<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang: Kasus Aktif Covid-19 Turun 55%, Kesembuhan Capai 90,7%</title><description>PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta kembali diperpanjang, dari 9 November hingga 22 November 2020.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/08/338/2306258/psbb-transisi-jakarta-diperpanjang-kasus-aktif-covid-19-turun-55-kesembuhan-capai-90-7</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/08/338/2306258/psbb-transisi-jakarta-diperpanjang-kasus-aktif-covid-19-turun-55-kesembuhan-capai-90-7"/><item><title>PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang: Kasus Aktif Covid-19 Turun 55%, Kesembuhan Capai 90,7%</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/08/338/2306258/psbb-transisi-jakarta-diperpanjang-kasus-aktif-covid-19-turun-55-kesembuhan-capai-90-7</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/08/338/2306258/psbb-transisi-jakarta-diperpanjang-kasus-aktif-covid-19-turun-55-kesembuhan-capai-90-7</guid><pubDate>Minggu 08 November 2020 18:09 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/08/338/2306258/psbb-transisi-jakarta-diperpanjang-kasus-aktif-covid-19-turun-55-kesembuhan-capai-90-7-R3hYMmE6aE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anies Baswedan. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/08/338/2306258/psbb-transisi-jakarta-diperpanjang-kasus-aktif-covid-19-turun-55-kesembuhan-capai-90-7-R3hYMmE6aE.jpg</image><title>Anies Baswedan. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi di DKI Jakarta kembali diperpanjang, dari 9 November hingga 22 November 2020.
Pemprov DKI Jakarta mencatat penurunan signifikan kasus aktif Covid-19, sebesar 55,5% selama 14 hari terakhir. Kasus aktif tercatat dari 12.481 pada 24 Oktober menjadi 8.026 pada 7 November 2020.
&quot;Tingkat kesembuhan juga semakin menunjukkan tren perbaikan dengan 90,7% pada 7 November 2020,&quot; kata Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan dalam keterangannya, Minggu (8/11/2020).
Anies menerangkan, pada setiap pekan sebelumnya, tingkat kesembuhan berada di angka 78,9% pada 26 September 2020. Kemudian naik 82,3% pada 10 Oktober 2020, dan 85,4% pada 24 Oktober 2020.

Di sisi lain, lanjut dia, tingkat kematian juga cenderung stabil di angka 2,1% pada 7 November dan 24 Oktober 2020. Angka tingkat kematian tersebut menunjukkan tren penurunan dibandingkan dua pekan sebelumnya, yaitu 2,4% 26 September 2020 dan 2,2% 10 Oktober 2020.
Baca juga:&amp;nbsp;PSBB Transisi Jakarta Resmi Diperpanjang hingga 22 November 2020
&quot;Jumlah laporan akumulatif kasus terkonfirmasi positif juga menunjukkan tren pelambatan kenaikan setiap dua pekannya. Pada 7 November 2020, kasus konfirmasi positif di Jakarta berjumlah 111.201 atau meningkat 9,87% dibandingkan laporan dua pekan sebelumnya 100.220 24 Oktober,&quot; ujar Anies.&amp;nbsp;Menurut Anies, angka tersebut menurun jika dilihat pada perubahan data kasus positif 70.184 pada 26 September 2020 dan 85.617 pada 10 Oktober 2020, atau meningkat 18,03% maupun perubahan data kasus positif 85.617 pada 10 Oktober dan 100.220 pada 24 Oktober, atau meningkat 14,57%.&amp;nbsp;
&quot;Dari data tersebut, terlihat bahwa peningkatan akumulasi kasus konfirmasi positif di DKI Jakarta setiap dua pekan menunjukkan tren penurunan yaitu 18,03% pada 26 September-10 Oktober, 14,57% pada 10-24 Oktober, dan 9,87% pada 24 Oktober-7 November 2020. Artinya, penularan masih ada di Jakarta namun melambat setiap dua pekan terakhir selama PSBB Transisi ini. Kami mengapresiasi masyarakat yang terus melaksanakan protokol kesehatan dengan 3M secara disiplin,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi di DKI Jakarta kembali diperpanjang, dari 9 November hingga 22 November 2020.
Pemprov DKI Jakarta mencatat penurunan signifikan kasus aktif Covid-19, sebesar 55,5% selama 14 hari terakhir. Kasus aktif tercatat dari 12.481 pada 24 Oktober menjadi 8.026 pada 7 November 2020.
&quot;Tingkat kesembuhan juga semakin menunjukkan tren perbaikan dengan 90,7% pada 7 November 2020,&quot; kata Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan dalam keterangannya, Minggu (8/11/2020).
Anies menerangkan, pada setiap pekan sebelumnya, tingkat kesembuhan berada di angka 78,9% pada 26 September 2020. Kemudian naik 82,3% pada 10 Oktober 2020, dan 85,4% pada 24 Oktober 2020.

Di sisi lain, lanjut dia, tingkat kematian juga cenderung stabil di angka 2,1% pada 7 November dan 24 Oktober 2020. Angka tingkat kematian tersebut menunjukkan tren penurunan dibandingkan dua pekan sebelumnya, yaitu 2,4% 26 September 2020 dan 2,2% 10 Oktober 2020.
Baca juga:&amp;nbsp;PSBB Transisi Jakarta Resmi Diperpanjang hingga 22 November 2020
&quot;Jumlah laporan akumulatif kasus terkonfirmasi positif juga menunjukkan tren pelambatan kenaikan setiap dua pekannya. Pada 7 November 2020, kasus konfirmasi positif di Jakarta berjumlah 111.201 atau meningkat 9,87% dibandingkan laporan dua pekan sebelumnya 100.220 24 Oktober,&quot; ujar Anies.&amp;nbsp;Menurut Anies, angka tersebut menurun jika dilihat pada perubahan data kasus positif 70.184 pada 26 September 2020 dan 85.617 pada 10 Oktober 2020, atau meningkat 18,03% maupun perubahan data kasus positif 85.617 pada 10 Oktober dan 100.220 pada 24 Oktober, atau meningkat 14,57%.&amp;nbsp;
&quot;Dari data tersebut, terlihat bahwa peningkatan akumulasi kasus konfirmasi positif di DKI Jakarta setiap dua pekan menunjukkan tren penurunan yaitu 18,03% pada 26 September-10 Oktober, 14,57% pada 10-24 Oktober, dan 9,87% pada 24 Oktober-7 November 2020. Artinya, penularan masih ada di Jakarta namun melambat setiap dua pekan terakhir selama PSBB Transisi ini. Kami mengapresiasi masyarakat yang terus melaksanakan protokol kesehatan dengan 3M secara disiplin,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
