<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pasca-Libur Panjang, PB IDI Sebut Kasus Covid-19 Akan Melonjak   </title><description>Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menyebut, aktivitas libur panjang cuti bersama.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/03/337/2303225/pasca-libur-panjang-pb-idi-sebut-kasus-covid-19-akan-melonjak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/03/337/2303225/pasca-libur-panjang-pb-idi-sebut-kasus-covid-19-akan-melonjak"/><item><title> Pasca-Libur Panjang, PB IDI Sebut Kasus Covid-19 Akan Melonjak   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/03/337/2303225/pasca-libur-panjang-pb-idi-sebut-kasus-covid-19-akan-melonjak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/03/337/2303225/pasca-libur-panjang-pb-idi-sebut-kasus-covid-19-akan-melonjak</guid><pubDate>Selasa 03 November 2020 10:25 WIB</pubDate><dc:creator>Riezky Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/03/337/2303225/pasca-libur-panjang-pb-idi-sebut-kasus-covid-19-akan-melonjak-DnJWYC2cHQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/03/337/2303225/pasca-libur-panjang-pb-idi-sebut-kasus-covid-19-akan-melonjak-DnJWYC2cHQ.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone.com</title></images><description>JAKARTA - Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menyebut, aktivitas libur panjang cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad 1442 Hijriah berpotensi menimbulkan lonjakan kasus Covid-19. Hal itu dikarenakan aktivitas yang padat dan kebanyakan masyarakat abai untuk menerapkan protokol kesehatan.

Ketua Tim Mitigasi PB IDI, Adib Khumaidi menuturkan, lonjakan kasus Covid-19 akan terlihat dalam kurun dua minggu ke depan pasca libur panjang.

&quot;Aktivitas masyarakat khususnya pada libur akhir pekan (long weekend) yang padat dan sebagian besar mengabaikan protokol kesehatan, akan berpotensi memicu lonjakan kasus Covid yang akan terlihat dalam kurun waktu sekurang-kurangnya dua minggu mendatang,&quot; katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11/2020)
Baca juga:&amp;nbsp;
Epidemiolog Prediksi Bakal Ada Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca-Libur Panjang
Satgas Sambut Baik Siti Fadilah Ingin Bantu Pemerintah Tangani Covid-19

Adib menjelaskan, pada libur akhir pekan panjang sebelumnya pada periode bulan Mei terjadi lonjakan kasus 41%. Sementara di libur panjang bulan Agustus, terjadi lonjakan sebesar 21% dengan peningkatan rata-rata tes perorangan sepekan sebesar 20 persen.

&quot;Perlu diwaspadai terutama adala (Orang Tanpa Gejala (OTG) yang berpotensi menularkan pada orang lain tanpa disadari. Liburan meningkatkan mobilitas manusia, semakin tinggi mobilitas akan meningkatkan transmisi virus,&quot; tuturnya.

Adib pun meminta masyarakat untuk sabar, sadar serta mempunyai daya juang dalam upaya-upaya penanganan Pandemi Covid-19 ini. Menurutnya, masyarakat berpartisipasi aktif melakukan testing Covid-19 agar dapat melindungi dirinya, sekaligus juga orang di sekitarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wMy80LzEyNDAzMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menyebut, aktivitas libur panjang cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad 1442 Hijriah berpotensi menimbulkan lonjakan kasus Covid-19. Hal itu dikarenakan aktivitas yang padat dan kebanyakan masyarakat abai untuk menerapkan protokol kesehatan.

Ketua Tim Mitigasi PB IDI, Adib Khumaidi menuturkan, lonjakan kasus Covid-19 akan terlihat dalam kurun dua minggu ke depan pasca libur panjang.

&quot;Aktivitas masyarakat khususnya pada libur akhir pekan (long weekend) yang padat dan sebagian besar mengabaikan protokol kesehatan, akan berpotensi memicu lonjakan kasus Covid yang akan terlihat dalam kurun waktu sekurang-kurangnya dua minggu mendatang,&quot; katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11/2020)
Baca juga:&amp;nbsp;
Epidemiolog Prediksi Bakal Ada Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca-Libur Panjang
Satgas Sambut Baik Siti Fadilah Ingin Bantu Pemerintah Tangani Covid-19

Adib menjelaskan, pada libur akhir pekan panjang sebelumnya pada periode bulan Mei terjadi lonjakan kasus 41%. Sementara di libur panjang bulan Agustus, terjadi lonjakan sebesar 21% dengan peningkatan rata-rata tes perorangan sepekan sebesar 20 persen.

&quot;Perlu diwaspadai terutama adala (Orang Tanpa Gejala (OTG) yang berpotensi menularkan pada orang lain tanpa disadari. Liburan meningkatkan mobilitas manusia, semakin tinggi mobilitas akan meningkatkan transmisi virus,&quot; tuturnya.

Adib pun meminta masyarakat untuk sabar, sadar serta mempunyai daya juang dalam upaya-upaya penanganan Pandemi Covid-19 ini. Menurutnya, masyarakat berpartisipasi aktif melakukan testing Covid-19 agar dapat melindungi dirinya, sekaligus juga orang di sekitarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wMy80LzEyNDAzMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
