<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Sinabung Erupsi, Abu Vulkanis Dibawa Angin Sejauh 2 Km</title><description>Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, mengalami erupsi pada Kamis (29/10/2020) sekira pukul 07.59 WIB.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/29/608/2301172/gunung-sinabung-erupsi-abu-vulkanis-dibawa-angin-sejauh-2-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/29/608/2301172/gunung-sinabung-erupsi-abu-vulkanis-dibawa-angin-sejauh-2-km"/><item><title>Gunung Sinabung Erupsi, Abu Vulkanis Dibawa Angin Sejauh 2 Km</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/29/608/2301172/gunung-sinabung-erupsi-abu-vulkanis-dibawa-angin-sejauh-2-km</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/29/608/2301172/gunung-sinabung-erupsi-abu-vulkanis-dibawa-angin-sejauh-2-km</guid><pubDate>Kamis 29 Oktober 2020 13:12 WIB</pubDate><dc:creator>INews.id</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/29/608/2301172/gunung-sinabung-erupsi-abu-vulkanis-dibawa-angin-sejauh-2-km-yO4ARqZiEX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: magna.esdm.go.id</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/29/608/2301172/gunung-sinabung-erupsi-abu-vulkanis-dibawa-angin-sejauh-2-km-yO4ARqZiEX.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: magna.esdm.go.id</title></images><description>KARO - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, mengalami erupsi pada Kamis (29/10/2020) sekira pukul 07.59 WIB. Kepala Pos Pantau Gunung Api Sinabung, Armen Putra mengatakan, erupsi menciptakan tinggi kolom sejauh 1.500 meter.
Selain itu, guguran awan panas terpantau sejauh 2 Km  ke arah timur tenggara. &quot;Sementara itu, abu vulkanis Gunung Sinabung dibawa angin menuju timur-tenggara,&quot; kata Armen dikutip dari iNews.
Pada masa liburan panjang, Armen mengimbau warga untuk tidak memasuki zona merah Gunung Sinabung. Hal ini dikarekan aktivitas Gunung Sinabung masih sangat tinggi dan sewaktu-waktu dapat erupsi.
Sebelumnya, pihaknya melarang warga berlibur ke Danau Lau Kawar, Kabupaten Karo. Dalam peta rawan, kawasan Danau Lau Kawar masuk dalam zona merah.
&amp;ldquo;Untuk destinasi wisata yang dilarang dimasuki adalah Lau Kawar karena lokasinya kan berada di kaki Gunung Sinabung. Jadi wilayah tersebut masuk dalam zona berbahaya,&amp;rdquo; ujarnya.
Masyarakat diminta menjauhi zona merah dengan jarak radius 5 km ke arah sektor Timur Tenggara, dan 4 km ke arah Timur Utara dari Puncak Gunung Sinabung karena staus gunung ini masih siaga.
&amp;ldquo;Saat ini Gunung Sinabung masih dalam status siaga, masih berpotensi terjadinya erupsi dan awan panas,&quot; ucap.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gunung Sinabung Erupsi, Awan Panas Meluncur Sejauh 1.000 Meter</description><content:encoded>KARO - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, mengalami erupsi pada Kamis (29/10/2020) sekira pukul 07.59 WIB. Kepala Pos Pantau Gunung Api Sinabung, Armen Putra mengatakan, erupsi menciptakan tinggi kolom sejauh 1.500 meter.
Selain itu, guguran awan panas terpantau sejauh 2 Km  ke arah timur tenggara. &quot;Sementara itu, abu vulkanis Gunung Sinabung dibawa angin menuju timur-tenggara,&quot; kata Armen dikutip dari iNews.
Pada masa liburan panjang, Armen mengimbau warga untuk tidak memasuki zona merah Gunung Sinabung. Hal ini dikarekan aktivitas Gunung Sinabung masih sangat tinggi dan sewaktu-waktu dapat erupsi.
Sebelumnya, pihaknya melarang warga berlibur ke Danau Lau Kawar, Kabupaten Karo. Dalam peta rawan, kawasan Danau Lau Kawar masuk dalam zona merah.
&amp;ldquo;Untuk destinasi wisata yang dilarang dimasuki adalah Lau Kawar karena lokasinya kan berada di kaki Gunung Sinabung. Jadi wilayah tersebut masuk dalam zona berbahaya,&amp;rdquo; ujarnya.
Masyarakat diminta menjauhi zona merah dengan jarak radius 5 km ke arah sektor Timur Tenggara, dan 4 km ke arah Timur Utara dari Puncak Gunung Sinabung karena staus gunung ini masih siaga.
&amp;ldquo;Saat ini Gunung Sinabung masih dalam status siaga, masih berpotensi terjadinya erupsi dan awan panas,&quot; ucap.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gunung Sinabung Erupsi, Awan Panas Meluncur Sejauh 1.000 Meter</content:encoded></item></channel></rss>
