<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antisipasi Demo, Kapolda Metro Jaya Monitor Kedubes Prancis</title><description>Polda Metro Jaya telah mengantisipasi demonstrasi di Kedutaan Besar Prancis di Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/30/338/2301593/antisipasi-demo-kapolda-metro-jaya-monitor-kedubes-prancis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/30/338/2301593/antisipasi-demo-kapolda-metro-jaya-monitor-kedubes-prancis"/><item><title>Antisipasi Demo, Kapolda Metro Jaya Monitor Kedubes Prancis</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/30/338/2301593/antisipasi-demo-kapolda-metro-jaya-monitor-kedubes-prancis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/30/338/2301593/antisipasi-demo-kapolda-metro-jaya-monitor-kedubes-prancis</guid><pubDate>Jum'at 30 Oktober 2020 14:23 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/30/338/2301593/antisipasi-demo-kapolda-metro-jaya-monitor-kedubes-prancis-UGo910Yg7e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana. (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/30/338/2301593/antisipasi-demo-kapolda-metro-jaya-monitor-kedubes-prancis-UGo910Yg7e.jpg</image><title>Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana. (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana memonitor Gedung Kedutaan Besar Prancis, di Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat.
Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, Jumat (30/10/2020), Nana tampak berada di dalam mobil dinasnya. Ia tak turun, tetapi menyempatkan diri berbincang dengan anggota yang sudah berada di lapangan.
BACA JUGA: Puluhan Ribu Orang Gelar Demonstrasi Anti-Prancis di Bangladesh
Tak lama setelah berbincang, Nana dan rombongan melanjutkan perjalanannya. Sementara itu di lokasi tampak sudah hadir Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto dan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.
Aparat kepolisian juga sudah memasang kawat berduri di sekitar Gedung Kedubes Prancis untuk mengantisipasi adanya aksi demonstrasi mengecam pernyataan Presiden Emmanuel Macron. Kawat berduri tersebut dipasang di sekitar Halte Sarinah TransJakarta. Hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun massa aksi yang telah tiba di lokasi.
Sebagaimana diberitakan, pernyatan Presiden Prancis Emmanuel Macron terkait ekstremisme Islam telah menuai reaksi keras dari berbagai negara, terutama negara Arab dan negara mayoritas Islam.
BACA JUGA: MUI Desak Presiden Prancis Minta Maaf ke Umat Islam
Macron dianggap telah menghina Islam dan membela penerbitan kartun Nabi Muhammad yang kontroversial.
Sejumlah negara telah menyampaikan kecamannya atas pernyataan Macron tersebut, sementara aksi boikot produk Prancis telah diserukan di beberapa negara termasuk Kuwait, Qatar dan Turki.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana memonitor Gedung Kedutaan Besar Prancis, di Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat.
Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, Jumat (30/10/2020), Nana tampak berada di dalam mobil dinasnya. Ia tak turun, tetapi menyempatkan diri berbincang dengan anggota yang sudah berada di lapangan.
BACA JUGA: Puluhan Ribu Orang Gelar Demonstrasi Anti-Prancis di Bangladesh
Tak lama setelah berbincang, Nana dan rombongan melanjutkan perjalanannya. Sementara itu di lokasi tampak sudah hadir Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto dan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.
Aparat kepolisian juga sudah memasang kawat berduri di sekitar Gedung Kedubes Prancis untuk mengantisipasi adanya aksi demonstrasi mengecam pernyataan Presiden Emmanuel Macron. Kawat berduri tersebut dipasang di sekitar Halte Sarinah TransJakarta. Hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun massa aksi yang telah tiba di lokasi.
Sebagaimana diberitakan, pernyatan Presiden Prancis Emmanuel Macron terkait ekstremisme Islam telah menuai reaksi keras dari berbagai negara, terutama negara Arab dan negara mayoritas Islam.
BACA JUGA: MUI Desak Presiden Prancis Minta Maaf ke Umat Islam
Macron dianggap telah menghina Islam dan membela penerbitan kartun Nabi Muhammad yang kontroversial.
Sejumlah negara telah menyampaikan kecamannya atas pernyataan Macron tersebut, sementara aksi boikot produk Prancis telah diserukan di beberapa negara termasuk Kuwait, Qatar dan Turki.
</content:encoded></item></channel></rss>
