<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> TNI Copot Baliho Habib Rizieq, HNW: Mestinya Tak Perlu Bersaing!   </title><description>Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid (HNW) ikut mengomentari langkah Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang mengakui memerintahkan anak buahnya.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/20/337/2312988/tni-copot-baliho-habib-rizieq-hnw-mestinya-tak-perlu-bersaing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/20/337/2312988/tni-copot-baliho-habib-rizieq-hnw-mestinya-tak-perlu-bersaing"/><item><title> TNI Copot Baliho Habib Rizieq, HNW: Mestinya Tak Perlu Bersaing!   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/20/337/2312988/tni-copot-baliho-habib-rizieq-hnw-mestinya-tak-perlu-bersaing</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/20/337/2312988/tni-copot-baliho-habib-rizieq-hnw-mestinya-tak-perlu-bersaing</guid><pubDate>Jum'at 20 November 2020 13:26 WIB</pubDate><dc:creator>Abdul Rochim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/20/337/2312988/tni-copot-baliho-habib-rizieq-hnw-mestinya-tak-perlu-bersaing-Qm5XYrqDow.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid (foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/20/337/2312988/tni-copot-baliho-habib-rizieq-hnw-mestinya-tak-perlu-bersaing-Qm5XYrqDow.jpg</image><title>Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid (foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid (HNW) ikut mengomentari langkah Panglima Daerah Komando Militer Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang mengakui memerintahkan anak buahnya untuk mencopot baliho raksasa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Melalui akun Twitter-nya, @hnurwahid, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu membenarkan kicauan politikus Partai Gerindra, Fadli Zon yang menyebutkan bahwa seharusnya kekuatan pertahanan RI sudah waktunya untuk bersaing dengan negara-negara lainnya, bukan malah bersaing dengan FPI yang bermarkas di Petamburan, Jakarta Pusat.

&amp;rdquo;Betul. Kalau komitmennya adalah untuk pelaksanaan protokol kesehatan dan efektifitas atasi covid-19, mestinya Pemerintah tidak bersaing dg Gubernur DKI maupun dg HRS di Petamburan. Tapi mestinya satukan potensi unt menangkan kompetisi minimal samai New Zealand, Taiwan, German,&amp;rdquo; kicau HNW, dikutip Jumat (20/11/2020).
Baca juga:
Terungkap, Ternyata Pangdam Jaya Suruh Pria Berbaju Loreng Turunkan Baliho Habib Rizieq&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Iring-iringan Kendaraan Militer di Petamburan, Pangdam Jaya: Itu Patroli Rutin&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Sebelumnya, Fadli Zon juga berkicau di Twitter, menyindir langkah sejumlah personel TNI yang mencopot baliho Habib Rizieq. &amp;ldquo;Bukan bersaing dengan negara asing, Pemerintah RI malah saingi Petamburan,&amp;rdquo; kicaunya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNy8xLzEyNDY4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Mantan Wakil Ketua DPR itu juga mengatakan bahwa pencopotan baliho bukan menjadi wewenang TNI. Dia juga menyebut kembali istilah Dwifungsi ABRI yang ada pada era Orde Baru.



&amp;rdquo;Apa urusannya Pangdam Jaya memerintahkan mencopot baliho? Di luar kewenangan n tupoksi TNI. Sebaiknya jgn semakin jauh terseret politik, kecuali mau hidupkan lg &amp;ldquo;dwifungsi ABRI&amp;rdquo; imbangi &amp;ldquo;dwifungsi polisi&amp;rdquo;,&amp;rdquo; kicau Fadli Zon.



Dalam kicauan sebelumnya, Fadli Zon juga menyebut bahwa langkah TNI mencopot baliho FPI justru merusak nama baik TNI sendiri. &quot;Apa benar video-video ini? Kalau benar apa maksudnya? Jelas merusak nama baik TNI. Apalagi klu tujuannya menakut-takuti rakyat. Harus diusut!&quot; kata Fadli Zon.



Pangdam Jaya sendiri telah mengakui bahwa dirinya yang memerintahkan anak buahnya menurunkan baliho Habib Rizieq.



&quot;Oke, ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya,&quot; tegas Dudung, seusai apel kesiapan bencana dan pilkada serentak, di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid (HNW) ikut mengomentari langkah Panglima Daerah Komando Militer Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang mengakui memerintahkan anak buahnya untuk mencopot baliho raksasa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Melalui akun Twitter-nya, @hnurwahid, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu membenarkan kicauan politikus Partai Gerindra, Fadli Zon yang menyebutkan bahwa seharusnya kekuatan pertahanan RI sudah waktunya untuk bersaing dengan negara-negara lainnya, bukan malah bersaing dengan FPI yang bermarkas di Petamburan, Jakarta Pusat.

&amp;rdquo;Betul. Kalau komitmennya adalah untuk pelaksanaan protokol kesehatan dan efektifitas atasi covid-19, mestinya Pemerintah tidak bersaing dg Gubernur DKI maupun dg HRS di Petamburan. Tapi mestinya satukan potensi unt menangkan kompetisi minimal samai New Zealand, Taiwan, German,&amp;rdquo; kicau HNW, dikutip Jumat (20/11/2020).
Baca juga:
Terungkap, Ternyata Pangdam Jaya Suruh Pria Berbaju Loreng Turunkan Baliho Habib Rizieq&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Iring-iringan Kendaraan Militer di Petamburan, Pangdam Jaya: Itu Patroli Rutin&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Sebelumnya, Fadli Zon juga berkicau di Twitter, menyindir langkah sejumlah personel TNI yang mencopot baliho Habib Rizieq. &amp;ldquo;Bukan bersaing dengan negara asing, Pemerintah RI malah saingi Petamburan,&amp;rdquo; kicaunya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNy8xLzEyNDY4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Mantan Wakil Ketua DPR itu juga mengatakan bahwa pencopotan baliho bukan menjadi wewenang TNI. Dia juga menyebut kembali istilah Dwifungsi ABRI yang ada pada era Orde Baru.



&amp;rdquo;Apa urusannya Pangdam Jaya memerintahkan mencopot baliho? Di luar kewenangan n tupoksi TNI. Sebaiknya jgn semakin jauh terseret politik, kecuali mau hidupkan lg &amp;ldquo;dwifungsi ABRI&amp;rdquo; imbangi &amp;ldquo;dwifungsi polisi&amp;rdquo;,&amp;rdquo; kicau Fadli Zon.



Dalam kicauan sebelumnya, Fadli Zon juga menyebut bahwa langkah TNI mencopot baliho FPI justru merusak nama baik TNI sendiri. &quot;Apa benar video-video ini? Kalau benar apa maksudnya? Jelas merusak nama baik TNI. Apalagi klu tujuannya menakut-takuti rakyat. Harus diusut!&quot; kata Fadli Zon.



Pangdam Jaya sendiri telah mengakui bahwa dirinya yang memerintahkan anak buahnya menurunkan baliho Habib Rizieq.



&quot;Oke, ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya,&quot; tegas Dudung, seusai apel kesiapan bencana dan pilkada serentak, di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat.</content:encoded></item></channel></rss>
