<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polda Metro Jaya Bekuk 7 Pembegal Spesialis Sepeda</title><description>Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana yang akan mengumumkan hasil perkembangan tim yang khusus yang dibuat dalam waktu satu bulan terahir ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/02/338/2302671/polda-metro-jaya-bekuk-7-pembegal-spesialis-sepeda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/02/338/2302671/polda-metro-jaya-bekuk-7-pembegal-spesialis-sepeda"/><item><title>Polda Metro Jaya Bekuk 7 Pembegal Spesialis Sepeda</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/02/338/2302671/polda-metro-jaya-bekuk-7-pembegal-spesialis-sepeda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/02/338/2302671/polda-metro-jaya-bekuk-7-pembegal-spesialis-sepeda</guid><pubDate>Senin 02 November 2020 11:45 WIB</pubDate><dc:creator>Helmi Syarif</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/02/338/2302671/polda-metro-jaya-bekuk-7-pembegal-spesialis-sepeda-8Lz7beOmgf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/02/338/2302671/polda-metro-jaya-bekuk-7-pembegal-spesialis-sepeda-8Lz7beOmgf.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tim khusus bentukan Kapolda Metro Jaya yang menyasar para pembegal sepeda, berhasil membekuk tujuh orang pelaku yang diduga sering melakukan aksinya kepada pesepeda.

&amp;ldquo;Besok akan kita rilis siapa saja tujuh pelaku yang berhasil kta tangkap,&amp;rdquo; kata Kabis Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya.

Menurutnya, Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana yang akan mengumumkan hasil perkembangan dari tim yang khusus yang dibuat dalam waktu satu bulan terahir ini.

Kabid Humas menjelaskan, para pelaku yang ditangkap adalah sepesialias pembegal pesepeda yang biasa beroperasi di Ibukota. Dalam pengakuannya, para pelaku yang biasa beraksi berdua tersebut sudah beraksi sebanyak lima sampai tujuh kali.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wMS8xLzEyMzk2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&amp;ldquo;Tapi selama ini kita baru menerima 14 laporan, jadi ada korban begal yang belum laporan,&amp;rdquo; jelasnya.

Dia menegaskan, pihaknya juga telah melakukan pemetaan lokasi rawan pembegalan para peepda yang biasa terjadi. Para pelaku biasanya mengincar tempat sepi. Oleh karena itu, dirinya mengimbau keoada pesepda jangan berkendara sendiri dan juga hindari kokasi yang sepi.

Selain itu, pihaknya juga meminta para pesepeda untukn menyimpan barang berharga seperti ponsel dan lainnya di tempat yang tertutup. &amp;ldquo;Banyak juga mereka menyimpan ponsel di kanting baju, karena banyak juga pakaian bererpda yang memiliki kantung belakang,&amp;rdquo; tukasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Tim khusus bentukan Kapolda Metro Jaya yang menyasar para pembegal sepeda, berhasil membekuk tujuh orang pelaku yang diduga sering melakukan aksinya kepada pesepeda.

&amp;ldquo;Besok akan kita rilis siapa saja tujuh pelaku yang berhasil kta tangkap,&amp;rdquo; kata Kabis Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya.

Menurutnya, Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana yang akan mengumumkan hasil perkembangan dari tim yang khusus yang dibuat dalam waktu satu bulan terahir ini.

Kabid Humas menjelaskan, para pelaku yang ditangkap adalah sepesialias pembegal pesepeda yang biasa beroperasi di Ibukota. Dalam pengakuannya, para pelaku yang biasa beraksi berdua tersebut sudah beraksi sebanyak lima sampai tujuh kali.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wMS8xLzEyMzk2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&amp;ldquo;Tapi selama ini kita baru menerima 14 laporan, jadi ada korban begal yang belum laporan,&amp;rdquo; jelasnya.

Dia menegaskan, pihaknya juga telah melakukan pemetaan lokasi rawan pembegalan para peepda yang biasa terjadi. Para pelaku biasanya mengincar tempat sepi. Oleh karena itu, dirinya mengimbau keoada pesepda jangan berkendara sendiri dan juga hindari kokasi yang sepi.

Selain itu, pihaknya juga meminta para pesepeda untukn menyimpan barang berharga seperti ponsel dan lainnya di tempat yang tertutup. &amp;ldquo;Banyak juga mereka menyimpan ponsel di kanting baju, karena banyak juga pakaian bererpda yang memiliki kantung belakang,&amp;rdquo; tukasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
