<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mayat Nenek 79 Tahun Ditemukan Mengambang di Sungai Progo</title><description>eorang nenek bernama Turbus (79), warga Girimulyo, Kulonprogo, ditemukan tewas di aliran Sungai Progo.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/27/510/2300245/mayat-nenek-79-tahun-ditemukan-mengambang-di-sungai-progo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/27/510/2300245/mayat-nenek-79-tahun-ditemukan-mengambang-di-sungai-progo"/><item><title>Mayat Nenek 79 Tahun Ditemukan Mengambang di Sungai Progo</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/27/510/2300245/mayat-nenek-79-tahun-ditemukan-mengambang-di-sungai-progo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/27/510/2300245/mayat-nenek-79-tahun-ditemukan-mengambang-di-sungai-progo</guid><pubDate>Selasa 27 Oktober 2020 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Kuntadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/27/510/2300245/mayat-nenek-79-tahun-ditemukan-mengambang-di-sungai-progo-qZBuZVoco3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penemuan mayat. (Foto: Dok Polres Kulonprogo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/27/510/2300245/mayat-nenek-79-tahun-ditemukan-mengambang-di-sungai-progo-qZBuZVoco3.jpg</image><title>Penemuan mayat. (Foto: Dok Polres Kulonprogo)</title></images><description>KULONPROGO &amp;ndash; Seorang nenek bernama Turbus (79), warga Girimulyo, Kulonprogo, ditemukan tewas di aliran Sungai Progo, di Pedukuhan Ngemplak, Desa Kembang, Kecamatan Nanggulan, Kulonprogo, Selasa (27/10/2020). Diduga korban meninggal akibat tenggelam.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Benar, ada penemuan mayat perempuan di Sungai Progo,&amp;rdquo; kata Kasubag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jefry, Selasa (27/10/2020).
Korban pertama kali ditemukan Sukarjo, warga setempat yang hendak menambang pasir. Saat tiba di lokasi, saksi melihat korban dalam kondisi mengambang di aliran Sungai Progo. Selanjutnya, saksi melaporkan ke salah satu anggota polisi yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian.&amp;nbsp;

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP. Dari hasil identifikasi, diketahui korban bernama &amp;nbsp;Turbus (79). Berdasarkan pemeriksaan fisik, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Saat ini polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.
&amp;ldquo;Kemungkinan korban hanyut dan terbawa aliran sungai,&amp;rdquo; kata Kapolsek Nanggulan Kompol Tarwoco Nugroho.
Baca juga:&amp;nbsp;Penemuan Mayat di Kandang Buaya, Polisi: Jelas Ada Unsur Pidana
Polisi mengimbau warga untuk hati-hati saat beraktivitas di luar ruangan. Memasuki musim penghujan, banyak lokasi rawan banjir, tanah longsor dan angin ribut. Saat ini sudah ada beberapa titik longsoran yang terjadi di Kulonprogo.&amp;nbsp;</description><content:encoded>KULONPROGO &amp;ndash; Seorang nenek bernama Turbus (79), warga Girimulyo, Kulonprogo, ditemukan tewas di aliran Sungai Progo, di Pedukuhan Ngemplak, Desa Kembang, Kecamatan Nanggulan, Kulonprogo, Selasa (27/10/2020). Diduga korban meninggal akibat tenggelam.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Benar, ada penemuan mayat perempuan di Sungai Progo,&amp;rdquo; kata Kasubag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jefry, Selasa (27/10/2020).
Korban pertama kali ditemukan Sukarjo, warga setempat yang hendak menambang pasir. Saat tiba di lokasi, saksi melihat korban dalam kondisi mengambang di aliran Sungai Progo. Selanjutnya, saksi melaporkan ke salah satu anggota polisi yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian.&amp;nbsp;

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP. Dari hasil identifikasi, diketahui korban bernama &amp;nbsp;Turbus (79). Berdasarkan pemeriksaan fisik, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Saat ini polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.
&amp;ldquo;Kemungkinan korban hanyut dan terbawa aliran sungai,&amp;rdquo; kata Kapolsek Nanggulan Kompol Tarwoco Nugroho.
Baca juga:&amp;nbsp;Penemuan Mayat di Kandang Buaya, Polisi: Jelas Ada Unsur Pidana
Polisi mengimbau warga untuk hati-hati saat beraktivitas di luar ruangan. Memasuki musim penghujan, banyak lokasi rawan banjir, tanah longsor dan angin ribut. Saat ini sudah ada beberapa titik longsoran yang terjadi di Kulonprogo.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
