<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kota Cimahi Kembali Masuk ke Zona Merah Covid-19   </title><description>Kota Cimahi kembali dinyatakan masuk ke zona merah, atau risiko tinggi penyebaran Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/19/525/2312041/kota-cimahi-kembali-masuk-ke-zona-merah-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/19/525/2312041/kota-cimahi-kembali-masuk-ke-zona-merah-covid-19"/><item><title> Kota Cimahi Kembali Masuk ke Zona Merah Covid-19   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/19/525/2312041/kota-cimahi-kembali-masuk-ke-zona-merah-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/19/525/2312041/kota-cimahi-kembali-masuk-ke-zona-merah-covid-19</guid><pubDate>Kamis 19 November 2020 03:30 WIB</pubDate><dc:creator>Adi Haryanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/18/525/2312041/kota-cimahi-kembali-masuk-ke-zona-merah-covid-19-HUn41iQdNO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna (foto: Sindonews/Adi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/18/525/2312041/kota-cimahi-kembali-masuk-ke-zona-merah-covid-19-HUn41iQdNO.jpg</image><title>Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna (foto: Sindonews/Adi)</title></images><description>
CIMAHI - Kota Cimahi kembali dinyatakan masuk ke zona merah, atau risiko tinggi penyebaran Covid-19, berdasarkan hasil evaluasi satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, Provinsi Jawa Barat.

Dimintai tanggapan terkait hal tersebut, Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna menyesalkan kembalinya Cimahi ke zona merah dari asalnya zona oranye. Itu dikarenakan dari 15 kelurahan, hanya satu Kelurahan Cimahi yang masih zona hijau.

&quot;Kami sangat menyesal karena kembali lagi ke zona merah. Tapi memang penyebaran Covid-19 di hampir semua kelurahan cukup tinggi,&quot; ucapnya, Rabu (18/11/2020).
&amp;nbsp;
Ajay menjelaskan, secara lonjakan temuan kasus sebenarnya tidak terlalu besar. Hanya yang berpengaruh adalah penambahan kasus positif dan pasien meninggal dunia. Itu yang membuat Cimahi kembali masuk ke zona merah Covid-19.

&quot;Parameternya bisa jadi dari lonjakan penambahan dan yang meninggal. Data yang masuk hingga kini ada 24 orang yang meninggal karena Covid-19,&quot; sebutnya.

Mengenai darimana warga Cimahi terpapar, Ajay menyebutkan, berdasarkan hasil traking kebanyakan kasus impor dari luar daerah. Sementara untuk penyebaran kasus yang murni berasal dari dalam wilayah Kota Cimahi, berdasarkan catatan tidak ada.

Namun dirinya menolak, jika dikatakan kembalinya ke zona merah Cimahi diakibatkan karena longgarnya penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Sebab setiap pekannya dan dalam berbagai kesempatan pihaknya selalu meminta masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

&quot;Bukan karena longgarnya penerapan protokol kesehatan, karena intervensi selalu kami lakukan. Penyebabnya karena, perjalanan luar daerah dan kepadatan penduduk di Cimahi,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
CIMAHI - Kota Cimahi kembali dinyatakan masuk ke zona merah, atau risiko tinggi penyebaran Covid-19, berdasarkan hasil evaluasi satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, Provinsi Jawa Barat.

Dimintai tanggapan terkait hal tersebut, Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna menyesalkan kembalinya Cimahi ke zona merah dari asalnya zona oranye. Itu dikarenakan dari 15 kelurahan, hanya satu Kelurahan Cimahi yang masih zona hijau.

&quot;Kami sangat menyesal karena kembali lagi ke zona merah. Tapi memang penyebaran Covid-19 di hampir semua kelurahan cukup tinggi,&quot; ucapnya, Rabu (18/11/2020).
&amp;nbsp;
Ajay menjelaskan, secara lonjakan temuan kasus sebenarnya tidak terlalu besar. Hanya yang berpengaruh adalah penambahan kasus positif dan pasien meninggal dunia. Itu yang membuat Cimahi kembali masuk ke zona merah Covid-19.

&quot;Parameternya bisa jadi dari lonjakan penambahan dan yang meninggal. Data yang masuk hingga kini ada 24 orang yang meninggal karena Covid-19,&quot; sebutnya.

Mengenai darimana warga Cimahi terpapar, Ajay menyebutkan, berdasarkan hasil traking kebanyakan kasus impor dari luar daerah. Sementara untuk penyebaran kasus yang murni berasal dari dalam wilayah Kota Cimahi, berdasarkan catatan tidak ada.

Namun dirinya menolak, jika dikatakan kembalinya ke zona merah Cimahi diakibatkan karena longgarnya penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Sebab setiap pekannya dan dalam berbagai kesempatan pihaknya selalu meminta masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

&quot;Bukan karena longgarnya penerapan protokol kesehatan, karena intervensi selalu kami lakukan. Penyebabnya karena, perjalanan luar daerah dan kepadatan penduduk di Cimahi,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
