<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 13 Jamaah Umrah Asal Indonesia Positif Covid-19, Kemenag: Dalam Proses Isolasi   </title><description>Sebanyak 13 jamaah Umrah yang dinyatakan positif Covid-19. Hal ini saat dilakukan pemeriksaan polymerase chain reaction.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/11/337/2308029/13-jamaah-umrah-asal-indonesia-positif-covid-19-kemenag-dalam-proses-isolasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/11/337/2308029/13-jamaah-umrah-asal-indonesia-positif-covid-19-kemenag-dalam-proses-isolasi"/><item><title> 13 Jamaah Umrah Asal Indonesia Positif Covid-19, Kemenag: Dalam Proses Isolasi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/11/337/2308029/13-jamaah-umrah-asal-indonesia-positif-covid-19-kemenag-dalam-proses-isolasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/11/337/2308029/13-jamaah-umrah-asal-indonesia-positif-covid-19-kemenag-dalam-proses-isolasi</guid><pubDate>Rabu 11 November 2020 17:12 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/11/337/2308029/13-jamaah-umrah-asal-indonesia-positif-covid-19-kemenag-dalam-proses-isolasi-1B3yubw52O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/11/337/2308029/13-jamaah-umrah-asal-indonesia-positif-covid-19-kemenag-dalam-proses-isolasi-1B3yubw52O.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama, Arfi Hatim mengatakan, ada sebanyak 13 jamaah Umrah yang dinyatakan positif Covid-19. Hal ini saat dilakukan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) Swab di Arab Saudi.

Arfi menjelaskan, bahwa jamaah umrah dari Indonesia sebanyak tiga kloter yang diberangkatkan.

&amp;ldquo;Jadi perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini ada 3 kloter atau gelombang keberangkatan dari Tanah Air ke Arab Saudi. Pertama tanggal 1 November sebanyak 224 orang. Kemudian pada tanggal 3 November sebanyak 89 jamaah dan terakhir tanggal 8 November sebanyak 46 jamaah,&amp;rdquo; katanya di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB Jakarta, Rabu (11/11/2020).
Baca juga:
Update Corona 11 November 2020: Positif 448.118 Orang, 378.982 Sembuh &amp;amp; 14.836 Meninggal&amp;nbsp; &amp;nbsp;
10 Provinsi Tercatat Penambahan Covid-19 Harian di Atas 100 Kasus
Kasus Covid-19 Bertambah 3.770, Berikut Sebaran di 34 Provinsi
Arfi pun membenarkan jamaah umrah yang positif Covid-19. &amp;ldquo;Betul ada jamaah kita yang terkonfirmasi positif setelah dilakukan PCR Swab tes di Makkah pada waktu proses karantina,&amp;rdquo; sambungnya.

&amp;ldquo;Untuk gelombang pertama tanggal 1 November itu data yang kami dapatkan, dari dua kali swab ya, dari dua kali swab itu ada 8 jamaah yang terkonfirmasi positif. Kemudian gelombang yang kedua, tanggal 3 November ada 5 orang yang terkonfirmasi positif. Dan dari gelombang ketiga tidak ada, alhamdulillah tidak ada yang positif,&amp;rdquo; jelas Arfi.

&amp;ldquo;Artinya secara total keseluruhan ada 13 orang jamaah kita yang terkonfirmasi positif selama dilakukan karantina dan swab tes yang dilakukan di Arab Saudi,&amp;rdquo; ungkap Arfi.

Arfi mengatakan, bahwa penanganan jamaah umrah yang positif ini menjadi tanggung jawab dari musaqah dan pemerintah Arab Saudi.

&amp;ldquo;Mereka sudah dilakukan proses isolasi. Dan waktu nanti akan dilakukan swab tes ulang juga. Mudah-mudahan hasilnya juga sudah negatif,&amp;rdquo; katanya.

&amp;ldquo;Artinya ini penanganannya sudah ditangani, isolasi, termasuk juga perhatian terhadap konsumsi itu sudah menjadi perhatian dari pihak Musaqah dan Kementerian Kesehatan Arab Saudi,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama, Arfi Hatim mengatakan, ada sebanyak 13 jamaah Umrah yang dinyatakan positif Covid-19. Hal ini saat dilakukan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) Swab di Arab Saudi.

Arfi menjelaskan, bahwa jamaah umrah dari Indonesia sebanyak tiga kloter yang diberangkatkan.

&amp;ldquo;Jadi perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini ada 3 kloter atau gelombang keberangkatan dari Tanah Air ke Arab Saudi. Pertama tanggal 1 November sebanyak 224 orang. Kemudian pada tanggal 3 November sebanyak 89 jamaah dan terakhir tanggal 8 November sebanyak 46 jamaah,&amp;rdquo; katanya di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB Jakarta, Rabu (11/11/2020).
Baca juga:
Update Corona 11 November 2020: Positif 448.118 Orang, 378.982 Sembuh &amp;amp; 14.836 Meninggal&amp;nbsp; &amp;nbsp;
10 Provinsi Tercatat Penambahan Covid-19 Harian di Atas 100 Kasus
Kasus Covid-19 Bertambah 3.770, Berikut Sebaran di 34 Provinsi
Arfi pun membenarkan jamaah umrah yang positif Covid-19. &amp;ldquo;Betul ada jamaah kita yang terkonfirmasi positif setelah dilakukan PCR Swab tes di Makkah pada waktu proses karantina,&amp;rdquo; sambungnya.

&amp;ldquo;Untuk gelombang pertama tanggal 1 November itu data yang kami dapatkan, dari dua kali swab ya, dari dua kali swab itu ada 8 jamaah yang terkonfirmasi positif. Kemudian gelombang yang kedua, tanggal 3 November ada 5 orang yang terkonfirmasi positif. Dan dari gelombang ketiga tidak ada, alhamdulillah tidak ada yang positif,&amp;rdquo; jelas Arfi.

&amp;ldquo;Artinya secara total keseluruhan ada 13 orang jamaah kita yang terkonfirmasi positif selama dilakukan karantina dan swab tes yang dilakukan di Arab Saudi,&amp;rdquo; ungkap Arfi.

Arfi mengatakan, bahwa penanganan jamaah umrah yang positif ini menjadi tanggung jawab dari musaqah dan pemerintah Arab Saudi.

&amp;ldquo;Mereka sudah dilakukan proses isolasi. Dan waktu nanti akan dilakukan swab tes ulang juga. Mudah-mudahan hasilnya juga sudah negatif,&amp;rdquo; katanya.

&amp;ldquo;Artinya ini penanganannya sudah ditangani, isolasi, termasuk juga perhatian terhadap konsumsi itu sudah menjadi perhatian dari pihak Musaqah dan Kementerian Kesehatan Arab Saudi,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
