<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo di Bandung, Massa Protes Bakar Poster Habib Rizieq   </title><description>Selain melanggar protokol kesehatan, kegiatan yang dilakukan Habib Rizieq dan FPI pun mengganggu kondusivitas di masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/20/525/2313345/demo-di-bandung-massa-protes-bakar-poster-habib-rizieq</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/20/525/2313345/demo-di-bandung-massa-protes-bakar-poster-habib-rizieq"/><item><title>Demo di Bandung, Massa Protes Bakar Poster Habib Rizieq   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/20/525/2313345/demo-di-bandung-massa-protes-bakar-poster-habib-rizieq</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/20/525/2313345/demo-di-bandung-massa-protes-bakar-poster-habib-rizieq</guid><pubDate>Jum'at 20 November 2020 20:45 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/20/525/2313345/demo-di-bandung-massa-protes-bakar-poster-habib-rizieq-l2Tbqmfqlu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aliansi Kerakyatan Anti Makar demo protes Habib Rizieq Shihab (Foto: iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/20/525/2313345/demo-di-bandung-massa-protes-bakar-poster-habib-rizieq-l2Tbqmfqlu.jpg</image><title>Aliansi Kerakyatan Anti Makar demo protes Habib Rizieq Shihab (Foto: iNews)</title></images><description>BANDUNG - Sejumlah pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kerakyatan Anti Makar (AKAM) Jawa Barat berunjuk rasa memprotes kegiatan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang menimbulkan kerumunan massa.
Dalam aksi unjuk rasa yang digelar di Taman Vanda, tepat di depan Mapolrestabes Bandung itu, AKAM menilai, kegiatan Habib Rizieq di tengah pandemi Covid-19 mengancam kesehatan masyarakat. Mereka juga membakar poster Habib Rizieq.
&quot;Kami kecewa, padahal selama ini pemerintah sudah berusaha keras untuk mengatasi pandemi,&quot; tegas Koordinator AKAM, Gagah Rusmaji di sela aksi unjuk rasa, Jumat (20/11/2010).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Baliho Habib Rizieq, Wagub DKI: Tidak Sesuai Peruntukkan Pasti Diturunkan
Gagah juga menilai, selain melanggar protokol kesehatan, kegiatan yang dilakukan Habib Rizieq dan FPI pun mengganggu kondusivitas di masyarakat. Sebab, dalam aksinya, Habib Rizieq dan FPI melontarkan pernyataan-pernyataan yang bisa memecah belah bangsa.
&quot;Masyarakat tidak membutuhkan keramaian, yang dibutuhkan bagaimana menjaga protokol kesehatan dan persatuan sesama anak bangsa,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNS8xLzEyNDU3OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Oleh karena itu, pihaknya mendesak, Habib Rizieq menghentikan kegiatan-kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa, termasuk berpotensi memecah belah bangsa. Gagah menekankan, tidak hanya bagi Habib Rizieq dan FPI, pihaknya juga meminta seluruh elemen masyarakat, khususnya ormas-ormas keagamaan lainnya untuk menghentikan kegiatan serupa.
&quot;Kami menolak keras ormas dan kelompok masyarakat, khususnya yang mengatasnamakan identitas agama untuk menghentikan kegiatan yang melanggar protokol kesehatan dan yang berpotensi memecah belah bangsa,&quot; tegas Gagah.

Gagah menambahkan, pihaknya pun menuntut pemerintah daerah, termasuk para keamanan, agar bertindak lebih tegas melarang berbagai kegiatan-kegiatan yang melanggar protokol kesehatan dan berpotensi memecah belah bangsa.
&quot;Kami mendukung penuh pemerintah daerah dan aparat keamanan.  Pemerintah daerah dan aparat keamana harus lebih tegas. Jika tidak, sudah seharusnya diberi sanksi,&quot; tandasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Diisukan Kena Covid-19, FPI Ungkap Kondisi Terkini Habib Rizieq&amp;nbsp;Di tempat terpisah, tepatnya di depan Balai Kota Bandung, aksi serupa dilakukan oleh Front Pembela Bangsa. Mereka menyatakan, menolak keras kedatangan Habib Rizieq di Jabar.

&quot;Aksi Rizieq Shihab bersama FPI sudah mengganggu ketertiban masyarakat. Penanganan pandemi yang dilakukan oleh pemerintah hingga banyak korban dokter berjatuhan seolah tak berarti akibat kedatangan Rizieq Shihab,&quot; tegas Koordinasi Front Pembela Bangsa, Anjar.

