<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sumpah Pemuda, Cagub Mahyeldi Ingin Cetak 100 Ribu Pengusaha Millenial di Sumbar</title><description>Selain ingin mencetak pengusaha, Mahyeldi juga ingin mendirikan Young Centre berkelas nasional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/28/340/2300709/sumpah-pemuda-cagub-mahyeldi-ingin-cetak-100-ribu-pengusaha-millenial-di-sumbar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/28/340/2300709/sumpah-pemuda-cagub-mahyeldi-ingin-cetak-100-ribu-pengusaha-millenial-di-sumbar"/><item><title>Sumpah Pemuda, Cagub Mahyeldi Ingin Cetak 100 Ribu Pengusaha Millenial di Sumbar</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/28/340/2300709/sumpah-pemuda-cagub-mahyeldi-ingin-cetak-100-ribu-pengusaha-millenial-di-sumbar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/28/340/2300709/sumpah-pemuda-cagub-mahyeldi-ingin-cetak-100-ribu-pengusaha-millenial-di-sumbar</guid><pubDate>Rabu 28 Oktober 2020 11:18 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/28/340/2300709/sumpah-pemuda-cagub-mahyeldi-ingin-cetak-100-ribu-pengusaha-millenial-di-sumbar-rj2ydktEjq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Calon Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/28/340/2300709/sumpah-pemuda-cagub-mahyeldi-ingin-cetak-100-ribu-pengusaha-millenial-di-sumbar-rj2ydktEjq.jpg</image><title>Calon Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah. (Foto: Okezone)</title></images><description>PADANG - Memperingati sumpah pemuda 2020, calon kepala daerah diharapkan mampu mendorong keterlibatan pemuda untuk memajukan daerahnya masing-masing.
Hal tersebut disampaikan oleh Calon Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada momentum peringatan Sumpah Pemuda, Rabu, (28/10/2020).
&quot;Kita akan menciptakan lahirnya 100 ribu pengusaha muda atau millenial enterpreneur dengan langkah teknis melalui akademi enterpreneur bidang IT, link investor dan regulasi Kepala Daerah melalui perbankan bantuan modal pemuda millenial,&quot; kata dia dalam keterangan, Selasa, (27/10/2020).
BACA JUGA: Wali Kota Padang Tumpahkan Pengalamannya Memimpin ke Dalam Buku
Di samping mencetak enterpreneur millenial, dirinya juga akan mendirikan Young Center yakni pusat berkumpul pemuda dan millenial berkelas nasional.
&quot;Dimana mereka yang memiliki fashion religious (agama Islam) akan diarahkan kebijakan pemberdayaan Masjid Raya Sumbar dan tempat ibadah terpilih sebagai pusat kreasinya,&quot; tegas dia.
Ia menambahkan, bagi pemuda millenial yang memiliki fesyen seni dan budaya maka akan didorong pengembangan dirinya di taman budaya, gedung budaya Sumbar misal musik, teater, grafis, lukis, tarian dan lainnya.
&quot;Jika anak muda, millenial ini memiliki fashion sport (hobi olah raga) diarahkan kegiatan di GOR Bung Hatta Sumbar, terletak di Sikabu Lubuk Alung. Padang Pariaman atau di GOR Haji Agus Salim Kota Padang,&quot; ungkap dia.
BACA JUGA: Wali Kota Padang Sumbangkan 6 Bulan Gajinya untuk Penanganan Corona
Ia melanjutkan, nantinya Young Center akan dikembangkan lebih luas lagi, bisa juga  bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Sumbar untuk memperluas cakupan.
&quot;Karena pemuda, millenial memiliki tanggung jawab besar sebagai pemimpin di masa depan, mereka akan memiliki tanggung jawab sebagai sosok kaderisasi kepemimpinan daerah negara, dan bangsa,&quot; ungkap dia.
Mahyeldi yang kini menjabat Wali Kota Padang akrab disapa Buya dalam kesehariannya berkomitmen melanjutkan program percepatan realisasi atau penerapan Undang-undang kepemudaan yang sudah diturunkan melalui Perda kepemudaan nomor 12 Tahun 2017 di Sumatera Barat.


&quot;Dimana lembaga kepemudaan akan diberikan perlakuan atau regulasi  khusus seperti KNPI, Karang Taruna, Pramuka dan OKP lainnya dengan baik  di kemudian hari. Perlakuan tersebut akan diminta juga Pemda  Kabupaten/Kota untuk membuat Perda Kepemudaan serupa,&quot; jelas dia.
Tidak hanya itu, kata dia, sebagai sarana mendorong kaum muda,  millenial bisa aktif, dan berkreasi untuk mencetak pemimpin baru dari  ranah Minang ini.
