<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pakistan Tegaskan Tak Berencana Akui Israel</title><description>Pernyataan itu ditegaskan menyusul spekulasi media tentang normalisasi hubungan Israel dan Pakistan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/25/18/2316110/pakistan-tegaskan-tak-berencana-akui-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/25/18/2316110/pakistan-tegaskan-tak-berencana-akui-israel"/><item><title>Pakistan Tegaskan Tak Berencana Akui Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/25/18/2316110/pakistan-tegaskan-tak-berencana-akui-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/25/18/2316110/pakistan-tegaskan-tak-berencana-akui-israel</guid><pubDate>Rabu 25 November 2020 18:30 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/25/18/2316110/pakistan-tegaskan-tak-berencana-akui-israel-7tkMY5OmKK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/25/18/2316110/pakistan-tegaskan-tak-berencana-akui-israel-7tkMY5OmKK.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>ISLAMABAD - Pakistan pada Selasa (24/11/2020) menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menjalin hubungan dengan Israel sampai ada negara Palestina yang &quot;layak, merdeka dan berdampingan&quot; yang diterima oleh rakyat Palestina.
Pernyataan itu muncul sebagai tanggapan atas laporan media yang terus-menerus menduga dan berkomentar bahwa negara mayoritas Muslim di Asia Selatan itu mungkin mempertimbangkan kembali penolakannya untuk mengakui Israel.
BACA JUGA: Pejabat Israel: Ada Pertemuan Rahasia PM Netanyahu dengan Putra Mahkota Saudi
Kementerian Luar Negeri Pakistan menyangkal debat media sebagai spekulasi tidak berdasar dan menekankan Islamabad &quot;dengan teguh mendukung hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri.
Kata juru bicara kementerian, pernyataan Perdana Menteri Imran Khan baru-baru ini &quot;jelas dan tegas&quot; tentang masalah itu.
&quot;Perdana menteri telah menjelaskan, kecuali penyelesaian masalah Palestina yang adil dan memuaskan rakyat Palestina terwujud, Pakistan tidak dapat mengakui Israel,&quot; kata juru bicara itu sebagaimana dilansir VOA.
BACA JUGA: Ulama Terkenal Ditembak Mati di Pasar Karachi, Pakistan Salahkan India
Pakistan mengecam Israel sejak Israel mulai dibentuk 1947. Orang Pakistan tidak dapat mengunjungi negara Yahudi itu karena paspor negaranya menyatakan &quot;berlaku untuk semua negara di dunia, kecuali Israel&quot;.
Kunjungan &quot;rahasia&quot; Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Arab Saudi pada Minggu (22/11/2020) itu untuk pembicaraan dengan Putra Mahkota Saudi Muhammad bin Salman, telah memicu spekulasi bahwa Riyadh bergerak menuju pengakuan terhadap Israel.
</description><content:encoded>ISLAMABAD - Pakistan pada Selasa (24/11/2020) menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menjalin hubungan dengan Israel sampai ada negara Palestina yang &quot;layak, merdeka dan berdampingan&quot; yang diterima oleh rakyat Palestina.
Pernyataan itu muncul sebagai tanggapan atas laporan media yang terus-menerus menduga dan berkomentar bahwa negara mayoritas Muslim di Asia Selatan itu mungkin mempertimbangkan kembali penolakannya untuk mengakui Israel.
BACA JUGA: Pejabat Israel: Ada Pertemuan Rahasia PM Netanyahu dengan Putra Mahkota Saudi
Kementerian Luar Negeri Pakistan menyangkal debat media sebagai spekulasi tidak berdasar dan menekankan Islamabad &quot;dengan teguh mendukung hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri.
Kata juru bicara kementerian, pernyataan Perdana Menteri Imran Khan baru-baru ini &quot;jelas dan tegas&quot; tentang masalah itu.
&quot;Perdana menteri telah menjelaskan, kecuali penyelesaian masalah Palestina yang adil dan memuaskan rakyat Palestina terwujud, Pakistan tidak dapat mengakui Israel,&quot; kata juru bicara itu sebagaimana dilansir VOA.
BACA JUGA: Ulama Terkenal Ditembak Mati di Pasar Karachi, Pakistan Salahkan India
Pakistan mengecam Israel sejak Israel mulai dibentuk 1947. Orang Pakistan tidak dapat mengunjungi negara Yahudi itu karena paspor negaranya menyatakan &quot;berlaku untuk semua negara di dunia, kecuali Israel&quot;.
Kunjungan &quot;rahasia&quot; Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Arab Saudi pada Minggu (22/11/2020) itu untuk pembicaraan dengan Putra Mahkota Saudi Muhammad bin Salman, telah memicu spekulasi bahwa Riyadh bergerak menuju pengakuan terhadap Israel.
</content:encoded></item></channel></rss>