Anjar menyatakan, kerumunan massa pendukung Habib Rizieq juga berdampak luas terhadap kerukunan antara sesama anak bangsa. Sebagai seorang tokoh, kata Anjar, Habib Rizieq seharusnya dapat memberikan pengertian kepada para pendukungnya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

&quot;Karenanya, kami menolak kedatangan Rizieq Shihab dan pendukungnya di Kota Bandung khususnya dan umumnya di seluruh wilayah Jawa Barat karena hanya akan menimbulkan kerumunan dan menimbulkan permusuhan, kebencian, hingga memecah belah antar sesama umat,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>BANDUNG - Sejumlah pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kerakyatan Anti Makar (AKAM) Jawa Barat berunjuk rasa memprotes kegiatan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang menimbulkan kerumunan massa.
Dalam aksi unjuk rasa yang digelar di Taman Vanda, tepat di depan Mapolrestabes Bandung itu, AKAM menilai, kegiatan Habib Rizieq di tengah pandemi Covid-19 mengancam kesehatan masyarakat. Mereka juga membakar poster Habib Rizieq.
&quot;Kami kecewa, padahal selama ini pemerintah sudah berusaha keras untuk mengatasi pandemi,&quot; tegas Koordinator AKAM, Gagah Rusmaji di sela aksi unjuk rasa, Jumat (20/11/2010).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Baliho Habib Rizieq, Wagub DKI: Tidak Sesuai Peruntukkan Pasti Diturunkan
Gagah juga menilai, selain melanggar protokol kesehatan, kegiatan yang dilakukan Habib Rizieq dan FPI pun mengganggu kondusivitas di masyarakat. Sebab, dalam aksinya, Habib Rizieq dan FPI melontarkan pernyataan-pernyataan yang bisa memecah belah bangsa.
&quot;Masyarakat tidak membutuhkan keramaian, yang dibutuhkan bagaimana menjaga protokol kesehatan dan persatuan sesama anak bangsa,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNS8xLzEyNDU3OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Oleh karena itu, pihaknya mendesak, Habib Rizieq menghentikan kegiatan-kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa, termasuk berpotensi memecah belah bangsa. Gagah menekankan, tidak hanya bagi Habib Rizieq dan FPI, pihaknya juga meminta seluruh elemen masyarakat, khususnya ormas-ormas keagamaan lainnya untuk menghentikan kegiatan serupa.
&quot;Kami menolak keras ormas dan kelompok masyarakat, khususnya yang mengatasnamakan identitas agama untuk menghentikan kegiatan yang melanggar protokol kesehatan dan yang berpotensi memecah belah bangsa,&quot; tegas Gagah.

Gagah menambahkan, pihaknya pun menuntut pemerintah daerah, termasuk para keamanan, agar bertindak lebih tegas melarang berbagai kegiatan-kegiatan yang melanggar protokol kesehatan dan berpotensi memecah belah bangsa.
&quot;Kami mendukung penuh pemerintah daerah dan aparat keamanan.  Pemerintah daerah dan aparat keamana harus lebih tegas. Jika tidak, sudah seharusnya diberi sanksi,&quot; tandasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Diisukan Kena Covid-19, FPI Ungkap Kondisi Terkini Habib Rizieq&amp;nbsp;Di tempat terpisah, tepatnya di depan Balai Kota Bandung, aksi serupa dilakukan oleh Front Pembela Bangsa. Mereka menyatakan, menolak keras kedatangan Habib Rizieq di Jabar.

&quot;Aksi Rizieq Shihab bersama FPI sudah mengganggu ketertiban masyarakat. Penanganan pandemi yang dilakukan oleh pemerintah hingga banyak korban dokter berjatuhan seolah tak berarti akibat kedatangan Rizieq Shihab,&quot; tegas Koordinasi Front Pembela Bangsa, Anjar.

Anjar menyatakan, kerumunan massa pendukung Habib Rizieq juga berdampak luas terhadap kerukunan antara sesama anak bangsa. Sebagai seorang tokoh, kata Anjar, Habib Rizieq seharusnya dapat memberikan pengertian kepada para pendukungnya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

&quot;Karenanya, kami menolak kedatangan Rizieq Shihab dan pendukungnya di Kota Bandung khususnya dan umumnya di seluruh wilayah Jawa Barat karena hanya akan menimbulkan kerumunan dan menimbulkan permusuhan, kebencian, hingga memecah belah antar sesama umat,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
