<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolda Kalsel Tekankan Pentingnya Kerjasama Terkait Penanganan Covid-19</title><description>Meninjau tempat karantina khusus yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/04/340/2304304/kapolda-kalsel-tekankan-pentingnya-kerjasama-terkait-penanganan-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/04/340/2304304/kapolda-kalsel-tekankan-pentingnya-kerjasama-terkait-penanganan-covid-19"/><item><title>Kapolda Kalsel Tekankan Pentingnya Kerjasama Terkait Penanganan Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/04/340/2304304/kapolda-kalsel-tekankan-pentingnya-kerjasama-terkait-penanganan-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/04/340/2304304/kapolda-kalsel-tekankan-pentingnya-kerjasama-terkait-penanganan-covid-19</guid><pubDate>Rabu 04 November 2020 20:35 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/04/340/2304304/kapolda-paparkan-3-strategi-penanganan-covid-19-di-kalsel-73IuBtDoWQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dok Polda Kalsel</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/04/340/2304304/kapolda-paparkan-3-strategi-penanganan-covid-19-di-kalsel-73IuBtDoWQ.jpg</image><title>Foto: Dok Polda Kalsel</title></images><description>JAKARTA - Plt Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Rudy Resnawan bersama Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta, dan Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah&amp;nbsp;
Dalam peninjauan ini, Nico mengungkapkan, bahwa semua pihak terkait mempunyai potensi untuk membantu penangangan Covid-19. Maka dari itu seluruh pihak bisa menerapkan teori kerjasama, yaitu yang pertama harus membangun komunikasi antara semua pihak sehingga bisa satu pemahaman dalam penanganan Covid-19.
Kedua yakni koordinasi. Hal ini lah yang dilaksanakan saat ini dengan monev maupun melalui rapat koordinasi untuk mengetahui sejauh mana proses penanganan yang sudah dilaksanakan.
&quot;Dan yang ketiga adalah kolaborasi diantaranya operasi penegakan disiplin yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh Polri, TNI dan Satpol PP serta dari unsur Kejaksaan dan Pengadilan,&quot; kata Nico dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (4/11/2020).
Baca juga:
Angka Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Capai 83,8 Persen
Bertambah 3.356, Berikut Sebaran Penambahan Kasus Covid-19 di 34 Provinsi
Saat ini, kata Nico, semuanya sudah berjalan dan hasilnya jelas dari pelaksanaan operasi penegakan disiplin yang sudah dijalankan dapat dilihat data diawal bulan September, Provinsi Kalsel berada diposisi ke-6 jumlah positif terbanyak.
&amp;ldquo;Saat ini per tanggal 3 November 2020 posisi kita sudah turun menjadi urutan ke 10 jumlah positif terbanyak, ke depan harapannya kita semua terus melaksanakan upaya-upaya untuk menurunkan pertambahan jumlah positif perharinya, menaikkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian,&amp;rdquo; ucap Nico.
Peninjauan ini untuk memastikan tempat isolasi mandiri layak dan tidaknya dijadikan sebagai tempat karantina khusus bagi pasien positif Covid-19 yang memiliki kerentanan Komorbid.
&amp;ldquo;Kita harus semangat, diibaratkan kalau kita naik motor ya harus di gaspol sehingga terus melaju, dan jangan sampai kendor semangat kita untuk menangani Covid-19 di Bumi Lambung Mangkurat ini,&amp;rdquo; tutur Nico.</description><content:encoded>JAKARTA - Plt Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Rudy Resnawan bersama Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta, dan Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah&amp;nbsp;
Dalam peninjauan ini, Nico mengungkapkan, bahwa semua pihak terkait mempunyai potensi untuk membantu penangangan Covid-19. Maka dari itu seluruh pihak bisa menerapkan teori kerjasama, yaitu yang pertama harus membangun komunikasi antara semua pihak sehingga bisa satu pemahaman dalam penanganan Covid-19.
Kedua yakni koordinasi. Hal ini lah yang dilaksanakan saat ini dengan monev maupun melalui rapat koordinasi untuk mengetahui sejauh mana proses penanganan yang sudah dilaksanakan.
&quot;Dan yang ketiga adalah kolaborasi diantaranya operasi penegakan disiplin yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh Polri, TNI dan Satpol PP serta dari unsur Kejaksaan dan Pengadilan,&quot; kata Nico dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (4/11/2020).
Baca juga:
Angka Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Capai 83,8 Persen
Bertambah 3.356, Berikut Sebaran Penambahan Kasus Covid-19 di 34 Provinsi
Saat ini, kata Nico, semuanya sudah berjalan dan hasilnya jelas dari pelaksanaan operasi penegakan disiplin yang sudah dijalankan dapat dilihat data diawal bulan September, Provinsi Kalsel berada diposisi ke-6 jumlah positif terbanyak.
&amp;ldquo;Saat ini per tanggal 3 November 2020 posisi kita sudah turun menjadi urutan ke 10 jumlah positif terbanyak, ke depan harapannya kita semua terus melaksanakan upaya-upaya untuk menurunkan pertambahan jumlah positif perharinya, menaikkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian,&amp;rdquo; ucap Nico.
Peninjauan ini untuk memastikan tempat isolasi mandiri layak dan tidaknya dijadikan sebagai tempat karantina khusus bagi pasien positif Covid-19 yang memiliki kerentanan Komorbid.
&amp;ldquo;Kita harus semangat, diibaratkan kalau kita naik motor ya harus di gaspol sehingga terus melaju, dan jangan sampai kendor semangat kita untuk menangani Covid-19 di Bumi Lambung Mangkurat ini,&amp;rdquo; tutur Nico.</content:encoded></item></channel></rss>
