<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Tegaskan Acara Keagamaan Tak Dilarang, tapi Harus Patuhi Protokol Kesehatan</title><description>Gubernur Jateng Ganjar menyebut acara keagamaan tidak dilarang, tapi tetap harus mematuhi protokol kesehatan.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/20/512/2312778/ganjar-tegaskan-acara-keagamaan-tak-dilarang-tapi-harus-patuhi-protokol-kesehatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/20/512/2312778/ganjar-tegaskan-acara-keagamaan-tak-dilarang-tapi-harus-patuhi-protokol-kesehatan"/><item><title>Ganjar Tegaskan Acara Keagamaan Tak Dilarang, tapi Harus Patuhi Protokol Kesehatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/20/512/2312778/ganjar-tegaskan-acara-keagamaan-tak-dilarang-tapi-harus-patuhi-protokol-kesehatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/20/512/2312778/ganjar-tegaskan-acara-keagamaan-tak-dilarang-tapi-harus-patuhi-protokol-kesehatan</guid><pubDate>Jum'at 20 November 2020 07:29 WIB</pubDate><dc:creator>INews.id</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/20/512/2312778/ganjar-tegaskan-acara-keagamaan-tak-dilarang-tapi-harus-patuhi-protokol-kesehatan-Pt7B54i5ZB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Foto : Dok Humas Pemprov Jateng)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/20/512/2312778/ganjar-tegaskan-acara-keagamaan-tak-dilarang-tapi-harus-patuhi-protokol-kesehatan-Pt7B54i5ZB.jpg</image><title>Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Foto : Dok Humas Pemprov Jateng)</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash; Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyebut kegiatan keagamaan harus tetap berjalan. Meski begitu, kegiatan tersebut tetap harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
&quot;Soal jumlah harus dibatasi, jarak semuanya diatur. Pak Kapolda sudah menyiapkan, kemarin itu angkanya (izin acara) 50-100 orang. Itu angka yang masih oke. Bahkan dalam kondisi tertentu, bukan tidak mungkin kita memberikan izin lebih dari itu, tapi protokol kesehatan tetap disiapkan agar semuanya aman dan nyaman. Doa ini penting, kalau kata Habib Luthfi tadi, spiritualitas itu meningkatkan imunitas,&quot; kata Ganjar usai silaturahmi di kediaman Habib Luthfi bin Yahya di Pekalongan, Kamis (19/11/2020).
Oleh sebab itu, bersama Kapolda Jateng, pihaknya mempersiapkan 450 pondok pesantren untuk menggelar doa bersama dengan protokol kesehatan ketat. Doa bersama itu memanfaatkan fasilitas teknologi informasi.

&quot;Maka besok kalau kami bertemu dengan tokoh agama dan masyarakat, hasilnya akan kami gulirkan ke Kabupaten/Kotahingga desa untuk kami dorong soal ini. Agar semua gembregah bangkit kembali, semakin percaya diri untuk menghadapi semuanya, ya problem politik, sosial, ekonomi, idoiologi. Semuanya nyengkuyung bareng-bareng, ada ulama, umaro dan masyarakatnya,&quot; katanya.

Baca Juga : Kompolnas: Dalam Penanganan Covid-19, Polisi Sifatnya Bantu Pemda


</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash; Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyebut kegiatan keagamaan harus tetap berjalan. Meski begitu, kegiatan tersebut tetap harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
&quot;Soal jumlah harus dibatasi, jarak semuanya diatur. Pak Kapolda sudah menyiapkan, kemarin itu angkanya (izin acara) 50-100 orang. Itu angka yang masih oke. Bahkan dalam kondisi tertentu, bukan tidak mungkin kita memberikan izin lebih dari itu, tapi protokol kesehatan tetap disiapkan agar semuanya aman dan nyaman. Doa ini penting, kalau kata Habib Luthfi tadi, spiritualitas itu meningkatkan imunitas,&quot; kata Ganjar usai silaturahmi di kediaman Habib Luthfi bin Yahya di Pekalongan, Kamis (19/11/2020).
Oleh sebab itu, bersama Kapolda Jateng, pihaknya mempersiapkan 450 pondok pesantren untuk menggelar doa bersama dengan protokol kesehatan ketat. Doa bersama itu memanfaatkan fasilitas teknologi informasi.

&quot;Maka besok kalau kami bertemu dengan tokoh agama dan masyarakat, hasilnya akan kami gulirkan ke Kabupaten/Kotahingga desa untuk kami dorong soal ini. Agar semua gembregah bangkit kembali, semakin percaya diri untuk menghadapi semuanya, ya problem politik, sosial, ekonomi, idoiologi. Semuanya nyengkuyung bareng-bareng, ada ulama, umaro dan masyarakatnya,&quot; katanya.

Baca Juga : Kompolnas: Dalam Penanganan Covid-19, Polisi Sifatnya Bantu Pemda


</content:encoded></item></channel></rss>
