<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Terima Ditegur Karena Sering Mabuk, Anak Tikam Ayah</title><description>Pelaku masih dalam pengejaran polisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/26/340/2299485/tak-terima-ditegur-karena-sering-mabuk-anak-tikam-ayah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/26/340/2299485/tak-terima-ditegur-karena-sering-mabuk-anak-tikam-ayah"/><item><title>Tak Terima Ditegur Karena Sering Mabuk, Anak Tikam Ayah</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/26/340/2299485/tak-terima-ditegur-karena-sering-mabuk-anak-tikam-ayah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/26/340/2299485/tak-terima-ditegur-karena-sering-mabuk-anak-tikam-ayah</guid><pubDate>Senin 26 Oktober 2020 09:48 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/26/340/2299485/tak-terima-ditegur-karena-sering-mabuk-anak-tikam-ayah-3RmAvZ9oKX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/26/340/2299485/tak-terima-ditegur-karena-sering-mabuk-anak-tikam-ayah-3RmAvZ9oKX.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>MINAHASA - FP (66) warga Desa Sarani Matani, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara ditikam putranya sendiri CP (42) hanya karena si anak tak terima ditegur saat sedang mabuk.
Kapolsek tombariri Iptu Julio Jagratara Tampoi, melalui perwira pengawas (Pawas) Aiptu Hendra Willem mengatakan peristiwa terjadi pada Minggu (25/10/2020) dimana korban menegur tersangka yang dalam keadaan mabuk
BACA JUGA: Duh, Seorang Pelajar Sandera Warga di Minahasa Utara
&quot;Korban menegur anaknya dengan mengatakan kerja kamu hanya minum minum saja, apakah kamu tidak sayang dengan anak-anakmu yang semakin hari semakin besar,&quot; ujar Pawas Aiptu Hendra Willem, Senin (26/10/2020).
Mendapat teguran seperti itu, tersangka malah merasa tersinggung dan langsung menuju dapur mengambil sebilah pisau kemudian menikam korban dua kali, Satu di dada kanan dan satu lagi di pinggang sebelah kiri.
BACA JUGA: Mayat Perempuan Terbakar dalam Mobil Ternyata Kerabat Jauh Jokowi
&quot;Usai melakukan aksinya, tersangka kemudian melarikan diri, sementara korban yang sudah tidak berdaya langsung di larikan ke puskesmas terdekat,&quot; ujar Aiptu Hendra Willem.
&amp;ldquo;Untuk saat ini pelaku sementara dalam pengejaran. dan untuk korban, sudah dalam perawatan,&quot; tambahnya.
</description><content:encoded>MINAHASA - FP (66) warga Desa Sarani Matani, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara ditikam putranya sendiri CP (42) hanya karena si anak tak terima ditegur saat sedang mabuk.
Kapolsek tombariri Iptu Julio Jagratara Tampoi, melalui perwira pengawas (Pawas) Aiptu Hendra Willem mengatakan peristiwa terjadi pada Minggu (25/10/2020) dimana korban menegur tersangka yang dalam keadaan mabuk
BACA JUGA: Duh, Seorang Pelajar Sandera Warga di Minahasa Utara
&quot;Korban menegur anaknya dengan mengatakan kerja kamu hanya minum minum saja, apakah kamu tidak sayang dengan anak-anakmu yang semakin hari semakin besar,&quot; ujar Pawas Aiptu Hendra Willem, Senin (26/10/2020).
Mendapat teguran seperti itu, tersangka malah merasa tersinggung dan langsung menuju dapur mengambil sebilah pisau kemudian menikam korban dua kali, Satu di dada kanan dan satu lagi di pinggang sebelah kiri.
BACA JUGA: Mayat Perempuan Terbakar dalam Mobil Ternyata Kerabat Jauh Jokowi
&quot;Usai melakukan aksinya, tersangka kemudian melarikan diri, sementara korban yang sudah tidak berdaya langsung di larikan ke puskesmas terdekat,&quot; ujar Aiptu Hendra Willem.
&amp;ldquo;Untuk saat ini pelaku sementara dalam pengejaran. dan untuk korban, sudah dalam perawatan,&quot; tambahnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
