<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Keturunan Tionghoa Ditemukan Meninggal di Rumahnya</title><description>Warga jalan Banda,Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan dikejutkan dengan penemuan mayat di dalam rumah, Selasa (24/11/2020).&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/24/519/2315096/warga-keturunan-tionghoa-ditemukan-meninggal-di-rumahnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/24/519/2315096/warga-keturunan-tionghoa-ditemukan-meninggal-di-rumahnya"/><item><title>Warga Keturunan Tionghoa Ditemukan Meninggal di Rumahnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/24/519/2315096/warga-keturunan-tionghoa-ditemukan-meninggal-di-rumahnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/24/519/2315096/warga-keturunan-tionghoa-ditemukan-meninggal-di-rumahnya</guid><pubDate>Selasa 24 November 2020 12:19 WIB</pubDate><dc:creator>Jaka Samudra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/24/519/2315096/warga-keturunan-tionghoa-ditemukan-meninggal-di-rumahnya-T1xeof2QdE.png" expression="full" type="image/jpeg">Petugas mengevakuasi mayat dengan mengenakan APD. (Foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/24/519/2315096/warga-keturunan-tionghoa-ditemukan-meninggal-di-rumahnya-T1xeof2QdE.png</image><title>Petugas mengevakuasi mayat dengan mengenakan APD. (Foto: tangkapan layar)</title></images><description>PASURUAN &amp;ndash; Warga jalan Banda, lingkungan Kebonsawah, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan dikejutkan  dengan penemuan mayat yang sudah membusuk di dalam rumah,  pada Selasa (24/11/2020) pagi.
(Baca juga: Sri Mulyani: GBK Jadi Aset yang Buat Rakyat Indonesia Bangga)
Diketahui korban bernama Budi Setiawan (50), warga keturunan Tioghoa. Diduga lelaki itu sudah menghembuskan nafas lebih dari tujuh hari.
Khuseni saksi mata mengatakan, warga setempat  mencium bau busuk di sekitar rumah korban.  Warga mengira ada bangkai tikus mati. &amp;ldquo;Namun baunya bertambah menyengat. Dikira bau bangkai tikus. Tetangga akhirnya dibantu aparat sekitar kemudian mendobrak pintu rumah dan mendapati korban sudah  membusuk,&amp;rdquo; katanya.
(Baca juga: Tekan Kasus Kanker Paru, Turunkan Prevalensi Rokok dan Polusi Udara)
Tim Inavis dari Polres Pasuruan datang ke lokasi kejadian dan melakukan olah kejadian perkara dengan memakai pakaian APD lengkap. Petugas mengevakuasi korban kemudian dibawa ke RSUD Dokter Sudarsono, Kota  Pasuruan untuk diotopsi.
Kapolsek Kraton, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Teguh Taviarno mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kematian korban untuk mengetahui penyebab kematiannya.
&amp;ldquo;Masih memeriksa beberapa saksi dari tetangga dan anak korban untuk mengetahui kematian korban. Pasalnya korban tinggal seorang diri di dalam rumahnya,&amp;rdquo; kata Kapolsek.
</description><content:encoded>PASURUAN &amp;ndash; Warga jalan Banda, lingkungan Kebonsawah, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan dikejutkan  dengan penemuan mayat yang sudah membusuk di dalam rumah,  pada Selasa (24/11/2020) pagi.
(Baca juga: Sri Mulyani: GBK Jadi Aset yang Buat Rakyat Indonesia Bangga)
Diketahui korban bernama Budi Setiawan (50), warga keturunan Tioghoa. Diduga lelaki itu sudah menghembuskan nafas lebih dari tujuh hari.
Khuseni saksi mata mengatakan, warga setempat  mencium bau busuk di sekitar rumah korban.  Warga mengira ada bangkai tikus mati. &amp;ldquo;Namun baunya bertambah menyengat. Dikira bau bangkai tikus. Tetangga akhirnya dibantu aparat sekitar kemudian mendobrak pintu rumah dan mendapati korban sudah  membusuk,&amp;rdquo; katanya.
(Baca juga: Tekan Kasus Kanker Paru, Turunkan Prevalensi Rokok dan Polusi Udara)
Tim Inavis dari Polres Pasuruan datang ke lokasi kejadian dan melakukan olah kejadian perkara dengan memakai pakaian APD lengkap. Petugas mengevakuasi korban kemudian dibawa ke RSUD Dokter Sudarsono, Kota  Pasuruan untuk diotopsi.
Kapolsek Kraton, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Teguh Taviarno mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kematian korban untuk mengetahui penyebab kematiannya.
&amp;ldquo;Masih memeriksa beberapa saksi dari tetangga dan anak korban untuk mengetahui kematian korban. Pasalnya korban tinggal seorang diri di dalam rumahnya,&amp;rdquo; kata Kapolsek.
</content:encoded></item></channel></rss>
