<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sadis! Kucing Peliharaan Ditembak hingga Mati</title><description>Kucing yang diberi nama Emeng itu sudah dirawat dua tahun oleh Ghifari.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/13/338/2309185/sadis-kucing-peliharaan-ditembak-hingga-mati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/13/338/2309185/sadis-kucing-peliharaan-ditembak-hingga-mati"/><item><title>Sadis! Kucing Peliharaan Ditembak hingga Mati</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/13/338/2309185/sadis-kucing-peliharaan-ditembak-hingga-mati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/13/338/2309185/sadis-kucing-peliharaan-ditembak-hingga-mati</guid><pubDate>Jum'at 13 November 2020 17:51 WIB</pubDate><dc:creator>Okto Rizki Alpino</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/13/338/2309185/sadis-kucing-peliharaan-ditembak-hingga-mati-uIWiT4Xr6U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Sindonews</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/13/338/2309185/sadis-kucing-peliharaan-ditembak-hingga-mati-uIWiT4Xr6U.jpg</image><title>Foto: Sindonews</title></images><description>JAKARTA - Seeekor kucing peliharaaan warga di Gang Al-Amin RT 05/12, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur ditemukan tewas pada Jumat (13/11/2020).
Kucing milik Ghifari Ramadhan (25) tewas akibat tertembak senapan angin. Pelaku tak lain tetangganya sendiri yang merasa terganggu dengan hewan tersebut.
(Baca juga: Kebakaran Bangkai Bus Transjakarta di Bogor Padam)
&quot;Mayatnya ditemukan mertua tadi pagi sekitar 07.30 WIB. Pas dilihat ada bekas luka tembakan,&quot; ujar Ghifari di lokasi, Jumat (13/11/2020).
Kucing yang diberi nama Emeng itu sudah dirawat dua tahun oleh Ghifari. Namun,  nahas emeng tewas diduga ditembak oleh tetangga Ghifari berinisial A (45).
&quot;Lokasi ditemukan di lapangan, ada tetangga yang punya senapan angin dan suka nembak tikus. Karena curiga ayah mertua saya nanya ke pemilik senapan itu,&quot; sambungnya.
Penyebab A menembak Emeng sampai tewas karena merasa terganggu. Sebab, dari penuturan A kepada ayah mertua Ghifari, emeng kerap naik ke plafon rumah.
&quot;Yang saya enggak habis pikir kenapa tega gitu sampe ditembak mati, kan bisa disiram air aja. Terus dia (A) juga enggak ada rasa bersalah, enggak ada minta maaf juga,&quot; ungkapnya.
Ghifari masih menunggu itikad baik dari pelaku. Jika jalan kekeluargaan tidak menemukan hasil baik, maka tidak menutup kemungkinan untuk diteruskan ke jalur hukum.
&quot;Kita maunya sih bicarain baik-baik dulu. Karena ini kan kucing dirawat dari kecil sampe gede udah dua tahun. Kita juga kasih makan pribadi, dengan kejadian ini kita enggak terima,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Seeekor kucing peliharaaan warga di Gang Al-Amin RT 05/12, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur ditemukan tewas pada Jumat (13/11/2020).
Kucing milik Ghifari Ramadhan (25) tewas akibat tertembak senapan angin. Pelaku tak lain tetangganya sendiri yang merasa terganggu dengan hewan tersebut.
(Baca juga: Kebakaran Bangkai Bus Transjakarta di Bogor Padam)
&quot;Mayatnya ditemukan mertua tadi pagi sekitar 07.30 WIB. Pas dilihat ada bekas luka tembakan,&quot; ujar Ghifari di lokasi, Jumat (13/11/2020).
Kucing yang diberi nama Emeng itu sudah dirawat dua tahun oleh Ghifari. Namun,  nahas emeng tewas diduga ditembak oleh tetangga Ghifari berinisial A (45).
&quot;Lokasi ditemukan di lapangan, ada tetangga yang punya senapan angin dan suka nembak tikus. Karena curiga ayah mertua saya nanya ke pemilik senapan itu,&quot; sambungnya.
Penyebab A menembak Emeng sampai tewas karena merasa terganggu. Sebab, dari penuturan A kepada ayah mertua Ghifari, emeng kerap naik ke plafon rumah.
&quot;Yang saya enggak habis pikir kenapa tega gitu sampe ditembak mati, kan bisa disiram air aja. Terus dia (A) juga enggak ada rasa bersalah, enggak ada minta maaf juga,&quot; ungkapnya.
Ghifari masih menunggu itikad baik dari pelaku. Jika jalan kekeluargaan tidak menemukan hasil baik, maka tidak menutup kemungkinan untuk diteruskan ke jalur hukum.
&quot;Kita maunya sih bicarain baik-baik dulu. Karena ini kan kucing dirawat dari kecil sampe gede udah dua tahun. Kita juga kasih makan pribadi, dengan kejadian ini kita enggak terima,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
