<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penginjil AS Prediksi Kemenangan Trump di Pilpres 2020 Akan Diikuti dengan Kiamat </title><description>Robertson telah beberapa kali memprediksi datangnya hari kiamat sejak 1970-an.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/26/18/2299746/penginjil-as-prediksi-kemenangan-trump-di-pilpres-2020-akan-diikuti-dengan-kiamat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/26/18/2299746/penginjil-as-prediksi-kemenangan-trump-di-pilpres-2020-akan-diikuti-dengan-kiamat"/><item><title>Penginjil AS Prediksi Kemenangan Trump di Pilpres 2020 Akan Diikuti dengan Kiamat </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/26/18/2299746/penginjil-as-prediksi-kemenangan-trump-di-pilpres-2020-akan-diikuti-dengan-kiamat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/26/18/2299746/penginjil-as-prediksi-kemenangan-trump-di-pilpres-2020-akan-diikuti-dengan-kiamat</guid><pubDate>Senin 26 Oktober 2020 18:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/26/18/2299746/penginjil-as-prediksi-kemenangan-trump-di-pilpres-2020-akan-diikuti-dengan-kiamat-ZwglluF7Ex.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Gedung Putih)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/26/18/2299746/penginjil-as-prediksi-kemenangan-trump-di-pilpres-2020-akan-diikuti-dengan-kiamat-ZwglluF7Ex.jpg</image><title>Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Gedung Putih)</title></images><description>SEORANG penginjil terkenal Amerika Serikat (AS) dan mantan calon presiden Partai Republik, Pat Robertson memprediksi Donald Trump akan kembali memenangi pemilihan presiden 2020 pada November, yang kemudian diikuti dengan terjadinya Hari Kiamat.
Robertson membuat klaim itu setelah menerima apa yang dia katakan sebagai pesan langsung dari Tuhan.
&quot;Menurut apa yang saya percaya Tuhan katakan kepada saya, presiden akan dipilih kembali&quot;, Robertson menegaskan dalam acara televisinya.
BACA JUGA: Nikahi Pendukung Trump, Perempuan AS Bersumpah Cerai Jika Suaminya Tak Pilih Biden
Pengkhotbah berusia 90 tahun itu mengatakan bahwa hasil pemilu akan &quot;menyebabkan kerusuhan sipil, dan kemudian perang melawan Israel dan seterusnya&amp;hellip;&quot;.
Setelah konflik, Robertson mengklaim, akan ada &quot;waktu damai&quot; katanya, sebelum kemudian berkata: &quot;Dan mungkin akhir (dunia)&quot;.
Pandangan Robertson dengan cepat menjadi viral di Twitter, dengan beberapa pengguna dengan cepat menunjukkan bahwa sebagian besar prediksi apokaliptik Robertson sebelumnya tidak terjadi.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Pat Robertson reports that he has been told by God that Trump will win reelection ... and it will bring about the beginning of the End Times. &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/mH5ERpBFCs&quot;&amp;gt;https://t.co/mH5ERpBFCs&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/8WcYGxR3eO&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/8WcYGxR3eO&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Right Wing Watch (@RightWingWatch) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/RightWingWatch/status/1318585013944942593?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;October 20, 2020&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Warganet mengungkapkan rasa frustrasi mereka dengan pemilihan tersebut dan memposting photoshop tanda gereja yang menyatakan dukungan Tuhan untuk calon Demokrat Joe Biden. Warganet lain menggambarkan prediksi kemenangan Trump yang diikuti dengan kiamat itu sendiri sebagai pembenaran untuk memilih Biden.
BACA JUGA: Pilpres AS Disebut Jadi Target Serangan Ilmu Hitam
Orang-orang yang memproklamirkan diri sebagai &amp;ldquo;golongan kiri&amp;rdquo; di Twitter mengancam akan memastikan akhir zaman terjadi jika Trump memenangkan pemilihan kembali.
Sementara beberapa mengatakan mereka setuju dengan pengkhotbah evangelis, bahwa Trump akan menang melawan Tuhan dan &quot;musuh&quot; Amerika.


