<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pria Tunawisma Tewas dalam Gorong-Gorong Kali Sunter</title><description>Pria tunawisma berusia sekitar 40 tahun ditemukan tewas di Kali Sunter, Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/06/338/2305510/pria-tunawisma-tewas-dalam-gorong-gorong-kali-sunter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/06/338/2305510/pria-tunawisma-tewas-dalam-gorong-gorong-kali-sunter"/><item><title>Pria Tunawisma Tewas dalam Gorong-Gorong Kali Sunter</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/06/338/2305510/pria-tunawisma-tewas-dalam-gorong-gorong-kali-sunter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/06/338/2305510/pria-tunawisma-tewas-dalam-gorong-gorong-kali-sunter</guid><pubDate>Jum'at 06 November 2020 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Okto Rizki Alpino</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/06/338/2305510/pria-tunawisma-tewas-dalam-gorong-gorong-kali-sunter-7cFaFhHkSv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TKP penemuan mayat di Kali Sunter (Foto: Sindonews/Okto Rizki)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/06/338/2305510/pria-tunawisma-tewas-dalam-gorong-gorong-kali-sunter-7cFaFhHkSv.jpg</image><title>TKP penemuan mayat di Kali Sunter (Foto: Sindonews/Okto Rizki)</title></images><description>JAKARTA - Pria tunawisma berusia sekitar 40 tahun ditemukan tewas di Kali Sunter, Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Ia diduga tewas saat berteduh dalam gorong-gorong.

Aldi (35) warga setempat mengatakan, pria itu dikenal sebagai gelandangan yang tidak memiliki tempat tinggal dan kerap tidur di dalam gorong-gorong. &quot;Ketahuan meninggalnya pagi tadi. Ada orang yang nemuin. Dia biasa tidur disekitar kali, tapi namanya saya enggak tahu,&quot; kata Aldi di Cakung, Jakarta Timur, Jumat (6/11/2020).

Warga menduga pria tersebut ditemukan tewas dalam gorong-gorong dengan tinggi sekitar satu meter dan lebar setengah meter karena hendak berteduh.

Pasalnya pada Kamis (5/11/2020) sore wilayah Kecamatan Pulogadung dan Cakung diguyur hujan deras sementara korban tak memiliki tempat tinggal.

&quot;Sepertinya neduh dalam gorong-gorong, mungkin karena kedinginan terus sakit jadi meninggal. Soalnya gorong-gorong yang dipakai neduh itu masih berfungsi, ngalir air,&quot; ujarnya.

Aldi menuturkan jasad korban dievakuasi personel Polsek Cakung dari gorong-gorong sekira pukul 10.00 WIB lalu dibawa ke RS untuk pemeriksaan lanjutan.

Merujuk keterangan personel Polsek Cakung, menurutnya tidak ditemukan tanda penganiayaan pada jasad korban atau diduga meninggal karena sakit.

&quot;Tadi sih polisi bilangnya dibawa ke RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo). Korban ini setahu saya punya keluarga, tapi milih tinggal di jalan. Bukan orang gila juga, waras kok,&quot; ucapnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Pria tunawisma berusia sekitar 40 tahun ditemukan tewas di Kali Sunter, Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Ia diduga tewas saat berteduh dalam gorong-gorong.

Aldi (35) warga setempat mengatakan, pria itu dikenal sebagai gelandangan yang tidak memiliki tempat tinggal dan kerap tidur di dalam gorong-gorong. &quot;Ketahuan meninggalnya pagi tadi. Ada orang yang nemuin. Dia biasa tidur disekitar kali, tapi namanya saya enggak tahu,&quot; kata Aldi di Cakung, Jakarta Timur, Jumat (6/11/2020).

Warga menduga pria tersebut ditemukan tewas dalam gorong-gorong dengan tinggi sekitar satu meter dan lebar setengah meter karena hendak berteduh.

Pasalnya pada Kamis (5/11/2020) sore wilayah Kecamatan Pulogadung dan Cakung diguyur hujan deras sementara korban tak memiliki tempat tinggal.

&quot;Sepertinya neduh dalam gorong-gorong, mungkin karena kedinginan terus sakit jadi meninggal. Soalnya gorong-gorong yang dipakai neduh itu masih berfungsi, ngalir air,&quot; ujarnya.

Aldi menuturkan jasad korban dievakuasi personel Polsek Cakung dari gorong-gorong sekira pukul 10.00 WIB lalu dibawa ke RS untuk pemeriksaan lanjutan.

Merujuk keterangan personel Polsek Cakung, menurutnya tidak ditemukan tanda penganiayaan pada jasad korban atau diduga meninggal karena sakit.

&quot;Tadi sih polisi bilangnya dibawa ke RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo). Korban ini setahu saya punya keluarga, tapi milih tinggal di jalan. Bukan orang gila juga, waras kok,&quot; ucapnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
