<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Libur Panjang, Pemprov Jabar Gelar Swab Test Acak di Objek Wisata-Hiburan Malam</title><description>Swab test dan rapid test akan difokuskan di tempat-tempat wisata dan hiburan malam yang kerap banyak dikunjungi wisatawan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/26/525/2299930/libur-panjang-pemprov-jabar-gelar-swab-test-acak-di-objek-wisata-hiburan-malam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/26/525/2299930/libur-panjang-pemprov-jabar-gelar-swab-test-acak-di-objek-wisata-hiburan-malam"/><item><title>Libur Panjang, Pemprov Jabar Gelar Swab Test Acak di Objek Wisata-Hiburan Malam</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/26/525/2299930/libur-panjang-pemprov-jabar-gelar-swab-test-acak-di-objek-wisata-hiburan-malam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/26/525/2299930/libur-panjang-pemprov-jabar-gelar-swab-test-acak-di-objek-wisata-hiburan-malam</guid><pubDate>Senin 26 Oktober 2020 20:38 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/26/525/2299930/libur-panjang-pemprov-jabar-gelar-swab-test-acak-di-objek-wisata-hiburan-malam-o2U0cOUSmM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok. okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/26/525/2299930/libur-panjang-pemprov-jabar-gelar-swab-test-acak-di-objek-wisata-hiburan-malam-o2U0cOUSmM.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok. okezone)</title></images><description>BANDUNG - Pemprov Jawa Barat mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 pascalibur panjang yang dimulai, Rabu (28/10/2020) mendatang, salah satunya dengan menggelar swab test maupun rapid test secara acak.

Swab test dan rapid test akan difokuskan di tempat-tempat wisata dan hiburan malam yang kerap banyak dikunjungi wisatawan. Selain wisatawan, swab test maupun rapid test juga akan dilakukan kepada para pemudik di perjalanan.

&quot;Jangan kaget, nanti diberhentikan dengan baik dan sopan oleh tim satgas (Satuan Tugas COVID-19 Jabar) dan polisi untuk PCR dan rapid tes secara acak. Mudah-mudahan tidak ada yang positif,&quot; ujar Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dalam konferensi pers yang digelar virtual, Senin (26/10/2020).

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menyatakan, pihaknya juga sudah menetapkan status Siaga 1 dalam menyambut datangnya libur panjang kali ini yang mulai berlaku besok, Selasa (27/10/2020).

&quot;Kita sudah siaga 1, itu dimulai dari besok,&quot; ujarnya.

Melalui status Siaga 1 tersebut, lanjut Kang Emil, jajaran kepolisian mulai bergerak ke lapangan untuk mengamankan titik-titik pergerakan masyarakat, seperti jalan tol yang akan dipasarkan di pintu Tol Cikopo.

&quot;Kemudian, akan ada penambahan penebalan petugas di daerah daerah wisata, misalkan di Lembang, Puncak, dan lain-lain,&quot; sebutnya.

Selain mengamankan titik-titik pergerakan wisatawan dan pemudik, lanjut Kang Emil, pihaknya pun mengantisipasi pergerakan masyarakat di tempat-tempat wisata. Tempat wisata, kata Kang Emil, wajib mematuhi aturan terkait pembatasan kapasitas.

&quot;Tempat wisata akan dimintai komitmennya terkait pembatasan kapasitas. Kalau komitmennya 50 persen, maka tolong disiplin 50 persen,&quot; tegasnya.

Tidak hanya itu, tempat-tempat hiburan malam juga wajib memastikan penerapan protokol pencegahan COVID-19 untuk menekan potensi penularan COVID-19.

&quot;Oleh karena itu, saya imbau kepada kafe-kafe, restoran, bar, yang menyelenggarakan hiburan malam mohon memastikan pengaturan jarak, kapasitas, sirkulasi udara, jangan sampai ditemukan pelanggaran hingga akhirnya harus dilakukan penutupan,&quot; tandasnya. agung bakti sarasa
</description><content:encoded>BANDUNG - Pemprov Jawa Barat mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 pascalibur panjang yang dimulai, Rabu (28/10/2020) mendatang, salah satunya dengan menggelar swab test maupun rapid test secara acak.

Swab test dan rapid test akan difokuskan di tempat-tempat wisata dan hiburan malam yang kerap banyak dikunjungi wisatawan. Selain wisatawan, swab test maupun rapid test juga akan dilakukan kepada para pemudik di perjalanan.

&quot;Jangan kaget, nanti diberhentikan dengan baik dan sopan oleh tim satgas (Satuan Tugas COVID-19 Jabar) dan polisi untuk PCR dan rapid tes secara acak. Mudah-mudahan tidak ada yang positif,&quot; ujar Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dalam konferensi pers yang digelar virtual, Senin (26/10/2020).

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menyatakan, pihaknya juga sudah menetapkan status Siaga 1 dalam menyambut datangnya libur panjang kali ini yang mulai berlaku besok, Selasa (27/10/2020).

&quot;Kita sudah siaga 1, itu dimulai dari besok,&quot; ujarnya.

Melalui status Siaga 1 tersebut, lanjut Kang Emil, jajaran kepolisian mulai bergerak ke lapangan untuk mengamankan titik-titik pergerakan masyarakat, seperti jalan tol yang akan dipasarkan di pintu Tol Cikopo.

&quot;Kemudian, akan ada penambahan penebalan petugas di daerah daerah wisata, misalkan di Lembang, Puncak, dan lain-lain,&quot; sebutnya.

Selain mengamankan titik-titik pergerakan wisatawan dan pemudik, lanjut Kang Emil, pihaknya pun mengantisipasi pergerakan masyarakat di tempat-tempat wisata. Tempat wisata, kata Kang Emil, wajib mematuhi aturan terkait pembatasan kapasitas.

&quot;Tempat wisata akan dimintai komitmennya terkait pembatasan kapasitas. Kalau komitmennya 50 persen, maka tolong disiplin 50 persen,&quot; tegasnya.

Tidak hanya itu, tempat-tempat hiburan malam juga wajib memastikan penerapan protokol pencegahan COVID-19 untuk menekan potensi penularan COVID-19.

&quot;Oleh karena itu, saya imbau kepada kafe-kafe, restoran, bar, yang menyelenggarakan hiburan malam mohon memastikan pengaturan jarak, kapasitas, sirkulasi udara, jangan sampai ditemukan pelanggaran hingga akhirnya harus dilakukan penutupan,&quot; tandasnya. agung bakti sarasa
</content:encoded></item></channel></rss>
