<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebelum Dibunuh, WN Ghana dan Pelaku Main PS Sambil Tenggak Miras</title><description>Pembunuhan terhadap warga negara (WN) Ghana itu terjadi pada Sabtu 24 Oktober 2020 sore.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/26/338/2299771/sebelum-dibunuh-wn-ghana-dan-pelaku-main-ps-sambil-tenggak-miras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/26/338/2299771/sebelum-dibunuh-wn-ghana-dan-pelaku-main-ps-sambil-tenggak-miras"/><item><title>Sebelum Dibunuh, WN Ghana dan Pelaku Main PS Sambil Tenggak Miras</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/26/338/2299771/sebelum-dibunuh-wn-ghana-dan-pelaku-main-ps-sambil-tenggak-miras</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/26/338/2299771/sebelum-dibunuh-wn-ghana-dan-pelaku-main-ps-sambil-tenggak-miras</guid><pubDate>Senin 26 Oktober 2020 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Yan Yusuf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/26/338/2299771/sebelum-dibunuh-wn-ghana-dan-pelaku-main-ps-sambil-tenggak-miras-5s7tGR3Dze.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/26/338/2299771/sebelum-dibunuh-wn-ghana-dan-pelaku-main-ps-sambil-tenggak-miras-5s7tGR3Dze.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadafi mengakui telah memeriksa tiga saksi yang diduga kuat mengetahui peristiwa pembunuhan di sebuah apartemen di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pembunuhan terhadap warga negara (WN) Ghana itu terjadi pada Sabtu 24 Oktober 2020 sore.

Dari keterangan ketiganya, tersimpulkan sebelum Festus terbunuh. Korban dan pelaku sempat bermain playstation (PS) sambil meminum minuman keras (miras).

&amp;ldquo;Jadi, korbannya datang ke apartemen, mereka sempat main PS dan minum miras,&amp;rdquo; kata Arsya dikonfirmasi, Senin (26/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;WN Ghana Tewas Ditusuk di Apartemen Kebon Jeruk
Sebelumnya, WN Ghana, Festus, 24, ditemukan tewas bersimbah darah di unit 0601 Apartement Galery West Residence, Jl.Panjang No.5, Kebon Jeruk, Kebon Jeruk Jakarta Barat, Sabtu 24 Oktober 2020 sore.

Di tengah tengah aksi minum miras itu, Arsya melanjutkan, antara diduga pelaku dengan korban sempat terlibat cekcok mulut.

Mengenai percekcokan seperti apa, saksi, kata Arsya, tak mengetahui pastinya. Sebab, bahasa yang digunakan pelaku merupakan bahasa Afrika. Namun, dari mimik dan nada suara, Arsya memastikan hal itu merupakan pertikaian mulut.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Buru Pembunuh WN Ghana, Polisi Periksa Tiga Saksi
Tak ambil pusing, saksi itu kemudian masuk ke toilet. Suara seperti benda terdengar cukup keras hingga membuat saksi penasaran dan keluar toilet.

&amp;ldquo;Di sini ia melihat ada yang memegang pisau,&amp;rdquo; kata Arsya.

Karena panik, terduga pelaku dan rekannya lantas melarikan diri dengan keluar unit apartemen dan meninggalkan Festus yang telah bersimbah darah. &amp;ldquo;Saksi kemudian melaporkan kejadian ini ke satpam sebelum akhirnya dilaporkan ke kami,&amp;rdquo; tutup Arsya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tewas di Apartemen Kebon Jeruk, Jasad WN Ghana Diautopsi</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadafi mengakui telah memeriksa tiga saksi yang diduga kuat mengetahui peristiwa pembunuhan di sebuah apartemen di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pembunuhan terhadap warga negara (WN) Ghana itu terjadi pada Sabtu 24 Oktober 2020 sore.

Dari keterangan ketiganya, tersimpulkan sebelum Festus terbunuh. Korban dan pelaku sempat bermain playstation (PS) sambil meminum minuman keras (miras).

&amp;ldquo;Jadi, korbannya datang ke apartemen, mereka sempat main PS dan minum miras,&amp;rdquo; kata Arsya dikonfirmasi, Senin (26/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;WN Ghana Tewas Ditusuk di Apartemen Kebon Jeruk
Sebelumnya, WN Ghana, Festus, 24, ditemukan tewas bersimbah darah di unit 0601 Apartement Galery West Residence, Jl.Panjang No.5, Kebon Jeruk, Kebon Jeruk Jakarta Barat, Sabtu 24 Oktober 2020 sore.

Di tengah tengah aksi minum miras itu, Arsya melanjutkan, antara diduga pelaku dengan korban sempat terlibat cekcok mulut.

Mengenai percekcokan seperti apa, saksi, kata Arsya, tak mengetahui pastinya. Sebab, bahasa yang digunakan pelaku merupakan bahasa Afrika. Namun, dari mimik dan nada suara, Arsya memastikan hal itu merupakan pertikaian mulut.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Buru Pembunuh WN Ghana, Polisi Periksa Tiga Saksi
Tak ambil pusing, saksi itu kemudian masuk ke toilet. Suara seperti benda terdengar cukup keras hingga membuat saksi penasaran dan keluar toilet.

&amp;ldquo;Di sini ia melihat ada yang memegang pisau,&amp;rdquo; kata Arsya.

Karena panik, terduga pelaku dan rekannya lantas melarikan diri dengan keluar unit apartemen dan meninggalkan Festus yang telah bersimbah darah. &amp;ldquo;Saksi kemudian melaporkan kejadian ini ke satpam sebelum akhirnya dilaporkan ke kami,&amp;rdquo; tutup Arsya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tewas di Apartemen Kebon Jeruk, Jasad WN Ghana Diautopsi</content:encoded></item></channel></rss>
