<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Laut Banda, Tidak Berpotensi Tsunami</title><description>Gempa magnitudo 6,0 yang mengguncang Laut Banda tidak berpotensi tsunami.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/01/340/2302314/gempa-magnitudo-6-0-guncang-laut-banda-tidak-berpotensi-tsunami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/01/340/2302314/gempa-magnitudo-6-0-guncang-laut-banda-tidak-berpotensi-tsunami"/><item><title>Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Laut Banda, Tidak Berpotensi Tsunami</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/01/340/2302314/gempa-magnitudo-6-0-guncang-laut-banda-tidak-berpotensi-tsunami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/01/340/2302314/gempa-magnitudo-6-0-guncang-laut-banda-tidak-berpotensi-tsunami</guid><pubDate>Minggu 01 November 2020 12:31 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/01/340/2302314/gempa-magnitudo-6-0-guncang-laut-banda-tidak-berpotensi-tsunami-2ujHAxFPsD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gempa. (Foto : Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/01/340/2302314/gempa-magnitudo-6-0-guncang-laut-banda-tidak-berpotensi-tsunami-2ujHAxFPsD.jpg</image><title>Ilustrasi gempa. (Foto : Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gempa berkekuatan magnitudo 6,0 yang sebelumnya dilaporkan 6,3, mengguncang Laut Banda di dekat Kabupaten Maluku Barat Daya, pada Minggu (1/11/2020) pukul 10.43 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

&quot;Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami,&quot; kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono kepada Okezone, Minggu (1/11/2020).

Hasil analisis BMKG, kata Daryono, episenter gempa terletak pada koordinat 7,28 LS dan 129,3 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 234 km arah Barat Kota Saumlaki, Maluku. Gempa ini berpusat di kedalaman 197 km.

&quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat adanya aktivitas subduksi Laut Banda,&quot; ujarnya.

Daryono menjelaskan, dari hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa tersebut memiliki mekanisme pergerakan sesar naik oblique (oblique thrust fault). Dampaknya, getaran terasa di sejumlah daerah yang berdekatan dengan pusat gempa.

&quot;Guncangan gempa ini dirasakan di daerah Saumlaki, II-III MMI getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu, Dobo, II MMI dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang,&quot; ucap Daryono.

Baca Juga : WNI di Turki Diminta Waspadai Potensi Gempa Susulan M7,1

&quot;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Bolsel Sulut Diguncang Gempa Magnitudo 5,7

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gempa berkekuatan magnitudo 6,0 yang sebelumnya dilaporkan 6,3, mengguncang Laut Banda di dekat Kabupaten Maluku Barat Daya, pada Minggu (1/11/2020) pukul 10.43 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

&quot;Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami,&quot; kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono kepada Okezone, Minggu (1/11/2020).

Hasil analisis BMKG, kata Daryono, episenter gempa terletak pada koordinat 7,28 LS dan 129,3 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 234 km arah Barat Kota Saumlaki, Maluku. Gempa ini berpusat di kedalaman 197 km.

&quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat adanya aktivitas subduksi Laut Banda,&quot; ujarnya.

Daryono menjelaskan, dari hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa tersebut memiliki mekanisme pergerakan sesar naik oblique (oblique thrust fault). Dampaknya, getaran terasa di sejumlah daerah yang berdekatan dengan pusat gempa.

&quot;Guncangan gempa ini dirasakan di daerah Saumlaki, II-III MMI getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu, Dobo, II MMI dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang,&quot; ucap Daryono.

Baca Juga : WNI di Turki Diminta Waspadai Potensi Gempa Susulan M7,1

&quot;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Bolsel Sulut Diguncang Gempa Magnitudo 5,7

</content:encoded></item></channel></rss>
