<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sumut Dijadwalkan Terima 8,2 Juta Vaksin Corona November 2020</title><description>Sebanyak 8,2 juta vaksin Covid-19 akan tiba di Sumatera Utara pada November 2020.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/27/608/2300515/sumut-dijadwalkan-terima-8-2-juta-vaksin-corona-november-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/27/608/2300515/sumut-dijadwalkan-terima-8-2-juta-vaksin-corona-november-2020"/><item><title>Sumut Dijadwalkan Terima 8,2 Juta Vaksin Corona November 2020</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/27/608/2300515/sumut-dijadwalkan-terima-8-2-juta-vaksin-corona-november-2020</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/27/608/2300515/sumut-dijadwalkan-terima-8-2-juta-vaksin-corona-november-2020</guid><pubDate>Selasa 27 Oktober 2020 20:14 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/27/608/2300515/8-2-juta-vaksin-covid-19-tiba-di-sumut-november-2020-rgj1vHSbyJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/27/608/2300515/8-2-juta-vaksin-covid-19-tiba-di-sumut-november-2020-rgj1vHSbyJ.jpg</image><title>Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>MEDAN - Sebanyak 8,2 juta vaksin Covid-19 akan tiba di Sumatera Utara pada November 2020. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Alwi Mujahit Hasibuan, Selasa (27/10/2020).
&quot;Iya benar, dijadwalkan vaksin Covid-19 sampai di sini November 2020. Tanggal pastinya belum ada. Jumlahnya 8,2 juta vaksin,&quot; ujar Alwi, Selasa (27/10/2020).
Berdasarkan petunjuk dari pemerintah pusat, 8,2 juta vaksin itu akan dibagikan secara gratis kepada kelompok-kelompok yang menjadi target prioritas. Mereka adalah tenaga kesehatan, TNI/Polri, pegawai instansi pelayanan umum, hingga masyarakat umum yang berusia antara 17-59 tahun.
&quot;Untuk pembagiannya secara teknis nanti diatur belakangan. Tapi yang pasti ini akan untuk yang menjadi target prioritas dahulu,&quot; tukasnya.



Sumatera Utara memiliki 14 juta penduduk. Sehingga, 8,2 juta vaksin ini mencakup hampir 60 persen masyarakat Sumut.
&quot;Yang 8,2 juta ini gratis. Selebihnya nanti kita belum tahu. Mungkin ada juga yang berbayar untuk yang tak masuk target prioritas,&quot; ujar dia.
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi: Vaksinasi Covid-19 Dilakukan Bertahap
Untuk saat ini, program vaksin Covid-19 masih dalam tahap sosialisasi ke petugas dan masyarakat. &quot;Kan enggak bisa kita pungkiri ada yang anti-vaksin. Kalau menurut saya, yang anti-vaksin nanti ya silakan aja enggak usah ikut, tapi jangan berkoar-koar,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>MEDAN - Sebanyak 8,2 juta vaksin Covid-19 akan tiba di Sumatera Utara pada November 2020. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Alwi Mujahit Hasibuan, Selasa (27/10/2020).
&quot;Iya benar, dijadwalkan vaksin Covid-19 sampai di sini November 2020. Tanggal pastinya belum ada. Jumlahnya 8,2 juta vaksin,&quot; ujar Alwi, Selasa (27/10/2020).
Berdasarkan petunjuk dari pemerintah pusat, 8,2 juta vaksin itu akan dibagikan secara gratis kepada kelompok-kelompok yang menjadi target prioritas. Mereka adalah tenaga kesehatan, TNI/Polri, pegawai instansi pelayanan umum, hingga masyarakat umum yang berusia antara 17-59 tahun.
&quot;Untuk pembagiannya secara teknis nanti diatur belakangan. Tapi yang pasti ini akan untuk yang menjadi target prioritas dahulu,&quot; tukasnya.



Sumatera Utara memiliki 14 juta penduduk. Sehingga, 8,2 juta vaksin ini mencakup hampir 60 persen masyarakat Sumut.
&quot;Yang 8,2 juta ini gratis. Selebihnya nanti kita belum tahu. Mungkin ada juga yang berbayar untuk yang tak masuk target prioritas,&quot; ujar dia.
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi: Vaksinasi Covid-19 Dilakukan Bertahap
Untuk saat ini, program vaksin Covid-19 masih dalam tahap sosialisasi ke petugas dan masyarakat. &quot;Kan enggak bisa kita pungkiri ada yang anti-vaksin. Kalau menurut saya, yang anti-vaksin nanti ya silakan aja enggak usah ikut, tapi jangan berkoar-koar,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
