<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diancam Dibubarkan, FPI Balik Nasihati TNI</title><description>Ketua DPP FPI, Slamet Maarif menasihati TNI bahwa TNI didirikan oleh ulama dan dari dulu menyatu dengan umat.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/20/338/2313376/diancam-dibubarkan-fpi-balik-nasihati-tni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/20/338/2313376/diancam-dibubarkan-fpi-balik-nasihati-tni"/><item><title>Diancam Dibubarkan, FPI Balik Nasihati TNI</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/20/338/2313376/diancam-dibubarkan-fpi-balik-nasihati-tni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/20/338/2313376/diancam-dibubarkan-fpi-balik-nasihati-tni</guid><pubDate>Jum'at 20 November 2020 22:31 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/20/338/2313376/diancam-dibubarkan-fpi-balik-nasihati-tni-bzazoTaeub.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPP FPI, Slamet Maarif. (Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/20/338/2313376/diancam-dibubarkan-fpi-balik-nasihati-tni-bzazoTaeub.jpg</image><title>Ketua DPP FPI, Slamet Maarif. (Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menerjunkan prajuritnya untuk menurunkan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di sejumlah lokasi di DKI Jakarta.

&quot;Ada (orang) berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq itu perintah saya,&quot; kata  Dudung saat apel pasukan di Monas, Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Dudung mengaku geram setelah sejumlah petugas satpol PP sudah menurunkan baliho yang dipasang tanpa izin tersebut. Namun, baliho-baliho tersebut kembali dipasang sehingga TNI pun turun tangan.

Dia pun menegaskan, tidak boleh ada pihak yang mencoba mengganggu persatuan dan kesatuan. Pasalnya, TNI akan turun tangan jika ada ajakan atau provokasi yang mengganggu keamanan negara.

&quot;Kalau perlu FPI bubarkan saja itu. Bubarkan saja! Kalau coba-coba dengan TNI, mari. Sekarang kok mereka ini seperti yang ngatur suka-sukanya sendiri, saya katakan itu perintah saya,&quot; tegasnya.

Menanggapi itu, Ketua DPP FPI Slamet Maarif mengatakan, ada aturan main yang berlaku untuk membubarkan ormas di Indonesia.

Ia pun mengingatkan, TNI merupakan institusi negara yang didirikan ulama. Sehingga, ia meminta jangan mau diadu domba.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8yMC8xLzEyNDgzNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Saya menasihati TNI bahwa TNI didirikan oleh ulama (Jenderal Soedirman) dan dari dulu menyatu dengan umat Islam jadi TNI jangan mau diadu dengan ulama dan umat Islam,&quot; kata dia.

Menurut dia, baliho yang bergambar Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab selama ini dipasang oleh warga, bukan anggota FPI, setelah diturunkan oleh Satpol PP DKI Jakarta.

Baca Juga : Kasatpol PP Sebut Pencopotan Baliho Habib Rizieq untuk Wujudkan Jakarta Bersih

&quot;Spanduk yang dicabut itu bukan kita yang pasang, tapi umat yang pasang. Isi spanduk ucapan selamat datang IB HRS dan beliau sudah ada di Tanah Air, jadi enggak masalah TNI bantu Satpol PP,&quot; ucapnya.

Baca Juga : Baliho Habib Rizieq, Wagub DKI: Tidak Sesuai Peruntukkan Pasti Diturunkan


</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menerjunkan prajuritnya untuk menurunkan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di sejumlah lokasi di DKI Jakarta.

&quot;Ada (orang) berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq itu perintah saya,&quot; kata  Dudung saat apel pasukan di Monas, Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Dudung mengaku geram setelah sejumlah petugas satpol PP sudah menurunkan baliho yang dipasang tanpa izin tersebut. Namun, baliho-baliho tersebut kembali dipasang sehingga TNI pun turun tangan.

Dia pun menegaskan, tidak boleh ada pihak yang mencoba mengganggu persatuan dan kesatuan. Pasalnya, TNI akan turun tangan jika ada ajakan atau provokasi yang mengganggu keamanan negara.

&quot;Kalau perlu FPI bubarkan saja itu. Bubarkan saja! Kalau coba-coba dengan TNI, mari. Sekarang kok mereka ini seperti yang ngatur suka-sukanya sendiri, saya katakan itu perintah saya,&quot; tegasnya.

Menanggapi itu, Ketua DPP FPI Slamet Maarif mengatakan, ada aturan main yang berlaku untuk membubarkan ormas di Indonesia.

Ia pun mengingatkan, TNI merupakan institusi negara yang didirikan ulama. Sehingga, ia meminta jangan mau diadu domba.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8yMC8xLzEyNDgzNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Saya menasihati TNI bahwa TNI didirikan oleh ulama (Jenderal Soedirman) dan dari dulu menyatu dengan umat Islam jadi TNI jangan mau diadu dengan ulama dan umat Islam,&quot; kata dia.

Menurut dia, baliho yang bergambar Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab selama ini dipasang oleh warga, bukan anggota FPI, setelah diturunkan oleh Satpol PP DKI Jakarta.

Baca Juga : Kasatpol PP Sebut Pencopotan Baliho Habib Rizieq untuk Wujudkan Jakarta Bersih

&quot;Spanduk yang dicabut itu bukan kita yang pasang, tapi umat yang pasang. Isi spanduk ucapan selamat datang IB HRS dan beliau sudah ada di Tanah Air, jadi enggak masalah TNI bantu Satpol PP,&quot; ucapnya.

Baca Juga : Baliho Habib Rizieq, Wagub DKI: Tidak Sesuai Peruntukkan Pasti Diturunkan


</content:encoded></item></channel></rss>
