<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Moeldoko: Apa yang Harus Direkonsiliasi dengan Habib Rizieq?</title><description>Moeldoko menganggap tak ada yang perlu direkonsiliasi dengan Habib Rizieq.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/12/337/2308543/moeldoko-apa-yang-harus-direkonsiliasi-dengan-habib-rizieq</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/12/337/2308543/moeldoko-apa-yang-harus-direkonsiliasi-dengan-habib-rizieq"/><item><title>Moeldoko: Apa yang Harus Direkonsiliasi dengan Habib Rizieq?</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/12/337/2308543/moeldoko-apa-yang-harus-direkonsiliasi-dengan-habib-rizieq</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/12/337/2308543/moeldoko-apa-yang-harus-direkonsiliasi-dengan-habib-rizieq</guid><pubDate>Kamis 12 November 2020 15:46 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/12/337/2308543/moeldoko-apa-yang-harus-direkonsiliasi-dengan-habib-rizieq-ObXEIc9Kh5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Moeldoko. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/12/337/2308543/moeldoko-apa-yang-harus-direkonsiliasi-dengan-habib-rizieq-ObXEIc9Kh5.jpg</image><title>Moeldoko. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menegaskan pemerintah tidak punya masalah dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Sehingga, tidak perlu ada yang direkonsiliasikan.
&quot;Menurut saya, apa yang direkonsiliasi dengan Pak Habib Rizieq? Kita tidak ada masalah,&quot; ujarnya saat jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/11/2020).&amp;nbsp;
Moeldoko menuturkan, dari awal pemerintah tidak pernah mengganggu Habib Rizieq. Tokoh di FPI itu pergi dan pulang ke Indonesia atas keinginannya sendiri.
&quot;Dari awal kita katakan Pak Habib Rizieq mau pulang, ya pulang-pulang saja. Pergi-pergi sendiri, pulang-pulang silakan,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMS8xLzEyNDQwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kata Moeldoko, pemerintah dan aparat telah membuktikan bahwa kepulangan Habib Rizieq tidak diganggu. Bahkan aparat mengawal dengan baik tanpa memberikan tekanan sedikit pun.
&quot;Buktinya pulang enggak ada masalah kok. Apakah kita mencegat, enggak? Aparat keamanan justru kita wanti-wanti, kawal dengan baik, jangan diganggu walaupun mereka sendiri yang menganggu, menganggu jalan maksudnya, menganggu publik,&quot; imbuhnya.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Moeldoko: Pemerintah Tak Bisa Dicap Kriminalisasi Ulama
&quot;Tetapi kita tidak berikan upaya-upaya untuk menekan, upaya-upaya untuk menghalangi dan seterusnya. Buktinya apa? Ya beliau datang sampe ke rumahnya ya aman-aman aja. Selamat. Jadi inilah, kita juga harus luruskan, harus clear, masyarakat juga harus paham tidak ada yang perlu direkonsiliasi,&quot; tambah Moeldoko.&amp;nbsp;Sebelumnya diberitakan, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab bersedia membuka pintu rekonsiliasi dengan pemerintah. Asalkan, pemerintah menghentikan tindakan semena-mena yang di antaranya mengkriminalisasi ulama, mengkriminalisasi aktivis dan lain sebagainya.&amp;nbsp;
&quot;Tidak ada rekonsiliasi tanpa dialog, dialog itu penting sudah dan ga boleh penguasa itu tangkap kanan tangkap kiri. kriminilasisi sudah enggak boleh,&amp;rdquo; ujar Habib Rizieq sebagaimana dilihat dalam YouTube Front TV, Kamis 12 November 2020.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menegaskan pemerintah tidak punya masalah dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Sehingga, tidak perlu ada yang direkonsiliasikan.
&quot;Menurut saya, apa yang direkonsiliasi dengan Pak Habib Rizieq? Kita tidak ada masalah,&quot; ujarnya saat jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/11/2020).&amp;nbsp;
Moeldoko menuturkan, dari awal pemerintah tidak pernah mengganggu Habib Rizieq. Tokoh di FPI itu pergi dan pulang ke Indonesia atas keinginannya sendiri.
&quot;Dari awal kita katakan Pak Habib Rizieq mau pulang, ya pulang-pulang saja. Pergi-pergi sendiri, pulang-pulang silakan,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMS8xLzEyNDQwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kata Moeldoko, pemerintah dan aparat telah membuktikan bahwa kepulangan Habib Rizieq tidak diganggu. Bahkan aparat mengawal dengan baik tanpa memberikan tekanan sedikit pun.
&quot;Buktinya pulang enggak ada masalah kok. Apakah kita mencegat, enggak? Aparat keamanan justru kita wanti-wanti, kawal dengan baik, jangan diganggu walaupun mereka sendiri yang menganggu, menganggu jalan maksudnya, menganggu publik,&quot; imbuhnya.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Moeldoko: Pemerintah Tak Bisa Dicap Kriminalisasi Ulama
&quot;Tetapi kita tidak berikan upaya-upaya untuk menekan, upaya-upaya untuk menghalangi dan seterusnya. Buktinya apa? Ya beliau datang sampe ke rumahnya ya aman-aman aja. Selamat. Jadi inilah, kita juga harus luruskan, harus clear, masyarakat juga harus paham tidak ada yang perlu direkonsiliasi,&quot; tambah Moeldoko.&amp;nbsp;Sebelumnya diberitakan, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab bersedia membuka pintu rekonsiliasi dengan pemerintah. Asalkan, pemerintah menghentikan tindakan semena-mena yang di antaranya mengkriminalisasi ulama, mengkriminalisasi aktivis dan lain sebagainya.&amp;nbsp;
&quot;Tidak ada rekonsiliasi tanpa dialog, dialog itu penting sudah dan ga boleh penguasa itu tangkap kanan tangkap kiri. kriminilasisi sudah enggak boleh,&amp;rdquo; ujar Habib Rizieq sebagaimana dilihat dalam YouTube Front TV, Kamis 12 November 2020.</content:encoded></item></channel></rss>
