<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Misi Paling Ambisius China, Kirim Pesawat Ruang Angkasa untuk Ambil Batu di Bulan</title><description>Pengiriman pesawat ruang angkasa untuk mengambil batu dan puing-puing di bulan disebut jadi misi ke bulan paling ambisius China.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/24/18/2314902/misi-paling-ambisius-china-kirim-pesawat-ruang-angkasa-untuk-ambil-batu-di-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/24/18/2314902/misi-paling-ambisius-china-kirim-pesawat-ruang-angkasa-untuk-ambil-batu-di-bulan"/><item><title>Misi Paling Ambisius China, Kirim Pesawat Ruang Angkasa untuk Ambil Batu di Bulan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/24/18/2314902/misi-paling-ambisius-china-kirim-pesawat-ruang-angkasa-untuk-ambil-batu-di-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/24/18/2314902/misi-paling-ambisius-china-kirim-pesawat-ruang-angkasa-untuk-ambil-batu-di-bulan</guid><pubDate>Selasa 24 November 2020 07:28 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/24/18/2314902/misi-paling-ambisius-china-kirim-pesawat-ruang-angkasa-untuk-ambil-batu-di-bulan-xMmQRjwO0m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Roket Long March 5 Y-4. (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/24/18/2314902/misi-paling-ambisius-china-kirim-pesawat-ruang-angkasa-untuk-ambil-batu-di-bulan-xMmQRjwO0m.jpg</image><title>Roket Long March 5 Y-4. (Reuters)</title></images><description>PESAWAT ruang angkasa China yang akan membawa kembali material dari permukaan bumi tengah dalam persiapan terakhir dalam sebelum diluncurkan, Senin (23/11/2020). Peluncuran pesawat ulang alik itu menjadi kemajuan besar untuk program luar angkasa China.
Associated Press melaporkan Chang'e 5 adalah misi ke bulan paling ambisius China. Hal ini menandai pertama kalinya dalam empat dekade bagi negara mana pun yang berusaha membawa batu dan puing-puing dari bulan ke Bumi. Misi tersebut bisa meningkatkan pemahaman manusia tentang bulan, umur dan sumber dayanya, dan tata surya secara lebih umum.
Menurut deskripsi misi NASA, empat modul dari pesawat ruang angkasa Chang'e 5 diharapkan akan dikirim ke luar angkasa, Selasa (24/11), dengan roket Long March-5 dari pusat peluncuran Wenchang di sepanjang pantai provinsi pulau selatan Hainan.
Administrasi Luar Angkasa Nasional China hanya mengatakan, peluncuran dijadwalkan pada akhir November.
NASA mengatakan, tugas utama misi ini adalah mengebor bawah permukaan bulan sedalam 2 meter dan mengumpulkan sekitar 2 kg batuan dan puing-puing lainnya untuk dibawa kembali ke Bumi. Itu akan menjadi kesempatan pertama para ilmuwan untuk mempelajari material bulan yang baru diperoleh sejak misi Amerika dan Rusia pada 1960-an dan 1970-an.

Misinya &quot;memang menantang&quot;, tetapi China telah mendarat dua kali di bulan dengan misi Chang'e 3 dan Chang'e 4, dan menunjukkan dengan misi uji coba Chang'e 5 tahun 2014 bahwa China dapat menavigasi kembali ke Bumi, kata Jonathan McDowell, astronom di Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics.
&amp;ldquo;Sebagai hasilnya, saya cukup optimis bahwa China dapat melakukan ini,&amp;rdquo; katanya.

Baca Juga : Menlu Jerman, Prancis &amp;amp; Inggris Bahas Program Nuklir Iran

Diluncurkan sebagai pesawat luar angkasa tunggal, Chang'e 5 sebenarnya terdiri dari pendarat, pendarat, modul servis, dan kapsul balik.

Baca Juga : Keren! Bazaar Indonesia di New York Tetap Patuh Protokol Kesehatan

</description><content:encoded>PESAWAT ruang angkasa China yang akan membawa kembali material dari permukaan bumi tengah dalam persiapan terakhir dalam sebelum diluncurkan, Senin (23/11/2020). Peluncuran pesawat ulang alik itu menjadi kemajuan besar untuk program luar angkasa China.
Associated Press melaporkan Chang'e 5 adalah misi ke bulan paling ambisius China. Hal ini menandai pertama kalinya dalam empat dekade bagi negara mana pun yang berusaha membawa batu dan puing-puing dari bulan ke Bumi. Misi tersebut bisa meningkatkan pemahaman manusia tentang bulan, umur dan sumber dayanya, dan tata surya secara lebih umum.
Menurut deskripsi misi NASA, empat modul dari pesawat ruang angkasa Chang'e 5 diharapkan akan dikirim ke luar angkasa, Selasa (24/11), dengan roket Long March-5 dari pusat peluncuran Wenchang di sepanjang pantai provinsi pulau selatan Hainan.
Administrasi Luar Angkasa Nasional China hanya mengatakan, peluncuran dijadwalkan pada akhir November.
NASA mengatakan, tugas utama misi ini adalah mengebor bawah permukaan bulan sedalam 2 meter dan mengumpulkan sekitar 2 kg batuan dan puing-puing lainnya untuk dibawa kembali ke Bumi. Itu akan menjadi kesempatan pertama para ilmuwan untuk mempelajari material bulan yang baru diperoleh sejak misi Amerika dan Rusia pada 1960-an dan 1970-an.

Misinya &quot;memang menantang&quot;, tetapi China telah mendarat dua kali di bulan dengan misi Chang'e 3 dan Chang'e 4, dan menunjukkan dengan misi uji coba Chang'e 5 tahun 2014 bahwa China dapat menavigasi kembali ke Bumi, kata Jonathan McDowell, astronom di Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics.
&amp;ldquo;Sebagai hasilnya, saya cukup optimis bahwa China dapat melakukan ini,&amp;rdquo; katanya.

Baca Juga : Menlu Jerman, Prancis &amp;amp; Inggris Bahas Program Nuklir Iran

Diluncurkan sebagai pesawat luar angkasa tunggal, Chang'e 5 sebenarnya terdiri dari pendarat, pendarat, modul servis, dan kapsul balik.

Baca Juga : Keren! Bazaar Indonesia di New York Tetap Patuh Protokol Kesehatan

</content:encoded></item></channel></rss>
