<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biden Sebut Trump Memalukan karena Menolak Akui Kekalahan</title><description>Presiden terpilih AS Joe Biden menyebut Trump memalukan karena masih menolak akui kekalahan.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/21/18/2313405/biden-sebut-trump-memalukan-karena-menolak-akui-kekalahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/21/18/2313405/biden-sebut-trump-memalukan-karena-menolak-akui-kekalahan"/><item><title>Biden Sebut Trump Memalukan karena Menolak Akui Kekalahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/21/18/2313405/biden-sebut-trump-memalukan-karena-menolak-akui-kekalahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/21/18/2313405/biden-sebut-trump-memalukan-karena-menolak-akui-kekalahan</guid><pubDate>Sabtu 21 November 2020 03:30 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/21/18/2313405/biden-sebut-trump-memalukan-karena-menolak-akui-kekalahan-gnqOZEWhJk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Joe Biden. (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/21/18/2313405/biden-sebut-trump-memalukan-karena-menolak-akui-kekalahan-gnqOZEWhJk.jpg</image><title>Joe Biden. (Reuters)</title></images><description>PRESIDEN Terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden, menyerang Presiden Donald Trump karena menolak mengakui hasil pilpres pada 3 November dan mencegah tim transisinya mengakses informasi penting pemerintah tentang pandemi virus corona, Kamis (19/11/2020).
&amp;ldquo;Sulit memahami bagaimana orang ini berpikir,&amp;rdquo; ujar Biden, merujuk pada Presiden Donald Trump, melansir VOA Indonesia, Sabtu (21/11/2020).
&amp;ldquo;Saya yakin ia tahu bahwa ia tidak menang ia tidak akan bisa menang dan kami yang akan dilantik pada 20 Januari nanti,&amp;rdquo; ujar Biden. &amp;ldquo;Yang lebih ingin saya pertanyakan adalah motifnya. Apa yang dilakukannya sungguh keterlaluan.&amp;rdquo;

Biden berbicara pada wartawan setelah melangsungkan pertemuan virtual dengan sepuluh gubernur negara bagian dari Partai Demokrat dan Partai Republik.

Mantan wakil presiden ini mengatakan rumah-rumah sakit di seluruh negara itu telah mengalami lonjakan kasus Covid-19 menjelang libur Thanksgiving dan Natal. Kondisi itu memberi &amp;ldquo;tekanan luar biasa&amp;rdquo; pada fasilitas kesehatan dan petugas medis, dan &amp;ldquo;menelan dampak yang besar pada perekonomian kita,&amp;rdquo; ujarnya.

Baca Juga : Penasihat Keamanan Trump Akui Kemenangan Biden di Pilpres AS

Biden mengatakan kepada para pemimpin eksekutif di Asosiasi Gubernur Amerika bahwa &amp;ldquo;kalian harus membantu, dan saya tahu Anda semua akan menjadi mitra kami di Gedung Putih.&amp;rdquo;

Ratusan kasus baru Covid-19 dilaporkan terjadi di Amerika setiap hari, sementara jumlah korban meninggal mencapai seperempat juta, yang terbanyak di dunia.

Baca Juga : Trump Klaim Joe Biden Menang karena Pemilu Dicurangi
</description><content:encoded>PRESIDEN Terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden, menyerang Presiden Donald Trump karena menolak mengakui hasil pilpres pada 3 November dan mencegah tim transisinya mengakses informasi penting pemerintah tentang pandemi virus corona, Kamis (19/11/2020).
&amp;ldquo;Sulit memahami bagaimana orang ini berpikir,&amp;rdquo; ujar Biden, merujuk pada Presiden Donald Trump, melansir VOA Indonesia, Sabtu (21/11/2020).
&amp;ldquo;Saya yakin ia tahu bahwa ia tidak menang ia tidak akan bisa menang dan kami yang akan dilantik pada 20 Januari nanti,&amp;rdquo; ujar Biden. &amp;ldquo;Yang lebih ingin saya pertanyakan adalah motifnya. Apa yang dilakukannya sungguh keterlaluan.&amp;rdquo;

Biden berbicara pada wartawan setelah melangsungkan pertemuan virtual dengan sepuluh gubernur negara bagian dari Partai Demokrat dan Partai Republik.

Mantan wakil presiden ini mengatakan rumah-rumah sakit di seluruh negara itu telah mengalami lonjakan kasus Covid-19 menjelang libur Thanksgiving dan Natal. Kondisi itu memberi &amp;ldquo;tekanan luar biasa&amp;rdquo; pada fasilitas kesehatan dan petugas medis, dan &amp;ldquo;menelan dampak yang besar pada perekonomian kita,&amp;rdquo; ujarnya.

Baca Juga : Penasihat Keamanan Trump Akui Kemenangan Biden di Pilpres AS

Biden mengatakan kepada para pemimpin eksekutif di Asosiasi Gubernur Amerika bahwa &amp;ldquo;kalian harus membantu, dan saya tahu Anda semua akan menjadi mitra kami di Gedung Putih.&amp;rdquo;

Ratusan kasus baru Covid-19 dilaporkan terjadi di Amerika setiap hari, sementara jumlah korban meninggal mencapai seperempat juta, yang terbanyak di dunia.

Baca Juga : Trump Klaim Joe Biden Menang karena Pemilu Dicurangi
</content:encoded></item></channel></rss>
