<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dubes Rusia: Perjanjian Damai Tak Akan Jadi Solusi Komplit Konflik Nagorno-Karabagh</title><description>Menurutnya, perjanjian damai itu adalah sebuah perkembangan yang sangat positif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/11/18/2307932/dubes-rusia-perjanjian-damai-tak-akan-jadi-solusi-komplit-konflik-nagorno-karabagh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/11/18/2307932/dubes-rusia-perjanjian-damai-tak-akan-jadi-solusi-komplit-konflik-nagorno-karabagh"/><item><title>Dubes Rusia: Perjanjian Damai Tak Akan Jadi Solusi Komplit Konflik Nagorno-Karabagh</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/11/18/2307932/dubes-rusia-perjanjian-damai-tak-akan-jadi-solusi-komplit-konflik-nagorno-karabagh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/11/18/2307932/dubes-rusia-perjanjian-damai-tak-akan-jadi-solusi-komplit-konflik-nagorno-karabagh</guid><pubDate>Rabu 11 November 2020 15:08 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/11/18/2307932/dubes-rusia-perjanjian-damai-tak-akan-jadi-solusi-komplit-konflik-nagorno-karabagh-H5NF0CLKJP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasukan penjaga perdamaian Rusia di Nagorno-Karabagh. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/11/18/2307932/dubes-rusia-perjanjian-damai-tak-akan-jadi-solusi-komplit-konflik-nagorno-karabagh-H5NF0CLKJP.jpg</image><title>Pasukan penjaga perdamaian Rusia di Nagorno-Karabagh. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Duta Besar Rusia untuk Indonesia mengatakan bahwa perjanjian damai antara Armenia dan Azerbaijan, yang ditengahi Moskow, tidak akan menyelesaikan sepenuhnya permasalahan di Nagorno-Karabagh. Meski begitu, Dubes Lyudmila Vorobieva tetap melihat perjanjian itu sebagai suatu hal yang baik.
&amp;ldquo;Tentu saja ini (perjanjian damai) tidak akan menjadi solusi komplit dari konflik Nagorno-Karabagh yang merupakan isu yang sangat rumit, dengan sejarah panjang,&amp;rdquo; kata Dubes Vorobieva dalam pengarahan pers dengan media, Rabu (11/11/2020).
BACA JUGA: Perjanjian Damai Disepakati, Rusia Kirim Pasukan Perdamaian ke Nagorno-Karabagh
&amp;ldquo;Tetapi setidaknya perang telah dihentikan dan orang-orang tidak tewas dan itu adalah perkembangan yang sangat positif.&amp;rdquo;
Sebagaimana diberitakan, Armenia dan Azerbaijan telah menyepakati perjanjian damai yang ditengahi Rusia pada Senin (9/11/2020). Kesepakatan itu menghentikan perang yang telah berlangsung selama berminggu-minggu di Nagorno-Karabagh sejak konflik kembali pecah pada September.
Kesepakatan damai, yang ditandatangani oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, dan perdana menteri Armenia, berlaku mulai Selasa (10/11/2020) pukul 01:00 waktu setempat.
Nagorno-Karabagh adalah daerah kantong yang disengketakan kedua negara. Sejak 1994, daerah itu diakui secara internasional sebagai wilayah Azerbaijan tetapi telah dijalankan oleh etnis Armenia.
BACA JUGA: Putin: Hampir 5.000 Orang Tewas dalam Konflik di Nagorno-Karabagh
Baik Azerbaijan dan Armenia memiliki hubungan yang dekat dengan Rusia.
Rusia telah mengerahkan pasukan penjaga perdamaiannya ke Nagorno-Karabagh untuk memastikan perjanjian damai ditaati.
Setidaknya 2.000 tentara Rusia pada akhirnya akan aktif di wilayah tersebut dan mereka akan menjaga &quot;koridor Lachin&quot; yang menghubungkan Ibu Kota Karabakh, Stepanakert, ke Armenia. Sembilan puluh pengangkut personel lapis baja juga akan dikerahkan sebagai bagian dari misi lima tahun yang dapat diperbarui.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Duta Besar Rusia untuk Indonesia mengatakan bahwa perjanjian damai antara Armenia dan Azerbaijan, yang ditengahi Moskow, tidak akan menyelesaikan sepenuhnya permasalahan di Nagorno-Karabagh. Meski begitu, Dubes Lyudmila Vorobieva tetap melihat perjanjian itu sebagai suatu hal yang baik.
&amp;ldquo;Tentu saja ini (perjanjian damai) tidak akan menjadi solusi komplit dari konflik Nagorno-Karabagh yang merupakan isu yang sangat rumit, dengan sejarah panjang,&amp;rdquo; kata Dubes Vorobieva dalam pengarahan pers dengan media, Rabu (11/11/2020).
BACA JUGA: Perjanjian Damai Disepakati, Rusia Kirim Pasukan Perdamaian ke Nagorno-Karabagh
&amp;ldquo;Tetapi setidaknya perang telah dihentikan dan orang-orang tidak tewas dan itu adalah perkembangan yang sangat positif.&amp;rdquo;
Sebagaimana diberitakan, Armenia dan Azerbaijan telah menyepakati perjanjian damai yang ditengahi Rusia pada Senin (9/11/2020). Kesepakatan itu menghentikan perang yang telah berlangsung selama berminggu-minggu di Nagorno-Karabagh sejak konflik kembali pecah pada September.
Kesepakatan damai, yang ditandatangani oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, dan perdana menteri Armenia, berlaku mulai Selasa (10/11/2020) pukul 01:00 waktu setempat.
Nagorno-Karabagh adalah daerah kantong yang disengketakan kedua negara. Sejak 1994, daerah itu diakui secara internasional sebagai wilayah Azerbaijan tetapi telah dijalankan oleh etnis Armenia.
BACA JUGA: Putin: Hampir 5.000 Orang Tewas dalam Konflik di Nagorno-Karabagh
Baik Azerbaijan dan Armenia memiliki hubungan yang dekat dengan Rusia.
Rusia telah mengerahkan pasukan penjaga perdamaiannya ke Nagorno-Karabagh untuk memastikan perjanjian damai ditaati.
Setidaknya 2.000 tentara Rusia pada akhirnya akan aktif di wilayah tersebut dan mereka akan menjaga &quot;koridor Lachin&quot; yang menghubungkan Ibu Kota Karabakh, Stepanakert, ke Armenia. Sembilan puluh pengangkut personel lapis baja juga akan dikerahkan sebagai bagian dari misi lima tahun yang dapat diperbarui.
</content:encoded></item></channel></rss>
