<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pria Berhelm Tewas Dibantai di Jalan Yogya-Wonosari</title><description>Dari pemeriksaan awal, korban merupakan korban pembunuhan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/11/510/2307793/pria-berhelm-tewas-dibantai-di-jalan-yogya-wonosari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/11/510/2307793/pria-berhelm-tewas-dibantai-di-jalan-yogya-wonosari"/><item><title>Pria Berhelm Tewas Dibantai di Jalan Yogya-Wonosari</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/11/510/2307793/pria-berhelm-tewas-dibantai-di-jalan-yogya-wonosari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/11/510/2307793/pria-berhelm-tewas-dibantai-di-jalan-yogya-wonosari</guid><pubDate>Rabu 11 November 2020 12:13 WIB</pubDate><dc:creator>Suharjono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/11/510/2307793/pria-berhelm-tewas-dibantai-di-jalan-yogya-wonosari-yHDbvHBNdK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/11/510/2307793/pria-berhelm-tewas-dibantai-di-jalan-yogya-wonosari-yHDbvHBNdK.jpg</image><title>ilustrasi: Okezone</title></images><description>GUNUNGKIDUL -  Warga dusun Karangsari, Kalurahan Nglanggeran, Patuk  digemparkan dengan penemuan mayat penuh luka. Mayat laki laki ini ditemukan di pinggir jalan utama Yogyakarta - Wonosari pagi tadi.
Kapolsek  Patuk Kompol Hendra Prastawa menjelaskan, mayat pria tersebut diketahui bernama Sugiyanto (53) warga Dusun Ngasemrejo, Kalurahan Ngawu Kecamatan Playen. Kuat dugaan korban tewas akibat dibunuh oleh orang tidak dikenal.
&quot;Penemuan tadi pagi sekitar pukul 03.00 WIB oleh warga yang melintas di jalan tersebut,&quot; terangnya kepada wartawan Rabu (11/11/2020).
Ditambahkannya,  saat penemuan korban terdapat warga yang melihat sesosok tubuh tergeletak di pinggir jalan. Begitu melihat ada orang dengan penuh luka akhirnya keduanya lapor ke Mapolsek Patuk. Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian lengkap dengan helm di kepala dan sandal di kaki.
Tak jauh dari korban ditemukan satu unit ponsel dan sepeda motor yang diduga dimiliki korban. &quot;Namun petugas tidak menemukan identitas korban. Kami melakukan penelusuran dari ponsel yang digunakan sehingga identitas berhasil diketahui ,&quot; katanya.
Dari pemeriksaan awal, korban merupakan korban pembunuhan. Korban saat ini dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Polda DIY untuk pemeriksaan lebih lanjut.
</description><content:encoded>GUNUNGKIDUL -  Warga dusun Karangsari, Kalurahan Nglanggeran, Patuk  digemparkan dengan penemuan mayat penuh luka. Mayat laki laki ini ditemukan di pinggir jalan utama Yogyakarta - Wonosari pagi tadi.
Kapolsek  Patuk Kompol Hendra Prastawa menjelaskan, mayat pria tersebut diketahui bernama Sugiyanto (53) warga Dusun Ngasemrejo, Kalurahan Ngawu Kecamatan Playen. Kuat dugaan korban tewas akibat dibunuh oleh orang tidak dikenal.
&quot;Penemuan tadi pagi sekitar pukul 03.00 WIB oleh warga yang melintas di jalan tersebut,&quot; terangnya kepada wartawan Rabu (11/11/2020).
Ditambahkannya,  saat penemuan korban terdapat warga yang melihat sesosok tubuh tergeletak di pinggir jalan. Begitu melihat ada orang dengan penuh luka akhirnya keduanya lapor ke Mapolsek Patuk. Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian lengkap dengan helm di kepala dan sandal di kaki.
Tak jauh dari korban ditemukan satu unit ponsel dan sepeda motor yang diduga dimiliki korban. &quot;Namun petugas tidak menemukan identitas korban. Kami melakukan penelusuran dari ponsel yang digunakan sehingga identitas berhasil diketahui ,&quot; katanya.
Dari pemeriksaan awal, korban merupakan korban pembunuhan. Korban saat ini dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Polda DIY untuk pemeriksaan lebih lanjut.
</content:encoded></item></channel></rss>