&amp;nbsp;Robertson sebelumnya adalah pendukung kuat Trump. Pendeta itu  kemudian menarik dukungannya kepada presiden setelah mengklaim bahwa  Trump &quot;kehilangan mandat surga&quot; setelah mendorong penarikan pasukan AS  dari Suriah.
Robertson tidak hanya membuat prediksi kiamat sejak 1970-an, tetapi  dia juga mengklaim bahwa Tuhan mengatakan kepadanya bahwa kandidat dari  Partai Republik Mitt Romney akan memenangkan pemilihan pada 2012 dan  menjadi presiden dua masa jabatan bahkan ketika Presiden AS Barack Obama  memenangkan masa jabatan keduanya.</description><content:encoded>SEORANG penginjil terkenal Amerika Serikat (AS) dan mantan calon presiden Partai Republik, Pat Robertson memprediksi Donald Trump akan kembali memenangi pemilihan presiden 2020 pada November, yang kemudian diikuti dengan terjadinya Hari Kiamat.
Robertson membuat klaim itu setelah menerima apa yang dia katakan sebagai pesan langsung dari Tuhan.
&quot;Menurut apa yang saya percaya Tuhan katakan kepada saya, presiden akan dipilih kembali&quot;, Robertson menegaskan dalam acara televisinya.
BACA JUGA: Nikahi Pendukung Trump, Perempuan AS Bersumpah Cerai Jika Suaminya Tak Pilih Biden
Pengkhotbah berusia 90 tahun itu mengatakan bahwa hasil pemilu akan &quot;menyebabkan kerusuhan sipil, dan kemudian perang melawan Israel dan seterusnya&amp;hellip;&quot;.
Setelah konflik, Robertson mengklaim, akan ada &quot;waktu damai&quot; katanya, sebelum kemudian berkata: &quot;Dan mungkin akhir (dunia)&quot;.
Pandangan Robertson dengan cepat menjadi viral di Twitter, dengan beberapa pengguna dengan cepat menunjukkan bahwa sebagian besar prediksi apokaliptik Robertson sebelumnya tidak terjadi.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Pat Robertson reports that he has been told by God that Trump will win reelection ... and it will bring about the beginning of the End Times. &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/mH5ERpBFCs&quot;&amp;gt;https://t.co/mH5ERpBFCs&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/8WcYGxR3eO&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/8WcYGxR3eO&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Right Wing Watch (@RightWingWatch) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/RightWingWatch/status/1318585013944942593?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;October 20, 2020&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Warganet mengungkapkan rasa frustrasi mereka dengan pemilihan tersebut dan memposting photoshop tanda gereja yang menyatakan dukungan Tuhan untuk calon Demokrat Joe Biden. Warganet lain menggambarkan prediksi kemenangan Trump yang diikuti dengan kiamat itu sendiri sebagai pembenaran untuk memilih Biden.
BACA JUGA: Pilpres AS Disebut Jadi Target Serangan Ilmu Hitam
Orang-orang yang memproklamirkan diri sebagai &amp;ldquo;golongan kiri&amp;rdquo; di Twitter mengancam akan memastikan akhir zaman terjadi jika Trump memenangkan pemilihan kembali.
Sementara beberapa mengatakan mereka setuju dengan pengkhotbah evangelis, bahwa Trump akan menang melawan Tuhan dan &quot;musuh&quot; Amerika.


&amp;nbsp;Robertson sebelumnya adalah pendukung kuat Trump. Pendeta itu  kemudian menarik dukungannya kepada presiden setelah mengklaim bahwa  Trump &quot;kehilangan mandat surga&quot; setelah mendorong penarikan pasukan AS  dari Suriah.
Robertson tidak hanya membuat prediksi kiamat sejak 1970-an, tetapi  dia juga mengklaim bahwa Tuhan mengatakan kepadanya bahwa kandidat dari  Partai Republik Mitt Romney akan memenangkan pemilihan pada 2012 dan  menjadi presiden dua masa jabatan bahkan ketika Presiden AS Barack Obama  memenangkan masa jabatan keduanya.</content:encoded></item></channel></rss>
