<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DKI Jakarta Kenalkan Sarana Pengelolaan Air Hujan, Seperti Apa?</title><description>Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mengatasi banjir pada saat musim hujan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/23/338/2314528/dki-jakarta-kenalkan-sarana-pengelolaan-air-hujan-seperti-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/23/338/2314528/dki-jakarta-kenalkan-sarana-pengelolaan-air-hujan-seperti-apa"/><item><title>DKI Jakarta Kenalkan Sarana Pengelolaan Air Hujan, Seperti Apa?</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/23/338/2314528/dki-jakarta-kenalkan-sarana-pengelolaan-air-hujan-seperti-apa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/23/338/2314528/dki-jakarta-kenalkan-sarana-pengelolaan-air-hujan-seperti-apa</guid><pubDate>Senin 23 November 2020 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Bima Setiyadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/23/338/2314528/dki-jakarta-kenalkan-sarana-pengelolaan-air-hujan-seperti-apa-7MPFp178Lm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: IG @DKIJakarta)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/23/338/2314528/dki-jakarta-kenalkan-sarana-pengelolaan-air-hujan-seperti-apa-7MPFp178Lm.jpg</image><title>(Foto: IG @DKIJakarta)</title></images><description>JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mengatasi banjir pada saat musim hujan. Sedikitnya terdapat dua sarana pengelolaan air hujan  di Jakarta, yaitu sarana retensi dan detensi.
&quot;Sarana pengelolaan air hujan yang cukup banyak di DKI Jakarta meliputi 2 jenis yaitu sarana retensi dan sarana detensi. Yuk, kenalan lebih dekat dengan sarana retensi juga sarana detensi pada infografik berikut!,&quot; tulis akun instagram resmi milik Pemprov DKI Jakarta @DKIJakarta, Senin (23/11/2020).

Dalam infografis yang terlihat, sarana retensi itu berfungsi mengumpulkan dan meresapkan air hujan ke dalam tanah. Dasar bangunannya tidak kedap air atau dapat meresapkan air ke dalam tanah.
Adapun jenisnya, yaitu sumur resapan, biopori dengan kedalaman 80-100 cm, kolam retensi dan sumur resapan dalam.&amp;nbsp;

Baca juga:&amp;nbsp;Asosiasi Pariwisata Minta Anies Cabut PSBB Transisi
Sementara untuk sarana detensi adalah berfungsi mengumpulkan air sementara waktu agar tidak melimpas sebelum dialirkan ke drainase perkotaan. Dasar bangunannya kedap air (tidak dapat meresapkan air ke dalam tanah).&amp;nbsp;
Adapun jenis sarankan detensi yaitu, bak, tandon, kolam retensi; Taman Vertikal dan Taman Atap.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mengatasi banjir pada saat musim hujan. Sedikitnya terdapat dua sarana pengelolaan air hujan  di Jakarta, yaitu sarana retensi dan detensi.
&quot;Sarana pengelolaan air hujan yang cukup banyak di DKI Jakarta meliputi 2 jenis yaitu sarana retensi dan sarana detensi. Yuk, kenalan lebih dekat dengan sarana retensi juga sarana detensi pada infografik berikut!,&quot; tulis akun instagram resmi milik Pemprov DKI Jakarta @DKIJakarta, Senin (23/11/2020).

Dalam infografis yang terlihat, sarana retensi itu berfungsi mengumpulkan dan meresapkan air hujan ke dalam tanah. Dasar bangunannya tidak kedap air atau dapat meresapkan air ke dalam tanah.
Adapun jenisnya, yaitu sumur resapan, biopori dengan kedalaman 80-100 cm, kolam retensi dan sumur resapan dalam.&amp;nbsp;

Baca juga:&amp;nbsp;Asosiasi Pariwisata Minta Anies Cabut PSBB Transisi
Sementara untuk sarana detensi adalah berfungsi mengumpulkan air sementara waktu agar tidak melimpas sebelum dialirkan ke drainase perkotaan. Dasar bangunannya kedap air (tidak dapat meresapkan air ke dalam tanah).&amp;nbsp;
Adapun jenis sarankan detensi yaitu, bak, tandon, kolam retensi; Taman Vertikal dan Taman Atap.</content:encoded></item></channel></rss>
