<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Bandang Menerjang, Tembok Pembatas Perlintasan Kereta Roboh</title><description>Rumah warga rusak dan tembok beton pembatas perlintasan kereta api jebol, serta menyisakan endapan lumpur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/19/512/2312288/banjir-bandang-menerjang-tembok-pembatas-perlintasan-kereta-roboh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/19/512/2312288/banjir-bandang-menerjang-tembok-pembatas-perlintasan-kereta-roboh"/><item><title>Banjir Bandang Menerjang, Tembok Pembatas Perlintasan Kereta Roboh</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/19/512/2312288/banjir-bandang-menerjang-tembok-pembatas-perlintasan-kereta-roboh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/19/512/2312288/banjir-bandang-menerjang-tembok-pembatas-perlintasan-kereta-roboh</guid><pubDate>Kamis 19 November 2020 12:54 WIB</pubDate><dc:creator>Eddie Prayitno</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/19/512/2312288/banjir-bandang-menerjang-tembok-pembatas-perlintasan-kereta-roboh-yZWocuWUUA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir bandang merobohkan tembok pembatan perlintasan kereta di Batang (Foto : iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/19/512/2312288/banjir-bandang-menerjang-tembok-pembatas-perlintasan-kereta-roboh-yZWocuWUUA.jpg</image><title>Banjir bandang merobohkan tembok pembatan perlintasan kereta di Batang (Foto : iNews)</title></images><description>KENDAL - Kawasan pemukiman padat pendudukan dan stasiun kereta api Pelabuhan di Desa Ketanggan Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa tengah, diterjang banjir bandang bercampur lumpur setelah hujan deras mengguyur semalaman.

Akibatnya, rumah milik warga rusak dan tembok beton pembatas perlintasan kereta api jebol, serta menyisakan endapan lumpur.

Derasnya air bah tersebut, selain merusak pembatas jalur kereta dengan pemukiman warga, juga merusak pagar rumah milik salah satu warga. Rmah milik  Sudiraharjo  nyaris roboh, sisa lumpur yang terbawa air sisa hujan pun masih menutupi seluruh lantai rumah dan lingkungan stasiun.

Saat kejadian berlangsung diperlintasan kereta api sempat tidak bisa dilintasi lantaran genangan air campur lumpur beserta sampah yang memenuhi rel.

Sisa lumpur hingga Kamis siang, (19/11/2020) masih memenuhi jalan dan rumah, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa alam tersebut.

&quot;Sampai sekarang rumah saya masih banyak lumpurnya,&quot; kata Sudiraharjo.

Baca Juga :&amp;nbsp;2 Gerbong KA yang Anjlok di Stasiun Malang Kota Berhasil Dievakuasi

Upaya pembersihan dilakukan sejumlah pihak, baik warga dan kereta api agar kondisi berangsur seperti semula. Lumpur yang berasa dari proyek  kawasan industri terpadu Batang, ditanggapi manajemen dengan menghitung kerugian material yang disebabkan dari kejadian tersebut.

Dukuh Pelabuhan Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, sendiri terdapat sekitar 80 rumah yang diterjang air campur lumpur.</description><content:encoded>KENDAL - Kawasan pemukiman padat pendudukan dan stasiun kereta api Pelabuhan di Desa Ketanggan Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa tengah, diterjang banjir bandang bercampur lumpur setelah hujan deras mengguyur semalaman.

Akibatnya, rumah milik warga rusak dan tembok beton pembatas perlintasan kereta api jebol, serta menyisakan endapan lumpur.

Derasnya air bah tersebut, selain merusak pembatas jalur kereta dengan pemukiman warga, juga merusak pagar rumah milik salah satu warga. Rmah milik  Sudiraharjo  nyaris roboh, sisa lumpur yang terbawa air sisa hujan pun masih menutupi seluruh lantai rumah dan lingkungan stasiun.

Saat kejadian berlangsung diperlintasan kereta api sempat tidak bisa dilintasi lantaran genangan air campur lumpur beserta sampah yang memenuhi rel.

Sisa lumpur hingga Kamis siang, (19/11/2020) masih memenuhi jalan dan rumah, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa alam tersebut.

&quot;Sampai sekarang rumah saya masih banyak lumpurnya,&quot; kata Sudiraharjo.

Baca Juga :&amp;nbsp;2 Gerbong KA yang Anjlok di Stasiun Malang Kota Berhasil Dievakuasi

Upaya pembersihan dilakukan sejumlah pihak, baik warga dan kereta api agar kondisi berangsur seperti semula. Lumpur yang berasa dari proyek  kawasan industri terpadu Batang, ditanggapi manajemen dengan menghitung kerugian material yang disebabkan dari kejadian tersebut.

Dukuh Pelabuhan Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, sendiri terdapat sekitar 80 rumah yang diterjang air campur lumpur.</content:encoded></item></channel></rss>
