<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Vaksinasi Covid-19 Penting, Pakar: Angka Kesakitan &amp; Kematian Masih Tinggi   </title><description>Sri Rezeki S. Hadinegoro menegaskan, bahwa vaksinasi Covid-19 penting.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/31/337/2301974/vaksinasi-covid-19-penting-pakar-angka-kesakitan-kematian-masih-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/31/337/2301974/vaksinasi-covid-19-penting-pakar-angka-kesakitan-kematian-masih-tinggi"/><item><title> Vaksinasi Covid-19 Penting, Pakar: Angka Kesakitan &amp; Kematian Masih Tinggi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/31/337/2301974/vaksinasi-covid-19-penting-pakar-angka-kesakitan-kematian-masih-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/31/337/2301974/vaksinasi-covid-19-penting-pakar-angka-kesakitan-kematian-masih-tinggi</guid><pubDate>Sabtu 31 Oktober 2020 13:26 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/31/337/2301974/vaksinasi-covid-19-penting-pakar-angka-kesakitan-kematian-masih-tinggi-5e9ENrhlXA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/31/337/2301974/vaksinasi-covid-19-penting-pakar-angka-kesakitan-kematian-masih-tinggi-5e9ENrhlXA.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Pakar Imunisasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sekaligus Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Sri Rezeki S. Hadinegoro menegaskan, bahwa vaksinasi Covid-19 penting.

Pasalnya, kata Sri saat ini angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 masih tinggi. Apalagi, hingga 30 Oktober 2020 positif Covid-19 masih terus bertambah yakni 2.897 kasus. Sehingga kini tercatat kasus sebanyak 406.945 orang. Sementara angka kematian akibat Covid-19 menjadi 13.782 orang.

&amp;ldquo;Kenapa vaksinasi Covid-19 ini penting? Saat ini, angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 masih belum menunjukkan penurunan. Misalnya seperti Covid-19, ketika vaksinasi maka akan terbentuk imun sehingga akan mencegah penularan,&amp;rdquo; tegas Sri.
Baca juga:
Pakar Ungkap Vaksinasi Efektif hingga 95% Cegah Penyakit Menular
Rapid Test Wisatawan di Puncak, Ditemukan Lagi 7 Kasus Reaktif Covid-19
Vaksinasi Covid-19, Doni Monardo: Tergantung Keputusan Terakhir dari BPOM
Namun, Sri meminta dalam proses pemberian vaksinasi Covid-19 perlu dinilai standar keamanan dan efektivitasnya berdasarkan hasil uji klinis vaksin. Ia mengatakan ada beberapa fase yang harus dilalui.

&amp;ldquo;Uji vaksin ada dua fase yakni uji pre klinis. Pre Klinis ini merupakan identifikasi. Kemudian uji klinis pada manusia dengan fase turunannya. Kemudian, vaksin juga harus dimonitor, apakah efek-efek vaksin ketika disuntikkan kepada masyarakat,&amp;rdquo; kata Sri.

Apalagi, kata Sri ada beberapa penyakit yang hanya bisa dicegah dengan vaksinasi seperti campak, difteri, polio, rubella dan masih banyak lainnya.

&amp;ldquo;Vaksin bekerja untuk mengurangi risiko infeksi dengan melatih sistem imun dalam mengenal dan melawan patogen atau virus dan bakteri. Vaksin akan menghantarkan imunogen yang spesifik. Sehingga mencegah terpapar penyakit menular,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yOC80LzEyMzgxNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Pakar Imunisasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sekaligus Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Sri Rezeki S. Hadinegoro menegaskan, bahwa vaksinasi Covid-19 penting.

Pasalnya, kata Sri saat ini angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 masih tinggi. Apalagi, hingga 30 Oktober 2020 positif Covid-19 masih terus bertambah yakni 2.897 kasus. Sehingga kini tercatat kasus sebanyak 406.945 orang. Sementara angka kematian akibat Covid-19 menjadi 13.782 orang.

&amp;ldquo;Kenapa vaksinasi Covid-19 ini penting? Saat ini, angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 masih belum menunjukkan penurunan. Misalnya seperti Covid-19, ketika vaksinasi maka akan terbentuk imun sehingga akan mencegah penularan,&amp;rdquo; tegas Sri.
Baca juga:
Pakar Ungkap Vaksinasi Efektif hingga 95% Cegah Penyakit Menular
Rapid Test Wisatawan di Puncak, Ditemukan Lagi 7 Kasus Reaktif Covid-19
Vaksinasi Covid-19, Doni Monardo: Tergantung Keputusan Terakhir dari BPOM
Namun, Sri meminta dalam proses pemberian vaksinasi Covid-19 perlu dinilai standar keamanan dan efektivitasnya berdasarkan hasil uji klinis vaksin. Ia mengatakan ada beberapa fase yang harus dilalui.

&amp;ldquo;Uji vaksin ada dua fase yakni uji pre klinis. Pre Klinis ini merupakan identifikasi. Kemudian uji klinis pada manusia dengan fase turunannya. Kemudian, vaksin juga harus dimonitor, apakah efek-efek vaksin ketika disuntikkan kepada masyarakat,&amp;rdquo; kata Sri.

Apalagi, kata Sri ada beberapa penyakit yang hanya bisa dicegah dengan vaksinasi seperti campak, difteri, polio, rubella dan masih banyak lainnya.

&amp;ldquo;Vaksin bekerja untuk mengurangi risiko infeksi dengan melatih sistem imun dalam mengenal dan melawan patogen atau virus dan bakteri. Vaksin akan menghantarkan imunogen yang spesifik. Sehingga mencegah terpapar penyakit menular,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yOC80LzEyMzgxNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
