<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Virus Corona Jadi Penyebab Mundurnya Pengumuman Pemenang Pilpres AS   </title><description>Presiden AS tidak ditentukan oleh jumlah surat suara, tetapi dengan memenangkan suara di negara bagian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/04/18/2304223/virus-corona-jadi-penyebab-mundurnya-pengumuman-pemenang-pilpres-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/04/18/2304223/virus-corona-jadi-penyebab-mundurnya-pengumuman-pemenang-pilpres-as"/><item><title>Virus Corona Jadi Penyebab Mundurnya Pengumuman Pemenang Pilpres AS   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/04/18/2304223/virus-corona-jadi-penyebab-mundurnya-pengumuman-pemenang-pilpres-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/04/18/2304223/virus-corona-jadi-penyebab-mundurnya-pengumuman-pemenang-pilpres-as</guid><pubDate>Rabu 04 November 2020 17:43 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/04/18/2304223/virus-corona-jadi-penyebab-mundurnya-pengumuman-pemenang-pilpres-as-ZDUlANCWzW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Donald Trump dan Joe Biden. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/04/18/2304223/virus-corona-jadi-penyebab-mundurnya-pengumuman-pemenang-pilpres-as-ZDUlANCWzW.jpg</image><title>Donald Trump dan Joe Biden. (Foto: Reuters)</title></images><description>WASHINGTON - Pemilu dan pemilihan presiden AS memang sudah ditutup. Meski demikian, Gedung Putih belum bisa menentukan siapa yang berhasil menjadi presiden, apakah Donald Trump atau Joe Biden.

Hal ini lantaran jutaan lebih orang Amerika memberikan suara melalui kotak pos karena virus corona. Ini berarti adanya penundaan penghitungan semua suara selama beberapa hari.

Lantas, kapan hasil pemilu AS bisa diketahui?
Melansir BBC, negara bagian yang berbeda berhenti memberikan suara pada waktu yang berbeda. Pemungutan suara pertama ditutup di Pantai Timur pada pukul 19:00 waktu setempat (00:00 GMT). Ini diikuti dengan total suara berjalan seperti yang dilaporkan di setiap negara bagian.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNC8xLzEyNDA5NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Penghitungan penuh tidak pernah selesai pada malam pemilihan dan hal itu normal. Tetapi, biasanya ada cukup suara untuk mengonfirmasi pemenang, ketika salah satu kandidat memiliki keunggulan yang tak terbantahkan.

Memang, Presiden AS tidak ditentukan oleh jumlah surat suara, tetapi dengan memenangkan suara di negara bagian. Pemenang di setiap negara bagian mengambil sejumlah &quot;suara elektoral&quot; secara kasar pada jumlah penduduknya. Untuk memenangkan pemilihan, dibutuhkan 270 suara elektoral.

Pada 2016, pemilihan untuk Donald Trump dilakukan sekitar pukul 02:30 EST (07:30 GMT), setelah kemenangan di Wisconsin menempatkannya di atas 270.


Mengapa tahun ini berbeda?
Pandemi virus corona berarti lebih banyak orang dari sebelumnya yang  memberikan suara lebih awal, baik melalui pos atau secara langsung.  Penghitungan suara melalui pos biasanya memakan waktu lebih lama karena  harus melalui lebih banyak langkah untuk diverifikasi, seperti tanda  tangan dan pemeriksaan alamat.

Beberapa negara bagian seperti Florida mengizinkan proses ini dimulai  beberapa minggu sebelum hari pemilihan, sehingga suara sudah siap  dihitung. Sementara negara bagian seperti Arizona, Georgia, Wisconsin,  Michigan dan Pennsylvania masih belum mendapatkan pemenang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNC8xLzEyNDA5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pennsylvania dan Wisconsin tidak mengizinkan pemungutan suara awal,  sehingga pemungutan suara dilakukan pada 3 November. Pejabat pun telah  memperingatkan bahwa penghitungan bisa memakan waktu berhari-hari.

Kebanyakan surat suara, kertas atau digital, dihitung dengan mesin.  Tetapi petugas pemungutan suara perlu memeriksa surat suara yang gagal  diproses mesin.

Setelah pemungutan suara ditutup, data pemungutan suara akan  ditransfer ke markas pusat pemilihan, balai kota atau lokasi serupa. (mrt)</description><content:encoded>WASHINGTON - Pemilu dan pemilihan presiden AS memang sudah ditutup. Meski demikian, Gedung Putih belum bisa menentukan siapa yang berhasil menjadi presiden, apakah Donald Trump atau Joe Biden.

Hal ini lantaran jutaan lebih orang Amerika memberikan suara melalui kotak pos karena virus corona. Ini berarti adanya penundaan penghitungan semua suara selama beberapa hari.

Lantas, kapan hasil pemilu AS bisa diketahui?
Melansir BBC, negara bagian yang berbeda berhenti memberikan suara pada waktu yang berbeda. Pemungutan suara pertama ditutup di Pantai Timur pada pukul 19:00 waktu setempat (00:00 GMT). Ini diikuti dengan total suara berjalan seperti yang dilaporkan di setiap negara bagian.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNC8xLzEyNDA5NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Penghitungan penuh tidak pernah selesai pada malam pemilihan dan hal itu normal. Tetapi, biasanya ada cukup suara untuk mengonfirmasi pemenang, ketika salah satu kandidat memiliki keunggulan yang tak terbantahkan.

Memang, Presiden AS tidak ditentukan oleh jumlah surat suara, tetapi dengan memenangkan suara di negara bagian. Pemenang di setiap negara bagian mengambil sejumlah &quot;suara elektoral&quot; secara kasar pada jumlah penduduknya. Untuk memenangkan pemilihan, dibutuhkan 270 suara elektoral.

Pada 2016, pemilihan untuk Donald Trump dilakukan sekitar pukul 02:30 EST (07:30 GMT), setelah kemenangan di Wisconsin menempatkannya di atas 270.


Mengapa tahun ini berbeda?
Pandemi virus corona berarti lebih banyak orang dari sebelumnya yang  memberikan suara lebih awal, baik melalui pos atau secara langsung.  Penghitungan suara melalui pos biasanya memakan waktu lebih lama karena  harus melalui lebih banyak langkah untuk diverifikasi, seperti tanda  tangan dan pemeriksaan alamat.

Beberapa negara bagian seperti Florida mengizinkan proses ini dimulai  beberapa minggu sebelum hari pemilihan, sehingga suara sudah siap  dihitung. Sementara negara bagian seperti Arizona, Georgia, Wisconsin,  Michigan dan Pennsylvania masih belum mendapatkan pemenang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNC8xLzEyNDA5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pennsylvania dan Wisconsin tidak mengizinkan pemungutan suara awal,  sehingga pemungutan suara dilakukan pada 3 November. Pejabat pun telah  memperingatkan bahwa penghitungan bisa memakan waktu berhari-hari.

Kebanyakan surat suara, kertas atau digital, dihitung dengan mesin.  Tetapi petugas pemungutan suara perlu memeriksa surat suara yang gagal  diproses mesin.

Setelah pemungutan suara ditutup, data pemungutan suara akan  ditransfer ke markas pusat pemilihan, balai kota atau lokasi serupa. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