&quot;Akan juga memberikan kesempatan masuk dalam Tim Kajian Strategis  Pemerintahan Propinsi Sumbar. Terakhir akan diberikan lapangan  kerja/koneksitas khusus melalui jaringan para pengusaha, perbankan dan  investor. Semua gagasan tidaklah muluk-muluk dipaparkan seperti di  atas,&quot; ungkap dia.
Dia memastikan, semua bisa direalisasikan melalu kebijakan Visi dan  Misi yang akan dituangkan dalam RPJM Propinsi untuk dilaksanakan.
&quot;Karena APBD Propinsi Sumbar terbatas maka di sini juga akan didorong  lahirnya pihak ketiga sebagai motor penyempurna gerakan. Jika semua  pemikiran di atas bisa diwujudkan, ada keyakinan kejayaan Sumatera  Barat, Minangkabau bisa hadir kembali seperti zaman kemerdekaan,&quot; tandas  dia.</description><content:encoded>PADANG - Memperingati sumpah pemuda 2020, calon kepala daerah diharapkan mampu mendorong keterlibatan pemuda untuk memajukan daerahnya masing-masing.
Hal tersebut disampaikan oleh Calon Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada momentum peringatan Sumpah Pemuda, Rabu, (28/10/2020).
&quot;Kita akan menciptakan lahirnya 100 ribu pengusaha muda atau millenial enterpreneur dengan langkah teknis melalui akademi enterpreneur bidang IT, link investor dan regulasi Kepala Daerah melalui perbankan bantuan modal pemuda millenial,&quot; kata dia dalam keterangan, Selasa, (27/10/2020).
BACA JUGA: Wali Kota Padang Tumpahkan Pengalamannya Memimpin ke Dalam Buku
Di samping mencetak enterpreneur millenial, dirinya juga akan mendirikan Young Center yakni pusat berkumpul pemuda dan millenial berkelas nasional.
&quot;Dimana mereka yang memiliki fashion religious (agama Islam) akan diarahkan kebijakan pemberdayaan Masjid Raya Sumbar dan tempat ibadah terpilih sebagai pusat kreasinya,&quot; tegas dia.
Ia menambahkan, bagi pemuda millenial yang memiliki fesyen seni dan budaya maka akan didorong pengembangan dirinya di taman budaya, gedung budaya Sumbar misal musik, teater, grafis, lukis, tarian dan lainnya.
&quot;Jika anak muda, millenial ini memiliki fashion sport (hobi olah raga) diarahkan kegiatan di GOR Bung Hatta Sumbar, terletak di Sikabu Lubuk Alung. Padang Pariaman atau di GOR Haji Agus Salim Kota Padang,&quot; ungkap dia.
BACA JUGA: Wali Kota Padang Sumbangkan 6 Bulan Gajinya untuk Penanganan Corona
Ia melanjutkan, nantinya Young Center akan dikembangkan lebih luas lagi, bisa juga  bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Sumbar untuk memperluas cakupan.
&quot;Karena pemuda, millenial memiliki tanggung jawab besar sebagai pemimpin di masa depan, mereka akan memiliki tanggung jawab sebagai sosok kaderisasi kepemimpinan daerah negara, dan bangsa,&quot; ungkap dia.
Mahyeldi yang kini menjabat Wali Kota Padang akrab disapa Buya dalam kesehariannya berkomitmen melanjutkan program percepatan realisasi atau penerapan Undang-undang kepemudaan yang sudah diturunkan melalui Perda kepemudaan nomor 12 Tahun 2017 di Sumatera Barat.


&quot;Dimana lembaga kepemudaan akan diberikan perlakuan atau regulasi  khusus seperti KNPI, Karang Taruna, Pramuka dan OKP lainnya dengan baik  di kemudian hari. Perlakuan tersebut akan diminta juga Pemda  Kabupaten/Kota untuk membuat Perda Kepemudaan serupa,&quot; jelas dia.
Tidak hanya itu, kata dia, sebagai sarana mendorong kaum muda,  millenial bisa aktif, dan berkreasi untuk mencetak pemimpin baru dari  ranah Minang ini.
&quot;Akan juga memberikan kesempatan masuk dalam Tim Kajian Strategis  Pemerintahan Propinsi Sumbar. Terakhir akan diberikan lapangan  kerja/koneksitas khusus melalui jaringan para pengusaha, perbankan dan  investor. Semua gagasan tidaklah muluk-muluk dipaparkan seperti di  atas,&quot; ungkap dia.
Dia memastikan, semua bisa direalisasikan melalu kebijakan Visi dan  Misi yang akan dituangkan dalam RPJM Propinsi untuk dilaksanakan.
&quot;Karena APBD Propinsi Sumbar terbatas maka di sini juga akan didorong  lahirnya pihak ketiga sebagai motor penyempurna gerakan. Jika semua  pemikiran di atas bisa diwujudkan, ada keyakinan kejayaan Sumatera  Barat, Minangkabau bisa hadir kembali seperti zaman kemerdekaan,&quot; tandas  dia.</content:encoded></item></channel></rss>
