<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kantongi 129 Suara Electoral, Biden Unggul Sementara atas Trump </title><description>Biden kini telah mengantongi 129 suara electoral, sementara Trump baru meraih 94 suara electoral.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/04/18/2303836/kantongi-129-suara-electoral-biden-unggul-sementara-atas-trump</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/04/18/2303836/kantongi-129-suara-electoral-biden-unggul-sementara-atas-trump"/><item><title>Kantongi 129 Suara Electoral, Biden Unggul Sementara atas Trump </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/04/18/2303836/kantongi-129-suara-electoral-biden-unggul-sementara-atas-trump</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/04/18/2303836/kantongi-129-suara-electoral-biden-unggul-sementara-atas-trump</guid><pubDate>Rabu 04 November 2020 10:05 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/04/18/2303836/kantongi-129-suara-electoral-biden-unggul-sementara-atas-trump-7stFoTH8pN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pilpres AS 2020. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/04/18/2303836/kantongi-129-suara-electoral-biden-unggul-sementara-atas-trump-7stFoTH8pN.jpg</image><title>Pilpres AS 2020. (Foto: Reuters)</title></images><description>WASHINGTON &amp;ndash; Kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden, berhasil unggul sementara atas Donald Trump usai mengantongi 129 suara electoral. Trump sendiri diketahui telah meraih 94 suara saat ini.
Trump berhasil menambah perolehan suaranya usai menang di Arkansas. Kemenangan kandidat presiden AS yang diusung dari Partai Republik itu di Arkansas memang sudah diprediksi sebelumnya.

Kemenangan di Arkansas pun telah menambah kemenangan Trump sejauh ini di Pemilihan Presiden (Pilpres) AS 2020. Sebelumnya, dia juga menguasai Oklahoma, Tennessee, Mississippi, dan Alabama.
BACA JUGA: Menang di 7 Negara Bagian, Biden Unggul 47 Suara Elektoral dari Trump
Untuk suara populer, Biden mendapat 25 juta suara dan Trump memperoleh 25,7 juta suara, menurut data yang dikumpulkan Fox News. Joe Biden sudah menang di tujuh negara bagian, termasuk di tempat tinggalnya Delaware.
Calon presiden dari Partai Demokrat itu meraih kemenangan di Rhode Island, New Jersey, Massachussetts, Maryland, Illinois, Delaware, dan Connecticut. Joe Biden baru saja memenangkan Virginia dan meraih 13 electoral yang diperebutkan di sana. Pengumuman ini baru saja dilansir AP.
Virginia merupakan swing state saat kampanye Barack Obama pada 2008 dan 2012, tapi telah menjadi kandang Partai Demokrat dalam beberapa tahun terakhir.  Tak mau ketinggalan, Donald Trump raih kemenangan di West Virginia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNC8xLzEyNDA3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kemenangan Trump di sana tak mengejutkan. Trump pun mendapat tambahan lima suara electoral. Trump juga memenangkan South Carolina dan mendapat tambahan sembilan suara electoral. Ia juga unggul di Oklahoma, Tennessee, Missisippi, dan Alabama.
Beberapa saat setelah pemungutan suara ditutup di Kentucky, AP mendeklarasikan Donald Trump memenangkan delapan suara electoral di sana. Kemenangan Trump di Kentucky sudah diprediksi sebelumnya.

Tak hanya di Kentucky, Trump juga menang di Indiana menurut laporan Reuters. Di Indiana, Trump meraih 11 suara electoral. Adapun Joe Biden telah mengamankan kemenangan pertamanya di Vermont yang menyediakan tiga suara electoral. Ini menjadi kemenangan perdananya.
Pesta demokrasi kali ini memang berbeda dari sebelumnya karena selama kampanye rakyat AS mengalami polarisasi yang sangat dalam. Masker wajah yang dikenakan banyak pemilih dan toko-toko yang ditutup papan di beberapa pusat kota menjadi pengingat dua masalah besar yang membentuk pemilu 2020, yakni COVID-19 dan kerusuhan saat protes mengecam kebrutalan polisi dan rasisme.
Sejumlah kelompok hak-hak sipil mengatakan mereka sedang memantau tanda-tanda tekanan pada pemilih. Lembaga penegak hukum juga waspada terhadap gangguan selama pemungutan suara. Namun ketakutan terburuk mereka tidak terjadi hingga sore hari waktu setempat.</description><content:encoded>WASHINGTON &amp;ndash; Kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden, berhasil unggul sementara atas Donald Trump usai mengantongi 129 suara electoral. Trump sendiri diketahui telah meraih 94 suara saat ini.
Trump berhasil menambah perolehan suaranya usai menang di Arkansas. Kemenangan kandidat presiden AS yang diusung dari Partai Republik itu di Arkansas memang sudah diprediksi sebelumnya.

Kemenangan di Arkansas pun telah menambah kemenangan Trump sejauh ini di Pemilihan Presiden (Pilpres) AS 2020. Sebelumnya, dia juga menguasai Oklahoma, Tennessee, Mississippi, dan Alabama.
BACA JUGA: Menang di 7 Negara Bagian, Biden Unggul 47 Suara Elektoral dari Trump
Untuk suara populer, Biden mendapat 25 juta suara dan Trump memperoleh 25,7 juta suara, menurut data yang dikumpulkan Fox News. Joe Biden sudah menang di tujuh negara bagian, termasuk di tempat tinggalnya Delaware.
Calon presiden dari Partai Demokrat itu meraih kemenangan di Rhode Island, New Jersey, Massachussetts, Maryland, Illinois, Delaware, dan Connecticut. Joe Biden baru saja memenangkan Virginia dan meraih 13 electoral yang diperebutkan di sana. Pengumuman ini baru saja dilansir AP.
Virginia merupakan swing state saat kampanye Barack Obama pada 2008 dan 2012, tapi telah menjadi kandang Partai Demokrat dalam beberapa tahun terakhir.  Tak mau ketinggalan, Donald Trump raih kemenangan di West Virginia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNC8xLzEyNDA3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kemenangan Trump di sana tak mengejutkan. Trump pun mendapat tambahan lima suara electoral. Trump juga memenangkan South Carolina dan mendapat tambahan sembilan suara electoral. Ia juga unggul di Oklahoma, Tennessee, Missisippi, dan Alabama.
Beberapa saat setelah pemungutan suara ditutup di Kentucky, AP mendeklarasikan Donald Trump memenangkan delapan suara electoral di sana. Kemenangan Trump di Kentucky sudah diprediksi sebelumnya.

Tak hanya di Kentucky, Trump juga menang di Indiana menurut laporan Reuters. Di Indiana, Trump meraih 11 suara electoral. Adapun Joe Biden telah mengamankan kemenangan pertamanya di Vermont yang menyediakan tiga suara electoral. Ini menjadi kemenangan perdananya.
Pesta demokrasi kali ini memang berbeda dari sebelumnya karena selama kampanye rakyat AS mengalami polarisasi yang sangat dalam. Masker wajah yang dikenakan banyak pemilih dan toko-toko yang ditutup papan di beberapa pusat kota menjadi pengingat dua masalah besar yang membentuk pemilu 2020, yakni COVID-19 dan kerusuhan saat protes mengecam kebrutalan polisi dan rasisme.
Sejumlah kelompok hak-hak sipil mengatakan mereka sedang memantau tanda-tanda tekanan pada pemilih. Lembaga penegak hukum juga waspada terhadap gangguan selama pemungutan suara. Namun ketakutan terburuk mereka tidak terjadi hingga sore hari waktu setempat.</content:encoded></item></channel></rss>
