<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konflik Nagorno-Karabakh: Armenia, Azerbaijan Sepakat Tak Akan Target Warga Sipil </title><description>Kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan gencatan senjata baru.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/31/18/2302048/konflik-nagorno-karabakh-armenia-azerbaijan-sepakat-tak-akan-target-warga-sipil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/31/18/2302048/konflik-nagorno-karabakh-armenia-azerbaijan-sepakat-tak-akan-target-warga-sipil"/><item><title>Konflik Nagorno-Karabakh: Armenia, Azerbaijan Sepakat Tak Akan Target Warga Sipil </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/31/18/2302048/konflik-nagorno-karabakh-armenia-azerbaijan-sepakat-tak-akan-target-warga-sipil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/31/18/2302048/konflik-nagorno-karabakh-armenia-azerbaijan-sepakat-tak-akan-target-warga-sipil</guid><pubDate>Sabtu 31 Oktober 2020 16:30 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/31/18/2302048/konflik-nagorno-karabakh-armenia-azerbaijan-sepakat-tak-akan-target-warga-sipil-TtDHG7KK4v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasukan Armenia. (Foto: EPA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/31/18/2302048/konflik-nagorno-karabakh-armenia-azerbaijan-sepakat-tak-akan-target-warga-sipil-TtDHG7KK4v.jpg</image><title>Pasukan Armenia. (Foto: EPA)</title></images><description>JENEWA - Armenia dan Azerbaijan telah sepakat untuk tidak menarget daerah pemukiman dalam konflik di wilayah Nagorno-Karabakh yang telah menewaskan ratusan orang.
Diwartakan VOA, kesepakatan itu dicapai Jumat (30/10/2020) dalam pembicaraan di Jenewa antara para menteri luar negeri kedua negara, bersama dengan perwakilan dari Prancis, Rusia dan Amerika Serikat (AS).
BACA JUGA: Baru Beberapa Menit, Gencatan Senjata di Nagorno-Karabagh Sudah Dilanggar
Armenia dan Azerbaijan berjanji untuk &amp;ldquo;tidak dengan sengaja menarget penduduk sipil atau obyek non-militer&amp;rdquo; dan juga setuju untuk menukar mayat pejuang serta menukar daftar tawanan perang.
Namun, kesepakatan kedua negara yang bertikai itu gagal mencapai kesepakatan gencatan senjata, setelah upaya tiga gencatan senjata sebelumnya gagal. Gencatan senjata terbaru dimediasi di Washington pada Minggu (25/10/2020) lalu oleh Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo dan menyusul dua gencatan senjata sebelumnya yang gagal yang dinegosiasikan oleh Rusia.
BACA JUGA: Putin: Hampir 5.000 Orang Tewas dalam Konflik di Nagorno-Karabagh
Rusia, Amerika Serikat, dan Prancis memimpin bersama Grup Minsk, yang dibentuk oleh Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa pada 1992 untuk menengahi konflik tersebut.
</description><content:encoded>JENEWA - Armenia dan Azerbaijan telah sepakat untuk tidak menarget daerah pemukiman dalam konflik di wilayah Nagorno-Karabakh yang telah menewaskan ratusan orang.
Diwartakan VOA, kesepakatan itu dicapai Jumat (30/10/2020) dalam pembicaraan di Jenewa antara para menteri luar negeri kedua negara, bersama dengan perwakilan dari Prancis, Rusia dan Amerika Serikat (AS).
BACA JUGA: Baru Beberapa Menit, Gencatan Senjata di Nagorno-Karabagh Sudah Dilanggar
Armenia dan Azerbaijan berjanji untuk &amp;ldquo;tidak dengan sengaja menarget penduduk sipil atau obyek non-militer&amp;rdquo; dan juga setuju untuk menukar mayat pejuang serta menukar daftar tawanan perang.
Namun, kesepakatan kedua negara yang bertikai itu gagal mencapai kesepakatan gencatan senjata, setelah upaya tiga gencatan senjata sebelumnya gagal. Gencatan senjata terbaru dimediasi di Washington pada Minggu (25/10/2020) lalu oleh Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo dan menyusul dua gencatan senjata sebelumnya yang gagal yang dinegosiasikan oleh Rusia.
BACA JUGA: Putin: Hampir 5.000 Orang Tewas dalam Konflik di Nagorno-Karabagh
Rusia, Amerika Serikat, dan Prancis memimpin bersama Grup Minsk, yang dibentuk oleh Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa pada 1992 untuk menengahi konflik tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
