<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ungkap Gaya Glamor Pinangki, Saksi: Penampilannya Beda dari Jaksa Lain</title><description>Saksi mengungkap gaya hidup mewah Pinangki.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/09/337/2306760/ungkap-gaya-glamor-pinangki-saksi-penampilannya-beda-dari-jaksa-lain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/09/337/2306760/ungkap-gaya-glamor-pinangki-saksi-penampilannya-beda-dari-jaksa-lain"/><item><title>Ungkap Gaya Glamor Pinangki, Saksi: Penampilannya Beda dari Jaksa Lain</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/09/337/2306760/ungkap-gaya-glamor-pinangki-saksi-penampilannya-beda-dari-jaksa-lain</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/09/337/2306760/ungkap-gaya-glamor-pinangki-saksi-penampilannya-beda-dari-jaksa-lain</guid><pubDate>Senin 09 November 2020 16:56 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/09/337/2306760/ungkap-gaya-glamor-pinangki-saksi-penampilannya-beda-dari-jaksa-lain-pmvsvXuQUk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jaksa Pinangki. (Foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/09/337/2306760/ungkap-gaya-glamor-pinangki-saksi-penampilannya-beda-dari-jaksa-lain-pmvsvXuQUk.jpg</image><title>Jaksa Pinangki. (Foto: Sindonews)</title></images><description>JAKARTA - Saksi dalam sidang lanjutan tindak pidana korupsi untuk terdakwa Pinangki Sirna Malasari, Rahmat menyebut Pinangki berkehidupan mewah (glamor). Hal itu dikatakannya saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (9/11/2020).
&quot;Saya di Juni sampai Juli 2019. Yang saya tahu Bu Pinangki seorang jaksa tapi penampilannya... mobilnya yang saya tahu mobilnya Vellfire,&quot; ujar Rahmat.
Jaksa penuntut umum (JPU) sontak menanyakan mobil tersebut masuk dalam kategori mewah atau tidak. Rahmat menyebut mobil yang dipakai Pinangki termasuk mobil mewah.
&quot;Mobilnya mewah?&quot; Tanya jaksa.
&quot;Iya yang saya tahu,&quot; jawab Rahmat.
JPU pun mengkonfirmasi pada Rahmat mengenai berita acara pemeriksaan (BAP) yang menyebut gaya hidup Pinangki glamor.
&quot;Di BAP saudara katakan hidupnya glamor?&quot; tanya jaksa.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNC8xLzEyMjg3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Ya saya kalau ketemu Bu Pinangki makannya pun di Pacific Place, makanya berbeda Pak,&quot; beber Rahmat.
Bahkan Rahmat menyebut bahwa gaya hidup Pinangki berbeda dengan jaksa lain. Pasalnya, Pinangki kerap memakai barang mewah seperti tas dan mobil yang berbeda dengan jaksa lainnya.
Baca juga: Asal Muasal Jaksa Pinangki Mengenal Djoko Tjandra
&quot;Berbeda dengan jaksa lain. (Bedanya) Ya dari penampilannya beda pak, mengenakan tas dan segala macam beda Pak,&quot; kata Rahmat.
Diketahui, dalam surat dakwaan yang dibacakan JPU pada Rabu (23/9), gaji bulanan Pinangki selaku Kepala Subbagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan yakni sebesar Rp9,4 juta, dengan tunjangan kinerja Rp8,7 juta dan uang makan Rp731 ribu.&quot;Dengan total keseluruhan sebesar Rp18.921.750,&quot; kata jaksa saat membacakan surat dakwaan.
Hal tersebut kemudian diperkuat oleh saksi yang dihadirkan pada Rabu  (4/11/2020) lalu. Saksi Wahyu Adi Prasetyo selaku Sub Bagian Pengelolaan  Gaji dan Tunjangan pada Kejaksaan Agung mengatakan, Pinangki merupakan  pegawai Kejaksaan Agung eselon 4 A yang menjabat sebagai Kepala Sub  Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Jaksa Agung Muda Pembinaan.  Dia pun merinci penghasilan Pinangki selaku pegawai golongan eselon 4 A.
&quot;Penghasilan resmi Ibu Pinangki sebagai jaksa golongan 4A dengan gaji  Rp9.432.300 dan mendapat tunjangan kinerja Rp8.757.600 dan uang makan  Rp731.850 per bulan,&quot; kata Wahyu.</description><content:encoded>JAKARTA - Saksi dalam sidang lanjutan tindak pidana korupsi untuk terdakwa Pinangki Sirna Malasari, Rahmat menyebut Pinangki berkehidupan mewah (glamor). Hal itu dikatakannya saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (9/11/2020).
&quot;Saya di Juni sampai Juli 2019. Yang saya tahu Bu Pinangki seorang jaksa tapi penampilannya... mobilnya yang saya tahu mobilnya Vellfire,&quot; ujar Rahmat.
Jaksa penuntut umum (JPU) sontak menanyakan mobil tersebut masuk dalam kategori mewah atau tidak. Rahmat menyebut mobil yang dipakai Pinangki termasuk mobil mewah.
&quot;Mobilnya mewah?&quot; Tanya jaksa.
&quot;Iya yang saya tahu,&quot; jawab Rahmat.
JPU pun mengkonfirmasi pada Rahmat mengenai berita acara pemeriksaan (BAP) yang menyebut gaya hidup Pinangki glamor.
&quot;Di BAP saudara katakan hidupnya glamor?&quot; tanya jaksa.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNC8xLzEyMjg3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Ya saya kalau ketemu Bu Pinangki makannya pun di Pacific Place, makanya berbeda Pak,&quot; beber Rahmat.
Bahkan Rahmat menyebut bahwa gaya hidup Pinangki berbeda dengan jaksa lain. Pasalnya, Pinangki kerap memakai barang mewah seperti tas dan mobil yang berbeda dengan jaksa lainnya.
Baca juga: Asal Muasal Jaksa Pinangki Mengenal Djoko Tjandra
&quot;Berbeda dengan jaksa lain. (Bedanya) Ya dari penampilannya beda pak, mengenakan tas dan segala macam beda Pak,&quot; kata Rahmat.
Diketahui, dalam surat dakwaan yang dibacakan JPU pada Rabu (23/9), gaji bulanan Pinangki selaku Kepala Subbagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan yakni sebesar Rp9,4 juta, dengan tunjangan kinerja Rp8,7 juta dan uang makan Rp731 ribu.&quot;Dengan total keseluruhan sebesar Rp18.921.750,&quot; kata jaksa saat membacakan surat dakwaan.
Hal tersebut kemudian diperkuat oleh saksi yang dihadirkan pada Rabu  (4/11/2020) lalu. Saksi Wahyu Adi Prasetyo selaku Sub Bagian Pengelolaan  Gaji dan Tunjangan pada Kejaksaan Agung mengatakan, Pinangki merupakan  pegawai Kejaksaan Agung eselon 4 A yang menjabat sebagai Kepala Sub  Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Jaksa Agung Muda Pembinaan.  Dia pun merinci penghasilan Pinangki selaku pegawai golongan eselon 4 A.
&quot;Penghasilan resmi Ibu Pinangki sebagai jaksa golongan 4A dengan gaji  Rp9.432.300 dan mendapat tunjangan kinerja Rp8.757.600 dan uang makan  Rp731.850 per bulan,&quot; kata Wahyu.</content:encoded></item></channel></rss>
