<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pangdam Jaya Perintahkan Copot Baliho FPI, Fadli Zon Sebut Kembali Dwifungsi ABRI   </title><description>Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang mengakui memerintahkan anak buahnya untuk mencopot baliho raksasa Habib Rizieq.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/20/337/2312981/pangdam-jaya-perintahkan-copot-baliho-fpi-fadli-zon-sebut-kembali-dwifungsi-abri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/20/337/2312981/pangdam-jaya-perintahkan-copot-baliho-fpi-fadli-zon-sebut-kembali-dwifungsi-abri"/><item><title> Pangdam Jaya Perintahkan Copot Baliho FPI, Fadli Zon Sebut Kembali Dwifungsi ABRI   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/20/337/2312981/pangdam-jaya-perintahkan-copot-baliho-fpi-fadli-zon-sebut-kembali-dwifungsi-abri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/20/337/2312981/pangdam-jaya-perintahkan-copot-baliho-fpi-fadli-zon-sebut-kembali-dwifungsi-abri</guid><pubDate>Jum'at 20 November 2020 13:18 WIB</pubDate><dc:creator>Abdul Rochim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/20/337/2312981/pangdam-jaya-perintahkan-copot-baliho-fpi-fadli-zon-sebut-kembali-dwifungsi-abri-cPvbrFQRoU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Politisi Gerindra, Fadli Zon (foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/20/337/2312981/pangdam-jaya-perintahkan-copot-baliho-fpi-fadli-zon-sebut-kembali-dwifungsi-abri-cPvbrFQRoU.jpg</image><title>Politisi Gerindra, Fadli Zon (foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Politikus Partai Gerindra bersuara lantang terkait langkah Panglima Daerah Komando Militer Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang mengakui memerintahkan anak buahnya untuk mencopot baliho raksasa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Di akun Twitter-nya @fadlizon, mantan Wakil Ketua DPR itu mengatakan, bahwa pencopotan baliho bukan menjadi wewenang TNI. Dia juga menyebut kembali istilah Dwifungsi ABRI yang ada pada era Orde Baru.

&amp;rdquo;Apa urusannya Pangdam Jaya memerintahkan mencopot baliho? Di luar kewenangan dan tupoksi TNI. Sebaiknya jgn semakin jauh terseret politik, kecuali mau hidupkan lg &amp;ldquo;dwifungsi ABRI&amp;rdquo; imbangi &amp;ldquo;dwifungsi polisi&amp;rdquo;,&amp;rdquo; kicau Fadli Zon, dikutip SINDOnews, Jumat (20/11/2020).
Baca juga:
Akui Copot Baliho Habib Rizieq, Tagar #Pandam Jaya Puncaki Trending Twiiter
Pangdam Jaya Sebut Iring-Iringan Kendaraan Militer Patroli Rutin, Ini Kata PA 212

Dalam kicauan sebelumnya, Fadli Zon juga menyebut bahwa langkah TNI mencopot baliho FPI justru merusak nama baik TNI sendiri.

&quot;Apa benar video-video ini? Kalau benar apa maksudnya? Jelas merusak nama baik TNI. Apalagi klu tujuannya menakut-takuti rakyat. Harus diusut!&quot; kata Fadli Zon.

Tidak hanya itu, Fadli Zon bahkan menyindir keras TNI yang seharusnya kekuatan pertahanan RI waktunya untuk bersaing dengan negara-negara lainnya.

&amp;ldquo;Bukan bersaing dengan negara asing, Pemerintah RI malah saingi Petamburan,&amp;rdquo; kicaunya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNy8xLzEyNDY2NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Diketahui, Petamburan merupakan daerah yang menjadi markas besar FPI pimpinan Habib Rizieq Shihab.



Sebelumnya, Pangdam Jaya mengakui dirinya yang memerintahkan anak buahnya menurunkan baliho Habib Rizieq.



&quot;Oke, ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya,&quot; tegas Dudung, seusai apel kesiapan bencana dan pilkada serentak, di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020) pagi.



Jenderal Bintang Dua itu menjelaskan, para pria berbaju loreng tersebut berasal dari Garnisun. Dudung mengatakan, Satpol PP kerap kesulitan saat menertibkan spanduk itu.



&quot;Perintah saya itu. Begini, kalau siapapun di republik ini, siapapun, ini negara hukum. Harus taat kepada hukum,&quot; tandas Dudung.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Politikus Partai Gerindra bersuara lantang terkait langkah Panglima Daerah Komando Militer Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang mengakui memerintahkan anak buahnya untuk mencopot baliho raksasa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Di akun Twitter-nya @fadlizon, mantan Wakil Ketua DPR itu mengatakan, bahwa pencopotan baliho bukan menjadi wewenang TNI. Dia juga menyebut kembali istilah Dwifungsi ABRI yang ada pada era Orde Baru.

&amp;rdquo;Apa urusannya Pangdam Jaya memerintahkan mencopot baliho? Di luar kewenangan dan tupoksi TNI. Sebaiknya jgn semakin jauh terseret politik, kecuali mau hidupkan lg &amp;ldquo;dwifungsi ABRI&amp;rdquo; imbangi &amp;ldquo;dwifungsi polisi&amp;rdquo;,&amp;rdquo; kicau Fadli Zon, dikutip SINDOnews, Jumat (20/11/2020).
Baca juga:
Akui Copot Baliho Habib Rizieq, Tagar #Pandam Jaya Puncaki Trending Twiiter
Pangdam Jaya Sebut Iring-Iringan Kendaraan Militer Patroli Rutin, Ini Kata PA 212

Dalam kicauan sebelumnya, Fadli Zon juga menyebut bahwa langkah TNI mencopot baliho FPI justru merusak nama baik TNI sendiri.

&quot;Apa benar video-video ini? Kalau benar apa maksudnya? Jelas merusak nama baik TNI. Apalagi klu tujuannya menakut-takuti rakyat. Harus diusut!&quot; kata Fadli Zon.

Tidak hanya itu, Fadli Zon bahkan menyindir keras TNI yang seharusnya kekuatan pertahanan RI waktunya untuk bersaing dengan negara-negara lainnya.

&amp;ldquo;Bukan bersaing dengan negara asing, Pemerintah RI malah saingi Petamburan,&amp;rdquo; kicaunya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNy8xLzEyNDY2NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Diketahui, Petamburan merupakan daerah yang menjadi markas besar FPI pimpinan Habib Rizieq Shihab.



Sebelumnya, Pangdam Jaya mengakui dirinya yang memerintahkan anak buahnya menurunkan baliho Habib Rizieq.



&quot;Oke, ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya,&quot; tegas Dudung, seusai apel kesiapan bencana dan pilkada serentak, di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020) pagi.



Jenderal Bintang Dua itu menjelaskan, para pria berbaju loreng tersebut berasal dari Garnisun. Dudung mengatakan, Satpol PP kerap kesulitan saat menertibkan spanduk itu.



&quot;Perintah saya itu. Begini, kalau siapapun di republik ini, siapapun, ini negara hukum. Harus taat kepada hukum,&quot; tandas Dudung.

</content:encoded></item></channel></rss>
