<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>400 Aula Evakuasi Disiapkan Antisipasi Erupsi Merapi   </title><description>Pihaknya telah memetakan beberapa tempat rawan bencana.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/10/512/2307302/400-aula-evakuasi-disiapkan-antisipasi-erupsi-merapi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/10/512/2307302/400-aula-evakuasi-disiapkan-antisipasi-erupsi-merapi"/><item><title>400 Aula Evakuasi Disiapkan Antisipasi Erupsi Merapi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/10/512/2307302/400-aula-evakuasi-disiapkan-antisipasi-erupsi-merapi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/10/512/2307302/400-aula-evakuasi-disiapkan-antisipasi-erupsi-merapi</guid><pubDate>Selasa 10 November 2020 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Antoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/10/512/2307302/400-aula-evakuasi-disiapkan-antisipasi-erupsi-merapi-YJklKPaeI9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Merapi (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/10/512/2307302/400-aula-evakuasi-disiapkan-antisipasi-erupsi-merapi-YJklKPaeI9.jpg</image><title>Gunung Merapi (Foto: Antara)</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash; Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Lutfi menyatakan kesiapan anggota TNI/Polri dalam menghadapi dampak Gunung Merapi yang saat ini berstatus level III atau siaga. Pihaknya telah memetakan beberapa tempat rawan bencana.

&quot;TNI/Polri telah memetakan beberapa tempat, kami juga sudah persiapkan tenda bivak manakala nanti terjadi inkalasi meningkat,&quot; kata Kapolda Jateng, usai tabur bunga Hari Pahlawan di TMP Giri Tunggal Semarang, Selasa (10/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Merapi Berstatus Siaga, Sirene Peringatan Dini di Boyolali Disiapkan
Kapolda menybutkan, hampir 400 aula telah dipersiapkan untuk masyarakat yang diprediksi akan bergeser dari wilayah terdampak Merapi. &quot;Sudah ada beberapa tempat aula di sekitaran Merapi yang kita dijadikan tempat evakuasi,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNy8xLzEyNDIyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Tak hanya itu, jajaran TNI/Polri bersama BNPB Provinsi Jateng telah membuat tim terpadu untuk memantau daerah-daerah yang ditinggalkan masyarakat. &quot;Dalam memantau daerah yang ditinggal kita juga mengajak masyarakat, kita tunjuk masyarakat untuk ikut pantau nanti,&amp;ldquo; kata mantan Kapolreta Surakarta ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pengungsi Merapi di Desa Tlogolele Akan Jalani Pemeriksaan Covid-19&amp;nbsp;

</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash; Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Lutfi menyatakan kesiapan anggota TNI/Polri dalam menghadapi dampak Gunung Merapi yang saat ini berstatus level III atau siaga. Pihaknya telah memetakan beberapa tempat rawan bencana.

&quot;TNI/Polri telah memetakan beberapa tempat, kami juga sudah persiapkan tenda bivak manakala nanti terjadi inkalasi meningkat,&quot; kata Kapolda Jateng, usai tabur bunga Hari Pahlawan di TMP Giri Tunggal Semarang, Selasa (10/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Merapi Berstatus Siaga, Sirene Peringatan Dini di Boyolali Disiapkan
Kapolda menybutkan, hampir 400 aula telah dipersiapkan untuk masyarakat yang diprediksi akan bergeser dari wilayah terdampak Merapi. &quot;Sudah ada beberapa tempat aula di sekitaran Merapi yang kita dijadikan tempat evakuasi,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNy8xLzEyNDIyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Tak hanya itu, jajaran TNI/Polri bersama BNPB Provinsi Jateng telah membuat tim terpadu untuk memantau daerah-daerah yang ditinggalkan masyarakat. &quot;Dalam memantau daerah yang ditinggal kita juga mengajak masyarakat, kita tunjuk masyarakat untuk ikut pantau nanti,&amp;ldquo; kata mantan Kapolreta Surakarta ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pengungsi Merapi di Desa Tlogolele Akan Jalani Pemeriksaan Covid-19&amp;nbsp;

</content:encoded></item></channel></rss>
