada akhir 2024  total ada sekitar 2.724 km jalan tol yang ditargetkan akan beroperasi&amp;rsquo;&amp;rsquo;  ujarnya dalam virtual press conference progres pembangunan Proyek Strategis Nasional bidang konektivitas pada Selasa, 20 Oktober 2020 .
Hedy menyatakan realisasi jalan tol yang telah beroperasi sepanjang 2020 mencapai 210.3 km atau 62 persen dari target sepanjang 341 km.
&amp;ldquo;Pada target tahun 2020 ini, sudah 62 persen jalan tol yang beroperasi dari targetnya yaitu 341 kilometer&amp;rsquo;&amp;rsquo; tuturnya
Lebih lanjut, Hedy memaparkan dari bulan Oktober hingga Desember 2020 ada 11 ruas tol yang ditargetkan rencananya akan segera dioperasikan.

Menurut Data Kementerian PUPR secara rinci ada 11 ruas tol baru yang ditargetkan selesai konstruksinya hingga akhir tahun yaitu  Cimanggis &amp;ndash; Cibitung Seksi 1A (Cimanggis-Jatikarya) , Ujung Pandang Seksi 3 (AP Pettarani) , Krian &amp;ndash; Legundi &amp;ndash; Bunder &amp;ndash; Manyar Seksi 1, 2, dan 3 (Krian-Bunder), Balikpapan &amp;ndash; Samarinda (KM 13-Samboja),  Cinere &amp;ndash; Serpong Seksi 1 (SS Serpong &amp;ndash; SS Pamulang), Bogor Ring Road Seksi 3A (Simpang Yasmin &amp;ndash; Kayu Manis), Kayu Agung &amp;ndash; Palembang &amp;ndash; Betung Seksi 1 Tahap 1B (Jakabaring &amp;ndash; SS Kramasan), Cibitung &amp;ndash; Cilincing Seksi 1 (Cibitung &amp;ndash; Gabus Indah), Cengkareng &amp;ndash; Kunciran, Medan &amp;ndash; Binjai Seksi 1 Segmen 1B &amp;ndash; 1D Jl Veteran&amp;ndash;Tj Mulia, Bekasi &amp;ndash; Cawang &amp;ndash; Kampung Melayu Seksi 1.
Hedy juga turut mengungkapkan perkembangan proyek enam ruas tol DKI Jakarta dari Semanan sampai Pulo Gebang dengan panjang 29,67 km. Ia mengatakan saat ini ruas tol ini masih dalam tahap pengerjaan. (***)
&amp;nbsp;CM</description><content:encoded>JAKARTA-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat  sejumlah proyek jalan tol yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).
Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) 56/2018 tentang Perubahan Kedua atas Perpres 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional tercatat ada 64 ruas jalan tol yang masuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN). Saat ini ada usulan 9 proyek jalan tol baru tambahan untuk dimasukan kategori Proyek Strategis Nasional, dimana 4 ruas dimasukan ke dalam penambahan lingkup PSN sebelumnya, dan 5 usulan PSN lain adalah ruas baru.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian menjelaskan sejak 1978 hingga 2020 Kementerian PUPR telah mengoperasikan 2.303 km jalan tol baru di seluruh Indonesia. Dan  menargetkan 2.724 km km tol beroperasi  hingga 2024 yang menjadi rencana jangka menengah.
&amp;ldquo; Dalam rencana jangka menengah pada akhir 2024  total ada sekitar 2.724 km jalan tol yang ditargetkan akan beroperasi&amp;rsquo;&amp;rsquo;  ujarnya dalam virtual press conference progres pembangunan Proyek Strategis Nasional bidang konektivitas pada Selasa, 20 Oktober 2020 .
Hedy menyatakan realisasi jalan tol yang telah beroperasi sepanjang 2020 mencapai 210.3 km atau 62 persen dari target sepanjang 341 km.
&amp;ldquo;Pada target tahun 2020 ini, sudah 62 persen jalan tol yang beroperasi dari targetnya yaitu 341 kilometer&amp;rsquo;&amp;rsquo; tuturnya
Lebih lanjut, Hedy memaparkan dari bulan Oktober hingga Desember 2020 ada 11 ruas tol yang ditargetkan rencananya akan segera dioperasikan.

Menurut Data Kementerian PUPR secara rinci ada 11 ruas tol baru yang ditargetkan selesai konstruksinya hingga akhir tahun yaitu  Cimanggis &amp;ndash; Cibitung Seksi 1A (Cimanggis-Jatikarya) , Ujung Pandang Seksi 3 (AP Pettarani) , Krian &amp;ndash; Legundi &amp;ndash; Bunder &amp;ndash; Manyar Seksi 1, 2, dan 3 (Krian-Bunder), Balikpapan &amp;ndash; Samarinda (KM 13-Samboja),  Cinere &amp;ndash; Serpong Seksi 1 (SS Serpong &amp;ndash; SS Pamulang), Bogor Ring Road Seksi 3A (Simpang Yasmin &amp;ndash; Kayu Manis), Kayu Agung &amp;ndash; Palembang &amp;ndash; Betung Seksi 1 Tahap 1B (Jakabaring &amp;ndash; SS Kramasan), Cibitung &amp;ndash; Cilincing Seksi 1 (Cibitung &amp;ndash; Gabus Indah), Cengkareng &amp;ndash; Kunciran, Medan &amp;ndash; Binjai Seksi 1 Segmen 1B &amp;ndash; 1D Jl Veteran&amp;ndash;Tj Mulia, Bekasi &amp;ndash; Cawang &amp;ndash; Kampung Melayu Seksi 1.
Hedy juga turut mengungkapkan perkembangan proyek enam ruas tol DKI Jakarta dari Semanan sampai Pulo Gebang dengan panjang 29,67 km. Ia mengatakan saat ini ruas tol ini masih dalam tahap pengerjaan. (***)
&amp;nbsp;CM</content:encoded></item></channel></rss>
