<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahfud MD: Gatot Nurmantyo Nyatakan Menerima Bintang Mahaputera dari Jokowi</title><description>Mahfud menyatakan, Gatot lewat suratnya menyatakan menerima penghargaan tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/11/337/2307782/mahfud-md-gatot-nurmantyo-nyatakan-menerima-bintang-mahaputera-dari-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/11/337/2307782/mahfud-md-gatot-nurmantyo-nyatakan-menerima-bintang-mahaputera-dari-jokowi"/><item><title>Mahfud MD: Gatot Nurmantyo Nyatakan Menerima Bintang Mahaputera dari Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/11/337/2307782/mahfud-md-gatot-nurmantyo-nyatakan-menerima-bintang-mahaputera-dari-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/11/337/2307782/mahfud-md-gatot-nurmantyo-nyatakan-menerima-bintang-mahaputera-dari-jokowi</guid><pubDate>Rabu 11 November 2020 11:55 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/11/337/2307782/mahfud-md-gatot-nurmantyo-nyatakan-menerima-bintang-mahaputera-dari-jokowi-zROKKKIEKJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gatot Nurmantyo.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/11/337/2307782/mahfud-md-gatot-nurmantyo-nyatakan-menerima-bintang-mahaputera-dari-jokowi-zROKKKIEKJ.jpg</image><title>Gatot Nurmantyo.</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) menepis pemberitaan yang menyebut Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menolak Bintang Mahaputera dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Mahfud menyatakan, Gatot lewat suratnya menyatakan menerima penghargaan tersebut. Hanya saja, dia tidak menghadiri acara penyematan di Istana Negara karena beberapa alasan.
&quot;Iya nanti dikirim melalui sesmil, Beliau (Gatot) mengatakan di sini menyatakan menerima, sehingga hanya tak bisa hadir penyematannya,&quot; kata Mahfud selepas mengikuti penganugerahan bintang tanda jasa untuk puluhan tokoh di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/10/2020).
Lewat suratnya, Gatot beralasan tak hadir ke Istana karena saat ini masih dalam masa Covid-19. Terkait hal ini, Mahfud menegaskan acara penganugerahan sudah mengikuti protokol Covid-19.

&quot;Pertama karena ini suasana Covid-19. Karena suasana covid, disepakati pada Agustus dulu dipecah (pemberiannya). Separuh bulan Agustus, separuh sekarang. Sehingga suasana covid terpatuhi standarnya,&quot; ucap Mahfud.
Selanjutnya alasan kedua Gatot adalah, pemberian tanda jasa tersebut tidak lazim diberikan di November. Hal itu merujuk pada pernyataan Mantan Sesmilpres yang juga politikus PDI Perjuangan Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin.
Baca juga: Mahfud MD: Meski Tak Hadir, Gatot Nurmantyo Tetap Dapat Bintang Mahaputera
&quot;Kedua, kita tetap kalau Beliau mengatakan karena menurut Pak TB Hasanuddin ini tidak lazim diberikan di bulan November, karena biasanya di bulan Agustus, iya, justru karena musim covid kita pecah dua tapi tak lebih dari tahun 2020. Menurut Sesmil Mayjen Suharyanto, harus rampung tahun ini sebagai hak, karena tahun berikutnya sudah ada lagi,&amp;rdquo; ucap Mahfud.
&amp;ldquo;Jadi kalau diberikan tanggal sekarang ini karena Agustus (kemarin) disepakati dipecah dua agar tak berkerumun, bahwa covid ada protokol kesehatan baik sebelum masuk, maupun ketika akan masuk dan di dalam,&quot; beber Mahfud.
Sebelumnya diberitakan,  Gatot Nurmantyo batal hadir di Istana dalam acara penganugerahan tanda jasa Bintang Mahaputera. Ketidakhadiran Gatot disampaikan melalui surat kepada Presiden Jokowi.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) menepis pemberitaan yang menyebut Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menolak Bintang Mahaputera dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Mahfud menyatakan, Gatot lewat suratnya menyatakan menerima penghargaan tersebut. Hanya saja, dia tidak menghadiri acara penyematan di Istana Negara karena beberapa alasan.
&quot;Iya nanti dikirim melalui sesmil, Beliau (Gatot) mengatakan di sini menyatakan menerima, sehingga hanya tak bisa hadir penyematannya,&quot; kata Mahfud selepas mengikuti penganugerahan bintang tanda jasa untuk puluhan tokoh di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/10/2020).
Lewat suratnya, Gatot beralasan tak hadir ke Istana karena saat ini masih dalam masa Covid-19. Terkait hal ini, Mahfud menegaskan acara penganugerahan sudah mengikuti protokol Covid-19.

&quot;Pertama karena ini suasana Covid-19. Karena suasana covid, disepakati pada Agustus dulu dipecah (pemberiannya). Separuh bulan Agustus, separuh sekarang. Sehingga suasana covid terpatuhi standarnya,&quot; ucap Mahfud.
Selanjutnya alasan kedua Gatot adalah, pemberian tanda jasa tersebut tidak lazim diberikan di November. Hal itu merujuk pada pernyataan Mantan Sesmilpres yang juga politikus PDI Perjuangan Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin.
Baca juga: Mahfud MD: Meski Tak Hadir, Gatot Nurmantyo Tetap Dapat Bintang Mahaputera
&quot;Kedua, kita tetap kalau Beliau mengatakan karena menurut Pak TB Hasanuddin ini tidak lazim diberikan di bulan November, karena biasanya di bulan Agustus, iya, justru karena musim covid kita pecah dua tapi tak lebih dari tahun 2020. Menurut Sesmil Mayjen Suharyanto, harus rampung tahun ini sebagai hak, karena tahun berikutnya sudah ada lagi,&amp;rdquo; ucap Mahfud.
&amp;ldquo;Jadi kalau diberikan tanggal sekarang ini karena Agustus (kemarin) disepakati dipecah dua agar tak berkerumun, bahwa covid ada protokol kesehatan baik sebelum masuk, maupun ketika akan masuk dan di dalam,&quot; beber Mahfud.
Sebelumnya diberitakan,  Gatot Nurmantyo batal hadir di Istana dalam acara penganugerahan tanda jasa Bintang Mahaputera. Ketidakhadiran Gatot disampaikan melalui surat kepada Presiden Jokowi.
</content:encoded></item></channel></rss>
